Pertamina Hulu Energi: Menghadapi Era Energi Transisi dengan Langkah Terencana
- Sabtu, 01 Juni 2024
JAKARTA - Anak perusahaan Pertamina yang menjadi anggota subholding upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), menunjukkan prestasi yang luar biasa dalam menghadapi era energi transisi. Dalam sebuah acara Media Gathering Pertamina EP Cepu di Bandung, Corporate Secretary PHE, Arya Dwi Paramita, mengungkapkan strategi dekarbonisasi yang telah mereka terapkan sebagai bagian dari upaya menjawab peluang dalam industri hulu migas yang sedang berubah.
PHE menyadari pentingnya menjalankan operasi berkelanjutan dan ramah lingkungan. Strategi energi transisi mereka meliputi langkah-langkah seperti gas transition, dekarbonisasi, serta potensi bisnis baru seperti carbon capture storage (CCS) dan carbon capture utilization & storage (CCUS). Langkah-langkah ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan energi dalam negeri, tetapi juga mendukung target-target nasional untuk produksi minyak dan gas.
Salah satu proyek penting yang telah mereka jalankan adalah Jambaran-Tiung Biru (JTB) di wilayah kerja Zona 12 Regional Indonesia Timur. Capaian produksi penuh proyek ini mencapai 192 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari) dan telah stabil dalam jangka waktu yang panjang, menunjukkan komitmen PHE dalam mengembangkan sumber daya gas.
Baca JugaInvestasi Cerdas dengan Gaji Rp10 Juta per Bulan Agar Keuangan Stabil dan Berkembang
Selain itu, PHE juga berhasil mencatatkan pencapaian yang signifikan pada tahun 2023, dengan peningkatan produksi gas sebesar 5,40% dari tahun sebelumnya. Seluruh pencapaian ini tidak hanya berkat kerja keras PHE, tetapi juga dukungan dari berbagai entitas afiliasi seperti regional Sumatera, Jawa, Kalimantan, Indonesia Timur, Internasional, Elnusa, Badak LNG, dan Pertamina Drilling Service Indonesia.
PHE juga memberikan perhatian yang serius pada aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). Mereka telah berhasil mendapatkan rating yang baik dalam hal ini, menunjukkan komitmen mereka terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab. PHE juga telah mengimplementasikan teknologi carbon capture, utilization, and storage (CCUS) di lapangan Pertamina EP Sukowati Field, Bojonegoro, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya mereka untuk mengurangi emisi karbon.
Melalui komitmen pada Prinsip-prinsip Universal PBB dan prinsip-prinsip dari United Nations Global Compact (UNGC), serta penerapan Zero Tolerance on Bribery, PHE menegaskan posisinya sebagai pemain utama dalam industri migas yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, dan memiliki tata kelola perusahaan yang baik. Dengan terus mengembangkan praktik-praktik operasional yang profesional dan bertanggung jawab, PHE bertekad untuk menjadi pemimpin dalam industri minyak dan gas yang ramah lingkungan serta berkelas dunia.
Redaksi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi Hadir Memudahkan Bayar Pajak Kendaraan
- Kamis, 22 Januari 2026
Seminar Internasional 2026 Bahas Strategi Penegakan Hukum Pemerintah di Dunia Digital
- Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Prabowo dan Raja Inggris Sepakati Pemulihan Ekosistem Taman Nasional
- Kamis, 22 Januari 2026
Debut Internasional Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 Perkenalkan Proyek Strategis
- Kamis, 22 Januari 2026
Berita Lainnya
Investasi Keamanan Bisnis Lewat Dana Darurat Agar Usaha Tetap Bertahan di Tengah Krisis
- Kamis, 22 Januari 2026
Investasi Arus Kas Sehat untuk Keuangan Pribadi dan Bisnis yang Stabil Jangka Panjang
- Kamis, 22 Januari 2026
Investasi Masa Depan Sejak Gaji Pertama, Strategi Keuangan Gen Z di 2026
- Kamis, 22 Januari 2026
Kenaikan Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Kamis 22 Januari 2026
- Kamis, 22 Januari 2026












