Transformasi Danantara Dongkrak Laba BUMN hingga Ratusan Persen

Wisma Danantara Indonesia (Istimewa)
Penulis: Ibtihal
Senin, 22 Juni 2026 | 11:52:15 WIB

JAKARTA - Danantara Indonesia memperlihatkan performa jajaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diklaim meraup pertumbuhan masif semenjak berada di bawah kendali lembaga sovereign wealth fund (SWF) yang disahkan pada 24 Februari 2025 tersebut. 

Malahan, kinerja seluruh korporasi BUMN secara akumulatif dikabarkan telah melampaui sasaran yang dipatok pada tahun buku 2025. 

Torehan ini diklaim sebagai manifestasi konkret dari perbaikan tata kelola, efisiensi usaha, serta arah pembenahan yang mulai membuahkan hasil positif.

Sebagai pemisalan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Hingga bulan Mei 2026, BUMN yang bergerak di bidang pengelolaan pelabuhan ini sukses mencatatkan keuntungan tahun berjalan senilai Rp2,01 triliun, atau melejit hingga 94% bila disandingkan dengan periode yang sama pada tahun lampau. 

Kondisi serupa ikut diukir oleh Pupuk Indonesia Group atau Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). 

Sampai Mei 2026, PIHC berhasil meraup laba bersih sejumlah Rp6,70 triliun, atau meroket 230% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Perolehan omzet Pupuk Indonesia pun ikut terdongkrak naik 49% secara year-to-date (YTD) menuju angka Rp47,71 triliun, sedangkan EBITDA bertengger di posisi Rp11,36 triliun atau terangkat sebesar 132%.

Di luar Pelindo dan Pupuk Indonesia, catatan rapor PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG juga dikabarkan sukses mengukir rapor pertumbuhan. 

Pada Mei 2026, SMGR mencatatkan keuntungan bersih senilai Rp46 miliar, melesat tinggi 380% dari rentang waktu yang sama di tahun kemarin yang senilai Rp10 miliar. 

Sementara itu, keuntungan bersih kumulatif SMGR menyentuh angka Rp152 miliar pasca pada periode yang sama tahun kemarin sempat mencatatkan rapor rugi.

BP BUMN yang juga menjabat COO Danantara, Dony Oskaria, menilai bahwa perolehan performa korporasi BUMN yang berhasil melampaui sasaran target 2025 serta kelanjutan tren positif pada tahun 2026 ini memvalidasi bahwa langkah pembenahan yang diterapkan telah bergulir di rute yang tepat dan harus dipertahankan secara ajek.

“Capaian ini menunjukkan, transformasi BUMN mulai memberikan hasil nyata. Yang penting ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat tata kelola, dan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik berbasis data, fakta, serta kondisi riil di lapangan,” ujar Dony dalam keterangan resminya, Minggu (21/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Beberapa hari sebelum itu, Dony bersama jajaran direksi BUMN menyelenggarakan forum tatap muka di Wisma Danantara Indonesia, Jumat (19/6/2026). 

Agenda tersebut menggulirkan pembahasan seputar perkembangan performa BUMN sekaligus memperkuat jalur koordinasi demi memastikan proses pembenahan korporasi pelat merah sanggup berjalan secara terukur, transparan, serta berfokus pada hasil akhir.

BP BUMN bersama Danantara mengantongi komitmen total untuk memacu jajaran manajemen BUMN agar lebih akuntabel, berbasis pada data, serta selaras dengan realitas di lapangan. 

Oleh karena itu, pengonstruksian laporan performa perusahaan BUMN dikerjakan dengan mengutamakan akurasi informasi, supaya publik dapat memperoleh proyeksi yang lebih gamblang menyangkut perkembangan sekaligus kontribusi BUMN bagi sektor perekonomian dalam negeri.

Reporter: Ibtihal