Pendapatan Tol Jogja-Solo Melonjak 669 Persen Jadi Rp281,58

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Senin, 22 Juni 2026
Pendapatan Tol Jogja-Solo Melonjak 669 Persen Jadi Rp281,58
PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ)

JAKARTA - PT Jasamarga Jogja Solo berhasil meraup pendapatan dari sektor jalan tol sebesar Rp281,58 miliar sepanjang tahun buku 2025. 

Angka tersebut mengalami kenaikan hingga 669,1 persen jika dibandingkan dengan perolehan pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp36,61 miIiar.

Sejalan dengan performa tersebut, perusahaan juga mencatatkan kenaikan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) mencapai Rp209,97 miliar, atau meningkat sekitar 17,3 persen dibandingkan perolehan di tahun sebelumnya.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Capaian positif ini mencerminkan peningkatan profitabilitas operasional yang didorong oleh efektivitas strategi bisnis, peningkatan mutu pelayanan, serta efisiensi biaya secara berkelanjutan," ujar Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo Rudy Hardiansyah dalam keterangan resminya, Minggu (21/6/2026).

Dia menjelaskan bahwa lonjakan kinerja ini pun terlihat jelas pada aspek operasional. Perlu dicatat, sepanjang tahun 2025, volume lalu lintas (lalin) di Ruas Tol Jogja-Solo mencapai angka 4.741.991 kendaraan, atau melesat sebanyak 235 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY), di mana rata-rata volume lalin harian (LHR) berada di angka 12.992 kendaraan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Sebagai langkah proaktif mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT JMJ berdasarkan diskresi Kepolisian membuka Ruas Prambanan-Purwomartani secara fungsional," katanya.

Bukan hanya itu, kenaikan volume lalu lintas di Ruas Tol Jogja-Solo dilaporkan telah menembus lebih dari 4 juta kendaraan yang melewati jalur bebas hambatan ini.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Substansinya sepanjang tahun 2025, volume lalu lintas (lalin) Ruas Tol Jogja-Solo mencapai 4.741.991 kendaraan, atau meningkat sebanyak 235 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY), dengan rata-rata volume lalin harian (LHR) mencapai 12.992 kendaraan," kata dia.

Di sisi lain, komitmen PT JMJ dalam menjaga kualitas infrastruktur diperlihatkan lewat realisasi program peningkatan mutu aset secara besar-besaran, sekaligus sukses memenuhi target Standar Pelayanan Minimum (SPM) hingga 100 persen melalui berbagai program strategis.

Mengenai kelanjutan proyeknya, per awal Juni 2026, pengerjaan fisik untuk Segmen Prambanan-Purwomartani dilaporkan telah mencapai kisaran 92,35 persen dengan realisasi pembebasan lahan sebesar 97,8 persen.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Sedangkan progres konstruksi Segmen Purwomartani-Maguwoharjo telah mencapai hampir 40,84 persen dengan pembebasan lahan mencapai 96,07 persen dan progres konstruksi Segmen Trihanggo-JC Sleman telah mencapai hampir 84,79 persen dengan pembebasan lahan mencapai 98,1 persen," ujar dia.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua