Jadwal Dividen Saham GHON: Tawarkan Yield Besar Rp178 per Saham

PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON). (Foto: istimewa)
Penulis: Ibtihal
Senin, 15 Juni 2026 | 12:29:17 WIB

JAKARTA – Hari ini, Senin (15/6/2026), menjadi momentum pamungkas buat para pemodal untuk berburu dividen saham PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) lantaran telah menginjak masa cum date

Di samping menyuguhkan yield dividen yang tinggi, laju harga saham GHON pun memperlihatkan performa yang memukau walaupun bursa saham dalam negeri tengah tertekan.

Emiten yang bergerak di bidang menara telekomunikasi ini telah menyepakati pengucuran dividen tunai senilai Rp97,9 miliar bagi para pemegang saham. 

Ketetapan ini disahkan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat, 5 Juni 2026, dengan besaran dividen tunai senilai Rp178 per lembar saham atau Rp17.800 untuk setiap lotnya.

Pada penutupan transaksi Jumat (12/6/2026), harga saham GHON bertengger di posisi Rp1.925 setelah menguat 35 poin atau 1,85 persen. 

Lewat patokan harga tersebut, tingkat yield dividen saham GHON menembus angka 9,25 persen, atau setara dengan tiga kali lipat lebih tinggi dari bunga deposito bank umum yang bergulir di kisaran 3 persen.

Bukan cuma menyajikan yield dividen yang menggoda, dinamika harga saham GHON juga ajek berada dalam jalur pendakian di sepanjang tahun 2026. 

Kala Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles menuju level 5.500-an pada awal Juni 2026, nilai saham GHON malah menorehkan akumulasi penguatan sebanyak 285 poin atau 17,38 persen.

Akumulasi dividen yang disalurkan oleh GHON senilai Rp97,9 miliar tercatat lebih tinggi bila dibandingkan raihan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk di periode sebelumnya, yakni sebesar Rp78,1 miliar. 

Kebijakan tersebut bisa diwujudkan lantaran perseroan mengantongi sisa saldo laba ditahan yang belum ditentukan pemanfaatannya senilai Rp412,4 miliar.

Berbekal total ekuitas yang menyentuh angka Rp777,4 miliar, perseroan mempunyai kapasitas yang memadai guna mengedarkan dividen dalam nominal jumbo tanpa mengusik tatanan struktur modal. 

Upaya ini pun dinilai menjadi cerminan komitmen dari jajaran manajemen untuk menyerahkan nilai tambah kepada para pemilik saham.

Bagi para penanam modal yang berminat meraup dividen ini, berikut merupakan rangkaian jadwal krusial yang wajib diperhatikan:

  • Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 15 Juni 2026.
  • Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 17 Juni 2026.
  • Cum dividen pasar tunai: 18 Juni 2026.
  • Ex dividen pasar tunai: 19 Juni 2026.
  • Recording date: 18 Juni 2026.
  • Pembayaran dividen tunai: 24 Juni 2026.

Pemodal yang namanya tercatat selaku pemegang saham pada saat recording date berhak mendapatkan dividen tunai setara dengan kuantitas kepemilikan saham mereka. 

Cum dividen sendiri adalah batas akhir dari aktivitas transaksi perdagangan supaya investor berhak memperoleh dividen, sementara ex dividen merupakan periode di mana pembeli saham baru tidak lagi mendapatkan hak atas pembagian laba tersebut.

Pendistribusian dividen sebesar Rp178 per lembar saham ini menjadi angin segar bagi para pemodal yang berorientasi pada keuntungan dividen. 

Walau begitu, para pelaku pasar tetap diimbau untuk memantau prospek usaha serta performa finansial perusahaan ke depan demi mengukur kontinuitas dari kebijakan dividen tersebut.

Reporter: Ibtihal