KAQI Tunjuk Direktur Baru demi Ekspansi Bisnis Jangka Panjang

PT Jantra Grupo Indonesia Tbk. (Sumber Gambar: pojokpapua.id)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 21 Mei 2026 | 10:59:41 WIB

JAKARTA – Emiten bengkel spesialis kaki-kaki mobil, PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI), mengangkat Simon Arosokhi Gulo selaku direktur anyar sekaligus mengokohkan transformasi bisnis lewat ekspansi serta digitalisasi operasional perseroan.

Simon ditunjuk menggantikan Dodon Tri Koeswardana yang diberhentikan secara hormat dari posisi Direktur KAQI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Rabu (20/5/2026). 

Di samping memegang jabatan direktur, Simon turut mengemban fungsi Sekretaris Perusahaan atau Corporate Secretary hingga dipilih pejabat definitif selaras dengan ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama Jantra Grupo Indonesia, Imam Sujono, memaparkan bahwa selain rotasi pengurus, KAQI pun memacu transformasi bisnis melalui penguatan operasional, digitalisasi pelayanan, serta perluasan wilayah usaha.

Imam menyebutkan atensi utama KAQI tahun ini meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan digitalisasi sistem operasional. KAQI juga bakal memperlebar jangkauan layanan pelanggan serta melangsungkan diversifikasi produk demi menopang pertumbuhan bisnis jangka panjang.

“Pulau Jawa masih menjadi fokus utama saat ini, dengan rencana ekspansi ke Sumatra dan Sulawesi yang akan dijalankan secara bertahap,” kata Imam dalam keterangannya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Bukan cuma perluasan wilayah, KAQI juga mulai menginisiasi kesiapan teknis dalam menyongsong perkembangan kendaraan listrik dan kendaraan otonom. 

Menurut pandangan Imam, tindakan tersebut krusial demi memelihara keberlanjutan usaha KAQI di tengah pergeseran tren industri otomotif nasional.

Dalam pertemuan tersebut, pemilik saham pun menyepakati pemanfaatan seluruh laba bersih tahun buku 2025 dialihkan selaku cadangan umum sehingga tidak melangsungkan pembagian dividen.

“Keputusan tersebut diambil untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang KAQI,” tutur Imam sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sepanjang tahun 2025, KAQI mencatatkan pendapatan senilai Rp 76,84 miliar. Perolehan ini meningkat sebesar 33,62% secara tahunan atau Year on Year (YoY) apabila disandingkan dengan raihan Rp 57,51 miliar pada tahun 2024.

Sementara pada aspek bottom line, laba bersih KAQI terkerek naik 3,11% secara tahunan menjadi Rp 9,4 miliar pada tahun 2025. Pada periode tahun sebelumnya, laba bersih KAQI menyentuh angka Rp 9,12 miliar.

Reporter: Ibtihal