Angin Positif Pasar Properti 2026 Tangerang Tetap Jadi Favorit Investor

Rabu, 25 Februari 2026 | 11:35:41 WIB
Angin Positif Pasar Properti 2026 Tangerang Tetap Jadi Favorit Investor

JAKARTA - Optimisme pelaku industri kembali menguat memasuki tahun 2026 seiring munculnya sinyal pemulihan pasar properti nasional.

Setelah melewati fase stabilisasi pascapandemi, kalangan pengembang melihat tahun ini sebagai momentum kebangkitan yang lebih solid. Pergerakan minat beli mulai menunjukkan tren positif, terutama pada segmen hunian tapak di wilayah penyangga ibu kota. Kawasan seperti Bogor dan Tangerang dinilai masih memiliki daya tarik kuat karena didukung kebutuhan end-user dan keluarga muda yang terus tumbuh.

Indikator pemulihan tidak hanya terlihat dari sisi permintaan, tetapi juga dari sentimen pasar yang semakin kondusif. Keluarga muda dan pembeli rumah pertama kembali aktif mencari hunian yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka. Tren ini memperlihatkan bahwa pasar bergerak lebih rasional dan terencana. Kondisi tersebut menjadi angin segar bagi pengembang yang sempat menahan ekspansi selama periode ketidakpastian ekonomi global.

Dukungan Kebijakan Pemerintah Perkuat Optimisme

Keyakinan pelaku industri juga diperkuat oleh kebijakan pemerintah yang pro terhadap sektor perumahan. Perpanjangan insentif PPN Ditanggung Pemerintah hingga 2027 memberi ruang bagi masyarakat untuk kembali mempertimbangkan pembelian rumah. Insentif ini dinilai efektif menjaga daya beli sekaligus mendorong transaksi properti tetap bergerak. Dengan adanya stimulus tersebut, pasar memiliki fondasi yang lebih stabil untuk tumbuh berkelanjutan.

Selain insentif fiskal, pembangunan infrastruktur transportasi turut mendongkrak daya tarik kawasan hunian baru. Proyek MRT, LRT, serta ruas tol baru semakin memperluas konektivitas wilayah penyangga Jakarta. Akses yang lebih mudah dan efisien menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli. Kombinasi kebijakan insentif dan pembangunan infrastruktur menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan pasar properti secara menyeluruh.

Pandangan Investor Dan Peluang Investasi Properti

Dari sisi konsultan properti global seperti Jones Lang LaSalle, Indonesia masih dipandang memiliki peluang besar dalam investasi properti. Senior Director Capital Markets JLL, Herully Suherman, menilai stabilitas politik yang terjaga, optimisme ekonomi, serta faktor demografi menjadi kekuatan utama Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Kondisi tersebut menjadikan pasar domestik tetap kompetitif di tengah dinamika global.

Ia menyebut sektor perkantoran, hotel, perumahan, pusat data, industri, dan logistik masih menjadi target investasi menarik. Bahkan peluang baru seperti properti alternatif termasuk fasilitas kesehatan dan pendidikan mulai dilirik investor. “Meskipun ekonomi global masih dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dan dinamika kebijakan pemerintah, pasar properti Indonesia tetap menjadi alternatif menarik bagi para investor. Namun, kondisi-kondisi tersebut dapat membuat investor mengambil pendekatan yang lebih hati-hati dan oportunistik, serta memerlukan proses yang lebih panjang dalam pengambilan keputusan investasi,” ungkap Herully.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa kehati-hatian tetap menjadi strategi utama investor. Meski demikian, Indonesia tidak kehilangan daya tariknya sebagai tujuan penanaman modal. Justru dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, pasar dengan fundamental kuat cenderung menjadi pilihan. Stabilitas domestik menjadi faktor pembeda yang memberi keunggulan kompetitif.

Perubahan Preferensi Generasi Muda Dalam Memilih Hunian

Dinamika pasar juga tercermin dari perubahan preferensi konsumen, khususnya generasi muda. Dalam rekapan 123 Property Recap The Youth Move yang dirilis Rumah123.com, terlihat bahwa kelompok usia produktif semakin rasional dalam membaca harga dan kemampuan finansial. Mereka lebih sadar akan fungsi hunian sesuai fase hidup. Pertimbangan pembelian tidak lagi didominasi gengsi lokasi pusat kota, melainkan efisiensi mobilitas.

“Alih-alih mengejar kepemilikan secara impulsif, pasar menunjukan pola pencarian yang lebih strategis, terencana, dan berbasis value jangka panjang,” ujar Ferina Giovanca, PR dan Brand Specialist Rumah123 dalam keterangannya. Pola ini menunjukkan pergeseran paradigma dalam memandang properti sebagai aset jangka panjang. Keputusan pembelian dilakukan dengan kalkulasi matang, bukan sekadar mengikuti tren.

Catatan Rumah123 menyebut pada kelompok usia 25 hingga 44 tahun, pencarian mulai terkonsentrasi pada wilayah sub urban dengan konektivitas tinggi. Berdasarkan orientasi mobilitas, wilayah dengan minat pencarian tertinggi masih di Tangerang sebesar 13,9 persen. Disusul Jakarta Selatan 11,4 persen dan Jakarta Barat 9,7 persen. Data ini mempertegas bahwa akses transportasi menjadi kunci dalam menentukan pilihan hunian.

“Kalangan muda menunjukkan pola yakni lokasi dinilai dari kemudahan mobilitas, bukan sekadar kedekatan dengan pusat kota. Waktu tempuh dan akses transportasi menjadi pertimbangan utama dalam memilih hunian,” imbuh Ferina. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa konsep live work balance dan efisiensi perjalanan semakin relevan dalam keputusan membeli properti.

Transformasi Township Dan Daya Tarik Tangerang

Berbicara tentang Tangerang, township Paramount Gading Serpong terus berbenah dengan memperkenalkan identitas baru sebagai simbol hunian skala kota yang telah matang. Identitas ini mencerminkan konsistensi kualitas dan integrasi antara hunian, area komersial, serta gaya hidup modern. Transformasi tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi sebagai kawasan favorit di Jabodetabek.

Pengembangnya, Paramount Land, memiliki pengalaman panjang membangun kota mandiri Gading Serpong. Kawasan ini berkembang menjadi salah satu kota mandiri dengan pertumbuhan ekonomi tinggi di Indonesia. Penghuninya mencapai 120 ribu penduduk di luar komuter. Aktivitas ekonomi dan sosial berjalan dinamis, didukung okupansi area komersial yang tinggi.

“Fokus kami adalah menghadirkan lingkungan hunian dan komersial yang nyaman, aman, dan bertumbuh melalui pembangunan infrastruktur, penyediaan fasilitas kota, hingga peluncuran produk-produk properti yang memperkuat nilai investasi Kota Gading Serpong. 

Identitas ’Paramount Gading Serpong’ lahir dari perjalanan transformasi, bukan hanya penyegaran visual, tetapi simbol komitmen kami dalam membangun Kota Gading Serpong yang berkelanjutan dan responsif terhadap gaya hidup modern,” ujar Chrissandy Dave, Direktur Paramount Land.

Pertumbuhan yang konsisten membuat kawasan ini semakin menarik bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas hidup. Tangerang pun terus menjadi destinasi favorit warga Jabodetabek, baik sebagai tempat tinggal maupun pusat aktivitas ekonomi. 

Peningkatan traffic penghuni dan komuter setiap hari menjadi indikator hidupnya kawasan tersebut. Dengan kombinasi infrastruktur, dukungan kebijakan, serta perubahan preferensi konsumen, angin positif pasar properti 2026 semakin terasa kuat.

Terkini