JAKARTA - Awal perdagangan akhir pekan diwarnai pergerakan positif pasar saham domestik. Indeks acuan langsung melesat saat bel pembukaan sesi I berbunyi.
Kenaikan ini memberi sentimen optimistis bagi pelaku pasar meski proyeksi teknikal masih mencermati potensi tekanan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka loncat sebesar 26,14 poin (0,32%) ke posisi 8.300,22 pada sesi I, Jumat, 20 Februari 2026. IHSG hari ini menghijau di rentang 8.300 – 8.317. Pergerakan ini menempatkan indeks kembali di zona psikologis 8.300 pada awal sesi.
Di saat yang sama, ada lima saham melejit dan masuk daftar top gainers, salah satunya ARKO. Lonjakan harga saham tersebut terjadi hanya dalam hitungan menit setelah perdagangan dimulai. Fenomena ini menunjukkan adanya minat beli yang cukup agresif di sejumlah emiten.
Kondisi awal yang positif tersebut menjadi perhatian investor harian. Banyak pelaku pasar memanfaatkan momentum pembukaan untuk mengambil posisi. Namun, arah lanjutan IHSG tetap dipengaruhi oleh dinamika teknikal dan sentimen pasar.
Aktivitas Perdagangan dan Pergerakan Saham Pagi Ini
Berdasarkan data RTI, tercatat sebanyak 1,23 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 625,22 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 95.209 kali transaksi. Angka ini menunjukkan likuiditas yang cukup tinggi sejak pembukaan.
Sebanyak 284 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 148 saham terkoreksi, dan 225 saham stagnan. Komposisi ini menandakan mayoritas saham bergerak di zona hijau pada awal sesi. Meski begitu, tekanan jual tetap terlihat pada sebagian emiten.
Pergerakan indeks yang berada di rentang 8.300–8.317 menunjukkan volatilitas intraday. Investor jangka pendek biasanya mencermati level-level ini sebagai acuan transaksi cepat. Aktivitas beli dan jual yang intens menciptakan dinamika harga yang cepat berubah.
Lonjakan indeks pada pembukaan belum tentu menjamin penguatan hingga akhir sesi. Pasar kerap mengalami perubahan arah mengikuti sentimen global maupun domestik. Oleh karena itu, pelaku pasar tetap memperhatikan perkembangan teknikal.
Proyeksi dan Analisis Reliance Sekuritas
Reliance Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini melemah dan bergerak pada rentang support pada level 8.195 dan resistance 8.317. Proyeksi ini memberikan gambaran potensi ruang gerak indeks sepanjang perdagangan. Level support dan resistance menjadi acuan penting bagi trader.
Secara teknikal, Reliance Sekuritas memaparkan, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih di atas MA5 serta indikator Stochastic golden cross. Gambaran teknikal tersebut menunjukkan adanya sinyal kehati-hatian meskipun tren jangka pendek masih terjaga.
"Dengan demikian, IHSG hari ini akan mengalami pelemahan," tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya. Pernyataan ini menegaskan potensi koreksi meski pembukaan berlangsung positif. Investor teknikal biasanya mempertimbangkan sinyal ini sebelum mengambil keputusan.
Reliance Sekuritas merekomendasikan saham pilihan hari ini, yaitu PGAS, ANTM, AMMN, dan ARCI. Rekomendasi ini menjadi referensi bagi pelaku pasar yang mencari peluang di tengah potensi volatilitas. Pemilihan saham tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor.
Lima Saham Top Gainers Melejit Tajam
Di awal perdagangan sesi I, ada lima saham melejit dan masuk daftar top gainers. Harga sahamnya melonjak mulai dari 6% hingga 17%. Kenaikan signifikan ini terjadi dalam waktu relatif singkat sejak pembukaan pasar.
Saham top gainers tersebut adalah PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) terbang 17,5% ke Rp 10.575, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melonjak 15,74% ke Rp 2.720, dan PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) melejit 12,96% ke Rp 244. Ketiga saham ini memimpin daftar penguatan pagi ini.
Selanjutnya saham PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) melesat 9,57% ke Rp 103 dan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) meningkat 6,93% ke Rp 1.080. Lonjakan harga tersebut menarik perhatian trader yang memburu momentum.
Pergerakan lima saham tersebut mencerminkan minat beli yang kuat pada sektor tertentu. Meski demikian, investor tetap disarankan mencermati risiko volatilitas tinggi pada saham-saham yang sudah melonjak tajam. Strategi pengelolaan risiko menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar hari ini.