PGN Area Bojonegoro Gelar Edukasi Keselamatan Gas Bumi di Lamongan

Kamis, 29 Januari 2026 | 13:04:55 WIB
PGN Area Bojonegoro Gelar Edukasi Keselamatan Gas Bumi di Lamongan

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina melalui PGN Area Bojonegoro terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan edukasi keselamatan penggunaan gas bumi yang digelar di Perumahan Graha Indah, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu tersebut mengusung tema “Kenali GasKita Lebih Dekat: Praktis, Aman, dan Handal, Pelanggan Tahu, Pelanggan Nyaman”. Melalui program ini, PGN tidak hanya memberikan pemahaman teknis, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam penggunaan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga.

Diikuti Puluhan Warga

Sebanyak 84 warga perumahan turut mengikuti kegiatan sosialisasi yang juga dihadiri oleh pengurus RW serta tokoh masyarakat setempat. Para peserta mendapatkan pemaparan terkait tata cara berlangganan gas bumi, informasi produk PGN, serta edukasi keselamatan penggunaan gas bumi yang sesuai dengan standar operasional dan keselamatan.

Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PGN untuk memastikan pelanggan tidak hanya menikmati manfaat gas bumi, tetapi juga memahami aspek keselamatan dalam penggunaannya.

“PGN ingin memastikan pelanggan memahami bahwa keselamatan adalah hal utama. Gas bumi aman digunakan selama mengikuti standar dan prosedur yang telah ditetapkan,” ujar Faishal.

Gas Bumi Aman dan Ramah Lingkungan

Dalam kesempatan tersebut, PGN memberikan penjelasan bahwa gas bumi merupakan energi yang aman dan ramah lingkungan apabila digunakan sesuai ketentuan. Gas bumi memiliki karakteristik lebih ringan dibanding udara, sehingga apabila terjadi kebocoran, gas akan mudah mengurai ke atmosfer dan tidak mudah meledak.

Selain itu, gas bumi telah dilengkapi dengan zat odorant atau pembau beraroma menyengat. Zat ini berfungsi sebagai sistem peringatan dini agar kebocoran dapat segera terdeteksi oleh pengguna.

“Dengan adanya bau khas tersebut, pelanggan bisa lebih cepat menyadari jika terjadi kebocoran dan segera mengambil langkah pengamanan,” jelas Faishal.

Imbauan Perawatan Instalasi Gas

PGN juga mengimbau warga untuk selalu menjaga keamanan dan keandalan instalasi gas di rumah masing-masing. Beberapa langkah penting yang ditekankan antara lain:

Merawat pipa gas secara berkala

Menjauhkan pipa gas dari sumber api dan instalasi listrik

Menempatkan peralatan gas di area kering dengan sirkulasi udara yang baik

Langkah-langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko gangguan teknis maupun potensi kebocoran gas.

Langkah Aman Saat Terjadi Kebocoran

Dalam kondisi darurat, seperti tercium bau gas yang mencurigakan, PGN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Terdapat beberapa langkah keselamatan yang harus segera dilakukan, antara lain:

Tidak menyalakan api atau peralatan listrik apa pun

Menutup seluruh kran gas

Membuka jendela dan ventilasi untuk mempercepat sirkulasi udara

Melakukan pengecekan pada meter gas, sambungan pipa, elbow, dan selang menggunakan air sabun

Apabila kebocoran terjadi pada selang kompor, pelanggan dapat mengencangkan kembali pengikat selang. Namun, jika kebocoran terdeteksi pada sambungan rumah atau pipa menuju meter gas, pelanggan diminta segera menutup kran gas dan menghubungi layanan darurat PGN.

Perkuat Komunikasi dengan Pelanggan

Faishal Arief menegaskan bahwa kegiatan temu pelanggan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mempererat komunikasi antara PGN dan pelanggan jaringan gas (jargas), khususnya di sektor rumah tangga.

“Terdapat dua poin utama yang kami sampaikan, yaitu aspek keselamatan penggunaan gas bumi dan informasi produk gas bumi yang telah dimanfaatkan pelanggan,” ujarnya.

Dengan adanya edukasi ini, PGN berharap pelanggan tidak hanya merasakan manfaat efisiensi dan kepraktisan gas bumi, tetapi juga memiliki pengetahuan yang memadai terkait produk serta keselamatan penggunaannya.

Penyaluran Gas di Lamongan Terus Bertumbuh

PGN Area Bojonegoro saat ini menyalurkan gas bumi ke sektor rumah tangga di Perumahan Graha Indah Lamongan dengan jumlah mencapai 200 pelanggan. Hingga akhir 2025, volume penyaluran gas bumi di kawasan tersebut tercatat mencapai 2.000 meter kubik per bulan.

Capaian ini menunjukkan meningkatnya pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi rumah tangga yang andal dan efisien di wilayah Lamongan.

Apresiasi dari Warga

Ketua Lingkungan Perumahan Graha Indah Lamongan, Suyono, mengapresiasi kegiatan edukasi yang digelar PGN. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi pelanggan dalam memahami produk dan keselamatan penggunaan gas bumi.

“Manfaat pertemuan ini besar sekali, karena kami sebagai pelanggan menjadi lebih mengetahui tentang keselamatan penggunaan gas bumi dan juga kemudahan tata cara pembayarannya,” ungkap Yono.

Terkini