Minyak Goreng Naik, Cek Update Harga Sembako Jatim 10 Juli 2026

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 10 Juli 2026
Minyak Goreng Naik, Cek Update Harga Sembako Jatim 10 Juli 2026
Ilustrasi Minyak Goreng. (Foto: kompas.com)

SURABAYA - Perkembangan harga sembilan bahan pokok di wilayah Jawa Timur (Jatim) konsisten memperlihatkan pergerakan yang dinamis dari waktu ke waktu. 

Untuk perdagangan hari ini, grafik nilai jual pada seluruh varian minyak goreng, semua jenis garam, cabai merah keriting, cabai rawit merah, serta komoditas bawang merah terpantau merangkak naik. 

Sebaliknya, koreksi penurunan harga dialami oleh komoditas daging ayam kampung, semua jenis telur, serta seluruh varian bawang putih.

Mengikuti perkembangan harga bahan pangan pokok secara berkala merupakan aktivitas yang krusial bagi publik. 

Langkah ini tidak sekadar memandu para konsumen dalam memformulasikan pos pengeluaran belanja harian, namun juga berperan penting dalam membentengi stabilitas finansial keluarga agar terhindar dari pembengkakan dana di tengah situasi fluktuasi harga pasar yang tidak menentu.

Sembako sendiri merupakan akronim dari sembilan bahan pokok, yang merepresentasikan kelompok komoditas esensial untuk pemenuhan gizi harian serta penunjang kebutuhan rumah tangga masyarakat secara reguler.

Rumpun sembilan kebutuhan mendasar publik tersebut mencakup komoditas beras, gula pasir, mentega dan minyak goreng, pasokan daging sapi serta daging ayam, produk telur ayam, susu, komoditas bawang merah dan bawang putih, bahan bakar gas elpiji dan minyak tanah, hingga garam.

Di luar rumpun sembilan bahan pokok tersebut, produk dapur yang memegang peran tidak kalah strategis adalah komoditas cabai. 

Di bawah ini disajikan daftar harga bahan pokok paling mutakhir di area Jawa Timur per Jumat, 10 Juli 2026, yang dihimpun dari data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur:

  • Beras Premium: Rp 14.976/kg
  • Beras Medium: Rp 12.979/kg
  • Gula kristal putih: Rp 17.287/kg
  • Minyak goreng curah: Rp 20.561/kg
  • Minyak goreng kemasan premium: Rp 21.956/liter
  • Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 18.975/liter
  • Minyak goreng Minyakita: Rp 16.249/liter
  • Daging sapi paha belakang: Rp 126.274/kg
  • Daging ayam ras: Rp 31.401/kg
  • Daging ayam kampung: Rp 67.577/kg
  • Telur ayam ras: Rp 23.174/kg
  • Telur ayam kampung: Rp 45.879/kg
  • Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.421 (370 gr/kaleng)
  • Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.431 (370 gr/kaleng)
  • Susu bubuk merek Bendera: Rp 40.929 (400 gr/dus)
  • Susu bubuk merek Indomilk: Rp 40.387 (400 gr/dus)
  • Garam bata: Rp 2.155
  • Garam halus: Rp 9.726/kg
  • Cabai merah keriting: Rp 32.125/kg
  • Cabai merah besar: Rp 29.777/kg
  • Cabai rawit merah: Rp 43.923/kg
  • Bawang merah: Rp 35.237/kg
  • Bawang putih: Rp 34.999/kg
  • Gas elpiji: Rp 19.956

Merujuk pada catatan pergerakan harga komoditas pokok di Jawa Timur hari ini, nilai jual minyak goreng curah merambat naik Rp 174 atau sekitar 0,86%, diikuti minyak goreng kemasan premium yang terapresiasi Rp 164 atau 0,75%. 

Kenaikan harga juga terjadi pada varian minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 297 atau 1,59%, serta produk minyak goreng kemasan MINYAKITA yang naik tipis Rp 67 atau sekitar 0,41%.

Di sisi lain, komoditas daging ayam kampung mencatatkan penurunan harga sebesar Rp 2.384 atau turun 3,41%. 

Tren pelemahan ini seirama dengan harga telur ayam kampung yang menyusut Rp 228 atau 0,50%, komoditas cabai merah besar melorot Rp 176 atau 0,57 persen, bawang merah terpangkas Rp 380 atau 1,07 persen, serta komoditas bawang putih yang turun Rp 333 atau berkisar 0,94 persen.

Faktor Perubahan Harga Sembako

Pergeseran nilai jual pada komoditas sembako digerakkan oleh akumulasi jajaran aspek eksternal maupun internal, mulai dari komponen ongkos produksi, arah regulasi pemerintah, fluktuasi nilai tukar, hingga indikator iklim. Berikut merupakan beberapa elemen utama yang memicu dinamika pasang surut harga bahan kebutuhan pokok:

  • Ketika tingkat permintaan merayap naik namun volume penawaran mandek atau menyusut, maka harga barang cenderung terkerek naik. Sebaliknya, bila pasokan di pasar melimpah melampaui angka permintaan, nilai jual komoditas berpotensi melorot.
  • Gejala cuaca ekstrem, hantaman bencana alam, ataupun pergeseran siklus musim berisiko mengganggu stabilitas sektor produksi pertanian. Minimnya ketersediaan stok akibat imbas cuaca buruk berujung pada lonjakan harga jual.
  • Regulasi perdagangan impor, ketersediaan subsidi, beban pajak, ataupun aturan tata niaga lainnya dari otoritas pemerintah memegang pengaruh besar terhadap fluktuasi harga komoditas pokok, contohnya seperti restriksi impor atau revisi instrumen pajak.
  • Pembengkakan biaya untuk komponen bahan baku, pupuk, bahan bakar, hingga upah tenaga kerja memicu lonjakan pengeluaran produksi dan ongkos distribusi, yang pada akhirnya membebani harga jual akhir kombako.
  • Dinamika naik turunnya nilai tukar mata uang, terutama pada produk kebutuhan mendasar yang dipasok via impor, memegang andil besar. Kondisi depresiasi mata uang lokal otomatis mendongkrak harga beli produk impor menjadi lebih mahal.
  • Laju inflasi yang tinggi berisiko memicu lonjakan harga barang pokok akibat terkereknya biaya penyediaan barang dan jasa secara agregat, yang mana situasi ini dapat diperparah oleh iklim makroekonomi yang tidak menentu.
  • Hambatan pada alur rantai pasok seperti problem kemacetan, aksi mogok kerja logistik, ataupun kendala operasional pengiriman lainnya bisa memicu keterlambatan distribusi, memangkas ketersediaan stok di pasar, dan memicu kenaikan harga.

Rentetan variabel di atas menjadi alasan mengapa nilai jual sembako kerap berubah dari waktu ke waktu, sehingga memerlukan pengawasan intensif serta formula kebijakan yang presisi demi mengawal stabilitas pasar. Indikator harga ini juga berpeluang menunjukkan disparitas di tiap-tiap pasar retail, di mana daftar di atas bertindak selaku representasi angka rata-rata di wilayah Jawa Timur.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua