Harga Pangan Jumat, 10 Juli 2026: Gula dan Bawang Putih Naik

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 10 Juli 2026
Harga Pangan Jumat, 10 Juli 2026: Gula dan Bawang Putih Naik
Ilustrasi bawang putih.(UNSPLASH)

JAKARTA — Nominal rata-rata sejumlah bahan pangan di skala nasional menunjukkan pergerakan yang beragam pada perdagangan Jumat (10/7/2026). 

Kelompok aneka cabai serta bawang merah secara bersamaan mencatatkan penyusutan nilai, namun komoditas bawang putih, daging ayam, daging sapi, hingga gula pasir terpantau bergerak naik.

Bersandarkan pada rilis data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia, nominal rata-rata untuk cabai merah besar melorot sebesar 3,64% menuju angka Rp49.000 per kg. 

Tren penurunan juga dialami oleh komoditas cabai merah keriting yang terkoreksi 2,86% ke level Rp49.300 per kg. Selanjutnya, grafik nilai jual cabai rawit merah menyusut 2,18% menjadi Rp60.700 per kg. Kontras dengan rumpun cabai lainnya, angka jual cabai rawit hijau justru merangkak naik sebesar 1,51% menjadi Rp50.450 per kg.

Untuk sektor bumbu dapur, harga rata-rata bawang merah ukuran sedang terpangkas 4,18% ke posisi Rp45.800 per kg. Di lain pihak, nilai bawang putih ukuran sedang terangkat naik sebesar 0,68% atau bertambah Rp300 menuju angka Rp44.350 per kg.

Pada rumpun pangan sumber protein, nilai rata-rata telur ayam ras segar mengalami penurunan sebesar 0,68% atau merosot Rp200 ke posisi Rp29.000 per kg. 

Berbanding terbalik, nilai jual daging ayam ras segar merayap naik sebesar 0,82% atau bertambah Rp300 menjadi Rp36.800 per kg secara nasional. 

Tren penguatan turut menyelimuti sektor komoditas daging sapi. Harga rata-rata untuk daging sapi kualitas 1 terpantau naik tipis 0,17% atau bertambah Rp250 menjadi Rp150.450 per kg, serta daging sapi kualitas 2 terkerek naik sebesar 0,14% atau bertambah Rp200 ke angka Rp141.650 per kg.

Beralih ke sektor pemanis, gula pasir lokal merayap naik tipis sebesar 0,26% atau bertambah Rp50 menjadi Rp19.100 per kg, sementara untuk gula pasir kelas premium terpantau mapan di posisi Rp20.300 per kg berdasarkan rerata nasional.

Untuk komoditas beras, sebagian besar harganya tercatat bergerak konstan. Nilai beras kualitas medium I bertahan di angka Rp16.350 per kg, beras kualitas medium II pada posisi Rp16.150 per kg, serta beras kualitas bawah I di level Rp14.700 per kg. 

Sedangkan untuk beras kualitas bawah II merangkak naik tipis sekitar 0,34% menuju posisi Rp14.550 per kg. 

Di samping itu, harga rata-rata untuk beras kualitas super I terpantau menetap pada posisi Rp17.650 per kg, senada dengan beras kualitas super II yang juga kokoh bertahan di angka Rp17.150 per kg.

Pada kelompok minyak goreng pun tidak memperlihatkan adanya pergeseran angka. Nilai rata-rata untuk minyak goreng curah tetap mapan di posisi Rp20.550 per kg. 

Sementara itu, untuk produk minyak goreng kemasan bermerek I juga ajek bertahan pada angka Rp24.250 per kg, serta minyak goreng kemasan bermerek II tetap pada level Rp23.400 per kg.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua