Lapangan Gas Karamba Berproduksi, Ekonomi Penajam Kian Kuat

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Senin, 06 Juli 2026
Lapangan Gas Karamba Berproduksi, Ekonomi Penajam Kian Kuat
Salah satu fasilitas kilang migas. (Foto: net)

PENAJAM PASER UTARA – Agenda pengembangan Lapangan Gas Karamba Wilayah Kerja Wain PC yang berlokasi di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur diproyeksikan bakal memperkokoh struktur perekonomian daerah setempat.

" Beroperasinya Lapangan Gas Karamba dapat memperkuat perekonomian daerah sekaligus membuka peluang baru bagi masyarakat," kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur Bambang Arwanto, Sabtu, tatkala dimintai keterangan seputar pengerjaan hulu minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Penajam.

Konsistensi kelanjutan megaproyek hulu migas di area Kabupaten Penajam Paser Utara bukan melulu bersandar pada kapasitas level produksi saja, sambung dia, melainkan juga memastikan profit ekonomi, aspek sosial, serta roda pembangunan bisa dinikmati secara meluas oleh publik.

"Kolaborasi kunci pengembangan energi, beroperasinya Lapangan Gas Karamba menunjukkan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat," imbuhnya.

Sektor Lapangan Gas Karamba mengawali aktivitas produksinya pada 24 Juni 2026 berbekal daya tampung awal kisaran 3,5 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd), serta dibidik merangkak naik hingga menyentuh level konstan sebesar 7,35 MMscfd pada periode kuartal IV 2026, lewat kucuran dana investasi eksplorasi yang menyentuh angka 25,95 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Pasokan gas Lapangan Karamba yang didistribusikan dari jaringan pipa di Kabupaten Penajam Paser Utara, melewati instalasi pipa bawah laut kepunyaan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) mengarah ke fasilitas kilang PT Pertamina (Persero) di wilayah Kota Balikpapan tersebut, menyimpan kandungan cadangan gas mencapai 64,4 miliar kaki kubik (Bscf) menyandur pada kategori proven and probable reserves (2P).

Lewat dimulainya alur produksi Lapangan Gas Karamba ini, bersandarkan pada pandangan Bambang Arwanto, Kabupaten Penajam Paser Utara kembali mempertegas kedudukannya selaku salah satu area krusial dalam rantai pasok energi Provinsi Kalimantan Timur maupun zona Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pasokan ketersediaan energi yang konsisten dan kokoh menjelma sebagai salah satu instrumen penting dalam memacu grafik pertumbuhan ekonomi, timpal Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, sekaligus memfasilitasi terbukanya lowongan lapangan kerja baru serta mengakselerasi pembangunan wilayah setempat.

Bupati mengimbuhkan bahwa aktivitas perluasan sektor hulu migas pun bertindak sebagai momentum emas dalam mendongkrak pundi-pundi pendapatan bagi daerah yang bersumber dari sektor setoran pajak serta dana bagi hasil (DBH).

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua