Temas (TMAS) Tebar Dividen Rp228 Miliar dan Anggarkan Capex 2026

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 03 Juni 2026
Temas (TMAS) Tebar Dividen Rp228 Miliar dan Anggarkan Capex 2026
Jajaran Direksi TMAS dan Direksi Anak Usaha TMAS (DOK. TMAS)

JAKARTA – PT Temas Tbk (TMAS) telah merampungkan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). 

Salah satu ketetapan utama yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut yakni pembagian sebagian perolehan laba bersih tahun buku 2025 kepada pemegang saham selaku dividen tunai.

Melalui RUPST yang diselenggarakan di kantor pusat emiten tersebut di daerah Jakarta Utara, disepakati bahwa total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp228 miliar.

Jumlah tersebut setara dengan Rp4 per lembar saham, di mana alokasi anggarannya bersumber dari 40 persen dari total raihan laba bersih korporasi selama tahun 2025.

"Selanjutnya, sisa laba bersih 2025 setelah dikurangi untuk pembagian dividen, bakal disimpan sebagai laba ditahan, yang terkait penggunaannya akan ditentukan lebih lanjut," ujar Direktur Utama TMAS, Ricky Effendi, dalam Paparan Publik (Public Expose) Perseroan, yang digelar pasca pelaksanaan RUPST sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mengenai target kinerja di tahun 2026, Ricky menyatakan bahwa pihak manajemen optimis dapat melanjutkan implementasi dari pilar strategi yang telah dirancang.

Rencana tersebut diwujudkan lewat berbagai langkah strategis, seperti penambahan dan peremajaan armada kapal baru, hingga pengembangan proyek kapal yang ramah lingkungan.

Selama tahun 2025, TMAS membukukan penambahan bersih untuk armada operasional sebanyak tujuh unit kapal baru. Langkah ekspansi ini sukses meningkatkan volume kapasitas angkutan logistik perusahaan sebesar 17 persen.

Berkat penambahan tersebut, total armada kapal yang dioperasikan perusahaan kini menyentuh angka 57 unit kapal dengan total kapasitas angkutan mencapai 28.542 TEUs dan bobot mati sebesar 464.701 DWT.

"Selain itu, rata-rata usia kapal juga semakin membaik, dari 15 tahun pada 2023 menjadi 14 tahun pada 2024 dan turun menjadi 13 tahun pada 2025," ujar Ricky sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sampai dengan saat ini, TMAS terus memperkuat jangkauan operasional bisnisnya di tengah momentum tren positif pertumbuhan industri angkutan kontainer domestik. 

Untuk menyokong ekspansi kapasitas operasional ini, manajemen perusahaan mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp2,5 triliun untuk tahun buku 2026.

Dana capex tersebut nantinya sebagian besar dialokasikan untuk mendanai pembelian unit kapal baru guna meningkatkan kapasitas angkutan, peremajaan armada, pengadaan fasilitas pendukung pelabuhan, hingga pembangunan infrastruktur area pelabuhan.

Ke depan, Ricky menegaskan bahwa TMAS memegang komitmen penuh untuk konsisten melakukan perluasan armada kapal sebagai bagian dari program peningkatan skala bisnis. 

Orientasi utamanya adalah meningkatkan kapasitas layanan operasional dengan tetap mengedepankan efisiensi kerja serta daya saing korporasi.

Tidak hanya itu, emiten ini sekarang juga tengah mematangkan persiapan operasional untuk pabrik LNG yang ditargetkan mulai berproduksi pada paruh kedua atau semester II-2026.

"Selain itu, kami terus memperluas layanan logistik terintegrasi serta melanjutkan kerja sama BOT dengan PT Pelindo Terminal Petikemas untuk perluasan dermaga di Tanjung Priok dari 340 meter menjadi 485 meter sebagai fondasi kapasitas jangka panjang," ujar Ricky sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua