Selasa, 19 Mei 2026

Kejar Target 2026, Pengelola CFC (PTSP) Siap Buka 20 Gerai Baru

Kejar Target 2026, Pengelola CFC (PTSP) Siap Buka 20 Gerai Baru
Ilustrasi Gerai CFC milik PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) (Foto: NET)

JAKARTA – PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) mengincar peningkatan performa bisnis yang lebih agresif sepanjang tahun 2026 usai membukukan kenaikan omzet serta keuntungan bersih secara masif pada triwulan pertama. 

Emiten pengelola jaringan restoran cepat saji merek CFC ini merasa yakin tren positif tersebut bakal terus terjaga hingga penutupan tahun.

Merujuk data dari Industri, emiten dengan kode saham PTSP ini mematok target kenaikan pendapatan di kisaran 5% untuk sepanjang tahun 2026. 

Baca Juga

BAYU Siap Bagikan Dividen Tunai Rp100 per Lembar Saham

Di waktu yang sama, keuntungan bersih perseroan diproyeksikan mencatatkan pertumbuhan pada rentang 10% hingga 15%.

"Untuk bottom line, saat ini kami masih menargetkan pertumbuhan laba bersih sekitar 10%-15%," ujar Teh Kian Kun, Direktur PTSP dalam paparan publik pada Senin (18/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Perluasan jaringan restoran menjadi salah satu taktik andalan perseroan untuk merealisasikan sasaran tersebut. 

PTSP berniat mengoperasikan 20 outlet baru sepanjang tahun 2026 yang bakal ditempatkan pada bermacam-macam lokasi potensial, mencakup mal, ruang publik, hingga pusat rekreasi.

Kebijakan penambahan titik penjualan ini dilakukan guna mendorong perolehan omzet sekaligus memperkokoh cengkeraman pasar di tengah ketatnya rivalitas bisnis restoran cepat saji. 

Di luar penambahan fisik, perseroan pun memfokuskan perhatian pada optimalisasi gerai yang sudah beroperasi melalui strategi pertumbuhan penjualan toko yang sama (comparable sales growth) lewat perkenalan menu anyar.

"Di antaranya yang kemarin animonya bagus adalah ayam bakar samyang. Kemudian di akhir 2025 kami juga meluncurkan nasi daun jeruk dan responsnya juga bagus," jelas Edi Triyento, Wakil Direktur Utama PTSP sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Demi menyiasati penurunan daya beli masyarakat, jajaran manajemen PTSP mengoptimalkan efisiensi di sektor internal supaya nilai jual produk di pasar tetap ekonomis. 

Manajemen membenarkan adanya kendala berupa naiknya harga material produksi seperti pembungkus plastik, namun dampaknya dipastikan bisa diredam berkat upaya antisipasi sejak dini.

Di sisi lain, ketersediaan serta nilai beli untuk bahan baku pokok berupa daging ayam dijamin aman lantaran korporasi telah mengikat kesepakatan kemitraan jangka panjang dengan sejumlah supplier.

"Sampai hari ini belum ada pengaruh secara langsung karena fluktuasi tadi, sebab kerja samanya bersifat jangka panjang," kata Edi Triyento sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Perseroan sekarang juga mulai memitigasi potensi merosotnya transaksi secara langsung di gerai fisik dengan memperkuat kanal digital serta penjualan online. 

Langkah adaptasi ini dijalankan guna menanggapi peralihan kebiasaan pelanggan yang semakin familier menggunakan transaksi digital semenjak pandemi Covid-19.

Pada kuartal I-2026, PTSP sukses mencetak pendapatan sebesar Rp204,5 miliar, atau mencatatkan kenaikan sebesar 21% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Di momen yang sama, laba bersih perseroan melesat hingga 26 kali lipat menjadi Rp19,2 miliar.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Akhir Mei 2026, BEI Hapus Sembilan Waran Terstruktur CGS International

Akhir Mei 2026, BEI Hapus Sembilan Waran Terstruktur CGS International

IHSG Turun Tajam ke 6.599, Analis Rekomendasikan Tiga Saham Ini

IHSG Turun Tajam ke 6.599, Analis Rekomendasikan Tiga Saham Ini

Pasar Kripto Melemah, Harga Bitcoin Turun ke Level USD 77.058

Pasar Kripto Melemah, Harga Bitcoin Turun ke Level USD 77.058

Pembiayaan Griya BSI Tembus Rekor Rp 60 Triliun per Maret 2026

Pembiayaan Griya BSI Tembus Rekor Rp 60 Triliun per Maret 2026

RUPST SMBR: Putuskan Pembagian Dividen Tunai Rp34,38 Miliar

RUPST SMBR: Putuskan Pembagian Dividen Tunai Rp34,38 Miliar