Komitmen Transisi Energi Berbuah Prestasi, PLN Indonesia Power Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Solartech Indonesia 2026
- Jumat, 24 April 2026
Jakarta, 24 April 2026 – PLN Indonesia Power (PLN IP) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Solartech Indonesia 2026 yang diselenggarakan pada 22–24 April 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mempercepat transisi energi hijau sekaligus mendukung target transformasi energi nasional.
Sebagai pameran dan konferensi energi surya terbesar di Asia Tenggara tahun ini, Solartech Indonesia 2026 menjadi ajang strategis bagi para pelaku industri dalam menunjukkan kontribusinya terhadap pengembangan ekosistem energi terbarukan. Dalam kesempatan tersebut, PLN Indonesia Power berhasil meraih dua kategori utama, yakni TOP 5 Solar EPC/Installer/Integrator Based on Visitors’ Choices dan The Most Contributing Solar Company in Indonesia Based on Visitors’ Choices .
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan perusahaan dalam mendorong pengembangan energi bersih di Indonesia.
Baca Juga
“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung percepatan transisi energi nasional. Kami akan terus memperkuat peran sebagai motor penggerak pengembangan energi terbarukan, khususnya energi surya, guna mewujudkan kemandirian energi yang berkelanjutan,” ujar Bernadus.
Project Manager Solartech Indonesia Award 2026 Metta Sari menjelaskan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan barometer penting dalam mengukur eksistensi dan kontribusi perusahaan di industri energi surya.
“Penghargaan ini menjadi tolok ukur kinerja di lapangan. Kami percaya masih ada ruang untuk improvement dan peningkatan kiprah seluruh pelaku industri dalam mendukung percepatan energi bersih ke depannya,” ujar Metta.
Dalam rangkaian acara tersebut, turut digelar sesi diskusi panel yang menghadirkan Commercial Director of PT Trina Mas Agra Indonesia Ir. Johan Hadi Wardoyo. Dalam paparannya, Johan menegaskan kesiapan kolaborasi antara PLN Indonesia Power dan Trina dalam mendukung target pemerintah, khususnya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 GW guna mewujudkan swasembada dan kemandirian energi nasional.
Ia menambahkan bahwa dukungan tersebut diperkuat dengan keberadaan pabrik terintegrasi Trina di Kawasan Industri Kendal, Semarang, Jawa Tengah, yang telah memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 44,11% dengan kapasitas produksi mencapai 8 GW per tahun sejak 2023.
“Kami menggunakan teknologi kelas dunia seperti TOPCon210N dan Vertex N720 Bifacial yang terbukti sesuai dengan kondisi iklim dan geografis Indonesia, sehingga mampu menjaga efisiensi dan daya tahan sistem energi surya secara optimal,” jelas Johan.
Partisipasi aktif PLN Indonesia Power selama tiga hari penyelenggaraan pameran dan diskusi semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu penggerak utama transformasi energi di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam membangun ekosistem energi terbarukan yang berkelanjutan, inovatif, dan ramah lingkungan.
Redaksi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Berita Lainnya
Kampung Nelayan BSI Warloka: Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama
- Selasa, 21 April 2026
Bursa Efek Indonesia Pantau Ketat Pergerakan Saham KUAS Milik Belvin Tannadi
- Selasa, 14 April 2026
Jumlah Pemegang Saham PANI Terus Meningkat Hingga Kerek Free Float 15 Persen
- Selasa, 14 April 2026










