Selasa, 31 Maret 2026

Prabowo Target PLTS 100 Gigawatt Dorong Energi Hijau Indonesia Maju

Prabowo Target PLTS 100 Gigawatt Dorong Energi Hijau Indonesia Maju
Prabowo Target PLTS 100 Gigawatt Dorong Energi Hijau Indonesia Maju

JAKARTA - Di tengah meningkatnya tantangan global di sektor energi, Indonesia mulai mengambil langkah ambisius untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus beralih ke sumber yang lebih ramah lingkungan. 

Transformasi ini tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas nasional di masa depan.

Dalam sebuah forum internasional, Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan. 

Baca Juga

Prabowo Sebut Indonesia Tak Pernah Gagal Bayar Utang Negara

Salah satu target besar yang dicanangkan adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dalam skala masif dalam waktu relatif singkat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo pada Senin, 30 Maret 2026, yang menjadi ajang penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan energi antara kedua negara.

Ambisi Besar Energi Surya Nasional

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 gigawatt dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Target ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mendorong percepatan transisi energi.

“Dalam tiga tahun, kami ingin mencapai 100 gigawatt energi surya,” ujar Prabowo.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus memperkuat posisi sebagai negara yang aktif dalam agenda energi hijau global.

Pengembangan PLTS dinilai sebagai solusi yang tepat mengingat Indonesia memiliki potensi sinar matahari yang melimpah sepanjang tahun. Dengan memanfaatkan sumber daya ini secara optimal, Indonesia dapat menciptakan sistem energi yang lebih berkelanjutan.

Respons Terhadap Tantangan Geopolitik Global

Selain alasan lingkungan, percepatan pembangunan energi surya juga didorong oleh kondisi geopolitik global yang semakin tidak menentu. Ketegangan di berbagai wilayah, khususnya di Timur Tengah, memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas pasokan energi dunia.

Prabowo menegaskan bahwa situasi tersebut menjadi faktor penting yang mendorong Indonesia untuk mempercepat pengembangan energi alternatif.

“Bagi kami, ini lebih mendesak karena situasi yang kita lihat, situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan ketidakpastian strategis bagi keamanan energi kami,” kata dia.

Dengan mengembangkan energi terbarukan seperti PLTS, Indonesia diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor energi serta meminimalkan risiko akibat fluktuasi harga global.

Langkah ini juga menjadi bentuk antisipasi terhadap potensi krisis energi di masa depan yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional.

Perlindungan Sumber Daya Alam Sebagai Prioritas

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti pentingnya menjaga sumber daya alam Indonesia sebagai aset strategis jangka panjang. Ia menekankan bahwa kekayaan alam harus dikelola secara bijak agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Mineral kritis kami adalah aset strategis yang harus dilindungi untuk generasi mendatang. Hutan kami juga harus dijaga. Hutan yang telah rusak harus direboisasi secara besar-besaran, bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga untuk dunia,” tegas dia.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa transformasi energi tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup upaya pelestarian lingkungan secara menyeluruh.

Reboisasi dan perlindungan hutan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, sekaligus mendukung upaya global dalam mengurangi dampak perubahan iklim.

Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Target pembangunan PLTS sebesar 100 gigawatt dalam tiga tahun merupakan langkah strategis yang berpotensi mengubah lanskap energi nasional secara signifikan. Jika terealisasi, Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan kapasitas energi surya terbesar di dunia.

Selain memberikan manfaat dari sisi lingkungan, pengembangan energi terbarukan juga membuka peluang ekonomi baru, seperti penciptaan lapangan kerja dan investasi di sektor teknologi hijau.

Kerja sama internasional, termasuk dengan Jepang, diharapkan dapat mempercepat realisasi target ini melalui transfer teknologi dan investasi.

Dengan kombinasi antara kebijakan yang tepat, dukungan teknologi, dan komitmen kuat dari pemerintah, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam transisi energi global.

Pada akhirnya, langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi saat ini, tetapi juga memastikan keberlanjutan sumber daya bagi generasi mendatang.

Transformasi menuju energi hijau menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan yang lebih aman, mandiri, dan berkelanjutan bagi Indonesia.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Siapkan 45 Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Makkah Madinah

Pemerintah Siapkan 45 Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Makkah Madinah

Prabowo Bertemu PM Jepang Bahas Kerja Sama Strategis Bilateral

Prabowo Bertemu PM Jepang Bahas Kerja Sama Strategis Bilateral

Presiden Terima Laporan 280 Jembatan Perintis Rampung Dibangun

Presiden Terima Laporan 280 Jembatan Perintis Rampung Dibangun

Ditjenpas Siap Jalankan Kebijakan WFH Sesuai Regulasi Pemerintah Pusat

Ditjenpas Siap Jalankan Kebijakan WFH Sesuai Regulasi Pemerintah Pusat

Harga Sembako Jawa Timur Selasa, 31 Maret 2026 Ayam Turun

Harga Sembako Jawa Timur Selasa, 31 Maret 2026 Ayam Turun