Minggu, 29 Maret 2026

Harga Pangan Depok Pasca Lebaran Stabil, Cabai Rawit Masih Rp120 Ribu Kilogram

Harga Pangan Depok Pasca Lebaran Stabil, Cabai Rawit Masih Rp120 Ribu Kilogram
Harga Pangan Depok Pasca Lebaran Stabil, Cabai Rawit Masih Rp120 Ribu Kilogram

JAKARTA - Pergerakan harga pangan di sejumlah pasar tradisional mulai menunjukkan stabilitas setelah momentum Lebaran 2026. 

Meski demikian, beberapa komoditas masih bertahan pada level tinggi. Cabai rawit merah menjadi salah satu bahan pokok yang harganya belum turun signifikan. Kondisi ini membuat masyarakat tetap berhati-hati dalam berbelanja kebutuhan dapur.

Pantauan di lapangan memperlihatkan bahwa harga pangan di dua pasar tradisional di Depok mulai bergerak normal. Namun, cabai rawit merah masih berada pada kisaran tinggi. Harga komoditas tersebut bahkan mencapai Rp120.000 per kilogram di salah satu pasar.

Baca Juga

Harga BBM Naik 28 Maret 2026, Daftar Lengkap Terbaru Seluruh Indonesia Hari Ini

Stabilitas harga terlihat pada sebagian besar bahan pangan lainnya. Bawang, telur, hingga ayam potong mulai kembali ke rentang yang lebih terkendali. Kondisi ini memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen. Meski begitu, cabai rawit masih menjadi pengecualian.

Perbedaan harga antar pasar juga masih terlihat. Hal ini dipengaruhi distribusi pasokan serta tingkat permintaan. Situasi tersebut lazim terjadi setelah periode hari besar.

Harga Pangan Di Pasar Depok Jaya

Pantauan di Pasar Depok Jaya menunjukkan harga cabai rawit merah sekitar Rp100.000 per kilogram. Angka tersebut masih tergolong tinggi dibanding komoditas lain. Harga ini lebih rendah dibanding beberapa hari sebelumnya.

Cabai merah, bawang merah, dan bawang putih berada di kisaran Rp60.000 per kilogram. Pergerakan harga ketiga komoditas tersebut relatif stabil. Hal ini menunjukkan pasokan mulai kembali normal.

Untuk komoditas protein, telur ayam dijual sekitar Rp30.000 per kilogram. Sementara ayam potong berada di kisaran Rp43.000 per ekor. Harga ini dianggap lebih terkendali oleh konsumen.

Perubahan harga setelah Lebaran biasanya terjadi secara bertahap. Penyesuaian dipengaruhi distribusi dari sentra produksi. Pedagang menilai situasi saat ini lebih stabil.

Perbedaan Harga Di Pasar Kemiri Muka

Di Pasar Kemiri Muka, harga cabai rawit merah mencapai Rp120.000 per kilogram. Angka ini lebih tinggi dibanding Pasar Depok Jaya. Selisih harga terjadi akibat perbedaan pasokan.

Komoditas lain seperti cabai merah dan bawang dijual Rp60.000 hingga Rp80.000 per kilogram. Harga tersebut masih berada dalam rentang normal pasca Lebaran. Pedagang menyebut permintaan mulai stabil.

Telur ayam di pasar ini berada di Rp33.000 per kilogram. Ayam potong dijual sekitar Rp45.000 per ekor. Harga tersebut sedikit lebih tinggi dibanding pasar lain.

Perbedaan harga antar pasar merupakan hal biasa. Faktor distribusi dan lokasi memengaruhi biaya. Kondisi ini membuat harga tidak seragam.

Pendapat Pedagang Tentang Stabilitas Harga

Pedagang sayur di Pasar Depok Jaya, Sumiati, menilai harga pangan mulai kembali normal. Ia menyebut kenaikan terjadi menjelang Lebaran. Setelah hari raya, harga berangsur turun.

Menurutnya, cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling signifikan. Sementara bahan lain cenderung stabil. Hal ini menunjukkan pasokan cabai belum sepenuhnya pulih.

Ia juga menyebut lonjakan harga tahun ini tidak setinggi tahun lalu. Pernyataan tersebut menggambarkan kondisi pasar yang lebih terkendali.

“Tahun ini engga ada yang naik sampai seperti tahun lalu. Tahun kemarin kan jauh, kalau sekarang ini engga separah tahun lalu.” ujar Sumiati.

Pedagang lain di Pasar Kemiri Muka, Zaenal, menyebut kenaikan terjadi hampir pada semua komoditas. Lonjakan berlangsung sekitar empat hari sebelum Lebaran. Setelah itu harga perlahan turun.

“Harga pangan naik semua. Cabai, bawang, bahkan sayuran semuanya naik,” kata Zenal.

Respons Konsumen Terhadap Harga Cabai

Dari sisi konsumen, Nur menyebut harga cabai rawit mulai turun. Namun angka saat ini masih tergolong tinggi. Ia berharap harga segera kembali normal.

Menurut Nur, sebelum Lebaran harga sempat menyentuh Rp120.000 per kilogram. Kini turun menjadi Rp100.000 di Pasar Depok Jaya. Penurunan ini belum sepenuhnya meringankan beban.

Konsumen biasanya mengurangi pembelian saat harga tinggi. Alternatif bahan dapur juga dipilih. Hal ini memengaruhi permintaan pasar.

Stabilitas harga sangat penting bagi kebutuhan rumah tangga. Cabai menjadi komoditas utama dalam masakan. Oleh karena itu, perubahan harga langsung terasa.

Perbandingan Data Jawa Barat

Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menunjukkan harga cabai rawit merah di Jawa Barat Rp75.550 per kilogram. Angka ini lebih rendah dibanding harga di pasar Depok. Perbedaan terjadi di tingkat eceran.

Secara rata-rata, harga cabai rawit tercatat turun 30,05 persen dibanding hari sebelumnya. Penurunan juga terjadi pada cabai merah keriting Rp45.750. Bawang merah berada di Rp45.100.

Bawang putih tercatat Rp39.650 per kilogram. Untuk protein hewani, telur ayam ras Rp30.950. Daging ayam ras berada di Rp42.950 per kilogram.

Perbandingan tersebut menunjukkan harga di Depok masih lebih tinggi. Terutama cabai rawit merah di Pasar Kemiri Muka. Kondisi ini mencerminkan distribusi lokal yang belum merata.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Pangan Nasional Sabtu Ini Cabai Rawit Merah Rp84.500 Ayam Rp43.550

Harga Pangan Nasional Sabtu Ini Cabai Rawit Merah Rp84.500 Ayam Rp43.550

Pendapatan ABM Investama Turun 13,5 Persen Akibat Tekanan Harga Batu Bara Global

Pendapatan ABM Investama Turun 13,5 Persen Akibat Tekanan Harga Batu Bara Global

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik PLN Triwulan II April 2026 Tetap Stabil

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik PLN Triwulan II April 2026 Tetap Stabil

Cara Mendapatkan Promo BBM Pertamina Rp 15.000 Mudik Lebaran Terbaru

Cara Mendapatkan Promo BBM Pertamina Rp 15.000 Mudik Lebaran Terbaru

Percepatan Hunian Korban Longsor Tapanuli Utara Rampung Juni 2026

Percepatan Hunian Korban Longsor Tapanuli Utara Rampung Juni 2026