Jumat, 06 Maret 2026

Akulaku Finance Catat Pembiayaan Baru Rp7,44 Triliun Sepanjang 2025

Akulaku Finance Catat Pembiayaan Baru Rp7,44 Triliun Sepanjang 2025
Akulaku Finance Catat Pembiayaan Baru Rp7,44 Triliun Sepanjang 2025

JAKARTA - Industri pembiayaan digital di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang signifikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang cepat dan fleksibel.

 Salah satu perusahaan yang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 adalah PT Akulaku Finance Indonesia. Perusahaan pembiayaan berbasis teknologi tersebut berhasil meningkatkan penyaluran pembiayaan sekaligus menjaga profitabilitas dan kualitas aset tetap stabil.

Pertumbuhan bisnis ini tidak terlepas dari semakin populernya layanan pembiayaan digital, terutama skema Buy Now Pay Later (BNPL) yang menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi maupun transaksi digital. Model pembiayaan ini menawarkan kemudahan pembayaran secara bertahap yang dinilai lebih praktis oleh pengguna.

Baca Juga

Apakah THR ASN dan Pegawai Swasta Kena Pajak Ini Penjelasan Lengkap DJP

Kinerja yang dicatatkan perusahaan pada tahun buku 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang cukup kuat dibandingkan periode sebelumnya. Selain mencatat peningkatan penyaluran pembiayaan, Akulaku Finance juga berhasil memperbaiki profitabilitas melalui berbagai strategi penguatan operasional serta kolaborasi dengan sejumlah mitra perbankan.

Capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk melanjutkan ekspansi bisnis pada tahun 2026 dengan strategi yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi digital serta penguatan ekosistem kemitraan, perusahaan optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah persaingan industri pembiayaan yang semakin ketat.

Pertumbuhan Pembiayaan Didominasi Produk BNPL

PT Akulaku Finance Indonesia mencatatkan pembiayaan baru senilai Rp7,44 triliun di sepanjang tahun buku 2025 (unaudited). Realisasi penyaluran pembiayaan tersebut meningkat 23% secara tahunan bila dibandingkan dengan tahun 2024.

Pertumbuhan penyaluran pembiayaan ini didorong oleh ekspansi produk Buy Now Pay Later (BNPL) yang menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 89% dari keseluruhan portofolio. Peningkatan realisasi penyaluran pembiayaan tersebut juga diikuti dengan pertumbuhan profitabilitas yang cukup signifikan.

Akulaku Finance Indonesia membukukan laba bersih setelah pajak atau net profit after tax (NPAT) senilai Rp108 miliar sepanjang 2025. Profitabilitas tersebut meningkat sebesar 66% secara tahunan dibandingkan dengan kinerja pada tahun buku sebelumnya.

Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangor, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan fundamental bisnis perusahaan yang semakin kuat sebagai fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang.

"Kinerja 2025 menunjukkan bahwa kami mampu bertumbuh kuat dengan profitabilitas yang semakin sehat dan kualitas aset yang tetap terjaga. Memasuki 2026, kami akan melangkah lebih progresif dengan strategi ekspansi yang adaptif," ujarnya dalam Akulaku Finance Indonesia Media Gathering and Iftar 2026, Kamis (5/3/2026).

Strategi Penguatan Profitabilitas Dan Efisiensi Operasional

Peningkatan profitabilitas perusahaan terutama didorong oleh sejumlah faktor yang mendukung kinerja bisnis secara keseluruhan. Salah satunya adalah pertumbuhan pendapatan yang mengikuti peningkatan penyaluran pembiayaan kepada konsumen.

Selain itu, perusahaan juga melakukan diversifikasi sumber pendanaan guna menjaga stabilitas keuangan sekaligus memperkuat struktur permodalan. Upaya optimalisasi biaya dana melalui berbagai kolaborasi strategis juga turut membantu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Langkah efisiensi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dengan pengelolaan risiko yang tetap terkendali. Dengan strategi tersebut, Akulaku Finance Indonesia mampu meningkatkan kinerja keuangan sekaligus menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika industri pembiayaan.

Kualitas Aset Tetap Terjaga

Di tengah pertumbuhan bisnis yang cukup pesat, Akulaku Finance Indonesia juga berhasil menjaga kualitas aset perusahaan tetap sehat. Hal ini tercermin dari rasio non-performing financing (NPF) net perusahaan yang berada pada level 11% per akhir tahun 2025.

Pencapaian ini didukung oleh penguatan sistem underwriting yang semakin terintegrasi dengan teknologi digital. Selain itu, perusahaan juga melakukan pemantauan portofolio pembiayaan secara ketat untuk memastikan kualitas kredit tetap terjaga.

Penguatan kapasitas collection juga menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga kualitas pembiayaan. Dengan sistem pemantauan yang lebih terstruktur, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi risiko lebih dini sehingga dapat dilakukan langkah mitigasi secara cepat dan efektif.

Sepanjang tahun 2025, perusahaan juga memastikan struktur permodalan dan likuiditas tetap terjaga dengan baik. Hal ini dilakukan melalui diversifikasi sumber pendanaan, optimalisasi struktur biaya dana, serta pengelolaan likuiditas yang disiplin untuk mendukung ekspansi bisnis.

Saat ini Akulaku Finance Indonesia didukung oleh pendanaan aktif dari 16 mitra perbankan yang membantu memperkuat kapasitas pembiayaan perusahaan.

Target Ekspansi Bisnis Dan Penguatan Teknologi

Memasuki tahun 2026, PT Akulaku Finance Indonesia menargetkan penyaluran pembiayaan baru setidaknya mencapai Rp8,2 triliun. Target tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar 12% secara tahunan dibandingkan realisasi pada tahun 2025.

Perusahaan juga menargetkan rasio NPF net maksimal berada pada level 1,2% sepanjang tahun 2026. Target tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan untuk tetap menerapkan prinsip manajemen risiko yang disiplin.

Dalam upaya meningkatkan porsi pembiayaan offline, perusahaan berencana memperluas jaringan merchant ke berbagai wilayah potensial di luar Pulau Jawa. Ekspansi tersebut difokuskan pada kota-kota tier dua dan tiga yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan pasar yang cukup besar.

Selain itu, perusahaan juga berkomitmen memperkuat integrasi ekosistem digital dengan memperluas kemitraan strategis. Kolaborasi dengan institusi perbankan terus dioptimalkan untuk menekan biaya dana atau cost of fund sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan.

Akulaku Finance Indonesia juga berupaya memperluas dukungan kepada pelaku usaha mikro melalui penyediaan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan bisnis. Langkah ini diharapkan dapat membantu kelancaran operasional usaha serta menjaga arus kas bisnis tetap stabil.

Dari sisi teknologi, perusahaan terus memperdalam pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta advanced analytics dalam berbagai sistem operasional. Pemanfaatan teknologi ini bertujuan meningkatkan akurasi credit scoring, memperkuat sistem deteksi penipuan secara instan, serta menciptakan pengalaman digital yang lebih baik bagi para nasabah.

Dengan berbagai strategi tersebut, Akulaku Finance Indonesia optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin pasar dalam industri pembiayaan digital. Perusahaan juga berkomitmen menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, manajemen risiko yang disiplin, serta penguatan infrastruktur digital dan pendanaan.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong inklusi keuangan nasional secara berkelanjutan melalui layanan pembiayaan yang lebih luas dan mudah diakses oleh masyarakat.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Revisi PPh Final UMKM Segera Berlaku Setelah Tahap Administrasi DJP Selesai

Revisi PPh Final UMKM Segera Berlaku Setelah Tahap Administrasi DJP Selesai

Harga Emas Antam Turun Rp25.000 Per Gram Hari Ini, Simak Rincian Terbarunya

Harga Emas Antam Turun Rp25.000 Per Gram Hari Ini, Simak Rincian Terbarunya

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 6 Maret 2026 Pegadaian Antam IndoGold Terbaru

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 6 Maret 2026 Pegadaian Antam IndoGold Terbaru

Harga Perak Antam Turun Rp550 Hari Ini di Tengah Penguatan Pasar Global

Harga Perak Antam Turun Rp550 Hari Ini di Tengah Penguatan Pasar Global

Harga Perak Antam Turun Rp550 Hari Ini ke Rp52.350 per Gram Jumat

Harga Perak Antam Turun Rp550 Hari Ini ke Rp52.350 per Gram Jumat