Sinergi Perumda Paljaya dan PT KAI Hadirkan Pengelolaan Air Limbah Terpadu di Stasiun
- Rabu, 25 Februari 2026
JAKARTA - Perumda Paljaya dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyepakati penjajakan kerja sama untuk layanan pengelolaan air limbah di stasiun, aset, dan infrastruktur yang dikelola PT KAI. Penjajakan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman sebagai langkah awal sinergi kedua pihak.
Direktur Utama Perumda Paljaya, Untung Suryadi, menyampaikan bahwa kerja sama ini menegaskan komitmen kedua institusi dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. "Kerja sama ini sekaligus menegaskan komitmen Paljaya dan PT KAI dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di area stasiun maupun aset operasional lainnya," kata Untung di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.
Ruang lingkup kerja sama yang terencana
Baca Juga
Nota kesepahaman ini mencakup pengembangan dan pengelolaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) di lingkungan perkeretaapian. Selain itu, pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) juga menjadi fokus utama untuk memastikan pengolahan air limbah berlangsung profesional dan berkelanjutan.
Dalam kesepakatan ini, penyedotan dan pengolahan lumpur tinja atau hasil olahan IPAL secara terjadwal juga menjadi bagian dari kerja sama. Penyediaan sarana dan prasarana IPAL serta pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) turut masuk dalam ruang lingkup nota kesepahaman.
Evaluasi dan kajian teknis sebagai tahap lanjutan
Kedua pihak sepakat melanjutkan pembahasan teknis dan kajian mendalam sebagai dasar penyusunan perjanjian kerja sama yang lebih rinci. Hal ini bertujuan memastikan implementasi pengelolaan air limbah berjalan efektif dan sesuai standar lingkungan.
Evaluasi juga mencakup sistem pengelolaan air limbah domestik dan limbah B3 yang telah diterapkan sebelumnya. Langkah ini diharapkan dapat mengidentifikasi perbaikan yang dibutuhkan agar pengelolaan limbah lebih efisien dan ramah lingkungan.
Program CSR Paljaya sebagai fondasi kolaborasi
Sepanjang tahun 2025, Paljaya telah melaksanakan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) di bidang sanitasi. Program ini meliputi kolaborasi bersama PT Sucofindo di Pancoran, PT PLN di Semper Barat, serta revitalisasi MCK di Kelurahan Manggarai bersama PAM Jaya.
Untung menyatakan bahwa Paljaya mengajak PT KAI untuk ikut berpartisipasi dalam program CSR bidang sanitasi. "Paljaya juga mengajak PT KAI untuk ikut serta dalam program CSR di bidang sanitasi sebagai wujud kontribusi nyata bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat," ujarnya.
Dampak dan harapan dari sinergi ini
Kolaborasi antara Paljaya dan PT KAI diharapkan menjadi model pengelolaan air limbah terintegrasi di sektor transportasi. Sinergi ini sekaligus memperkuat peran kedua institusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan.
Dengan implementasi yang konsisten, pengelolaan air limbah di stasiun dan aset PT KAI diharapkan lebih profesional, efisien, dan ramah lingkungan. Langkah ini menunjukkan bahwa kerja sama lintas sektor mampu menghadirkan solusi praktis bagi permasalahan lingkungan perkotaan.
Mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan
Kerja sama ini menjadi contoh konkret penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam layanan publik. Dengan pengelolaan air limbah yang baik, kualitas lingkungan di sekitar stasiun akan meningkat dan kesehatan masyarakat dapat terjaga secara lebih optimal.
Paljaya dan PT KAI berkomitmen memantau progres implementasi dan menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan lapangan. Pendekatan ini diharapkan menciptakan sistem pengelolaan air limbah yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Percepatan Validasi Data Korban Bencana di Sumatra
- Rabu, 25 Februari 2026
Strategi Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sampah Berkelanjutan di 30 Wilayah Strategis
- Rabu, 25 Februari 2026
Pemerataan Akses Makan Bergizi Gratis Bagi Anak Disabilitas Demi Indonesia Emas
- Rabu, 25 Februari 2026
Menko Pangan Jamin Hasil Ternak Lokal Terserap Maksimal Program Makan Bergizi
- Rabu, 25 Februari 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Melalui Penambahan Jaringan Agen Hingga 127 Ribu Unit
- Rabu, 25 Februari 2026
Berita Lainnya
Pengalaman Pengguna Mobil Listrik Mengungkap Pengeluaran Operasional Jauh Lebih Irit
- Rabu, 25 Februari 2026












