Jumat, 06 Februari 2026

Rekomendasi 8 Kuliner Jenang Yogyakarta Otentik Favorit Wisatawan Lokal

Rekomendasi 8 Kuliner Jenang Yogyakarta Otentik Favorit Wisatawan Lokal
Rekomendasi 8 Kuliner Jenang Yogyakarta Otentik Favorit Wisatawan Lokal

JAKARTA - Yogyakarta kerap dikenang sebagai kota budaya dan destinasi wisata yang sarat sejarah. 

Namun di balik candi, keraton, dan jalan-jalan ikoniknya, kota ini juga menyimpan kekayaan kuliner tradisional yang terus bertahan lintas generasi. Salah satu sajian yang tak pernah kehilangan penggemar adalah jenang, bubur manis dengan tekstur lembut yang kerap menjadi menu sarapan, kudapan pagi, hingga camilan sore hari.

Jenang bukan sekadar pengganjal lapar. Bagi banyak warga lokal, jenang menghadirkan rasa nostalgia, mengingatkan pada suasana pasar tradisional, pagi yang sibuk, dan kebiasaan makan sederhana yang sarat makna. 

Baca Juga

Beragam Cara Memasak Pare Agar Tidak Pahit, Lezat, dan Cocok untuk Menu Harian Keluarga

Sementara bagi wisatawan, jenang menjadi pintu masuk untuk mengenal cita rasa otentik Yogyakarta yang jauh dari kesan modern dan instan.

Memasuki tahun 2026, sejumlah tempat makan jenang di Yogyakarta tetap bertahan dan bahkan semakin populer. Konsistensi rasa, harga terjangkau, serta resep turun-temurun membuat warung-warung jenang ini terus diburu pembeli. B

erikut delapan rekomendasi tempat makan jenang di Yogyakarta yang favorit bagi wisatawan dan warga lokal.

Jenang Gempol Bu Yah, Aroma Tradisional yang Khas

Jenang Gempol Bu Yah dikenal luas sebagai salah satu ikon jenang di Yogyakarta. Keistimewaan warung ini terletak pada penyajiannya yang masih menggunakan daun pisang, menghadirkan aroma tradisional yang khas dan menggugah selera. Jenang dan gempolnya dibuat dari beras pilihan, menghasilkan tekstur pulen dan lembut saat disantap.

Selain jenang gempol, Bu Yah juga menyediakan pilihan bubur lain seperti bubur sumsum dan bubur mutiara. Harga yang ditawarkan sangat ramah di kantong, mulai dari Rp5.000 per porsi. Warung ini berlokasi di Pasar Pujokusuman, Jalan Kol. Sugiyono Nomor 9, Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, dan buka mulai pukul 06.00 WIB. Popularitasnya membuat jenang sering habis dalam waktu dua jam setelah buka.

Jenang Bu Gesti Lempuyangan, Legenda Tiga Generasi

Jenang Bu Gesti Lempuyangan merupakan warung jenang legendaris yang telah beroperasi sejak 1950-an. Usaha ini dijalankan oleh tiga generasi, menjadikannya salah satu saksi sejarah kuliner tradisional Yogyakarta. Konsistensi rasa menjadi kunci utama keberlangsungan warung ini hingga kini.

Pilihan menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari bubur sumsum, jenang candil, bubur mutiara, hingga jenang campur. Teksturnya lembut dengan rasa manis dan gurih yang seimbang. Berlokasi di Pasar Lempuyangan, Jalan Tegal Kemuning Nomor 183, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, warung ini buka pukul 08.00–11.30 WIB dan disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.

Jenang Pasar Bringharjo Bu Darmini, Antrean Panjang di Pusat Kota

Di kawasan Pasar Bringharjo, Jenang Bu Darmini menjadi salah satu destinasi favorit pemburu kuliner tradisional. Berada di pintu selatan pasar, warung ini sering dipadati pembeli hingga rela mengantre panjang.

Menu yang ditawarkan meliputi jenang monte atau bubur mutiara, jenang candil, jenang wajik, dan bubur sumsum. Jenang campur menjadi pilihan populer karena memungkinkan menikmati berbagai rasa dalam satu porsi. 

Setiap cup dibanderol sekitar Rp10.000. Jenang Bu Darmini beralamat di Jalan Pabringan Nomor 16, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, dan buka pukul 08.30–15.00 WIB.

Jenang 8 Rasa Bu Jum, Delapan Varian dalam Satu Sajian

Jenang 8 Rasa Bu Jum menawarkan pengalaman berbeda bagi penikmat jenang. Warung ini menghadirkan delapan varian rasa dalam satu sajian, mulai dari jenang sumsum, kacang hijau, ketan hitam, gendrul, biji salak, ubi rambat, pati garut, hingga candil.

Pengunjung bebas memilih kombinasi rasa sesuai selera atau memesan jenang campur-campur. Harga mulai Rp5.000 untuk cup gelas, Rp10.000 untuk cup mangkok, dan varian tertentu seharga Rp14.000. Lokasinya berada di Pasar Tradisional Kranggan dan buka pukul 07.00–13.00 WIB.

Jenang Gempol Bu Atik, Cita Rasa Klasik yang Otentik

Jenang Gempol Bu Atik menjadi pilihan tepat bagi pencinta jenang gempol klasik. Resep turun-temurun yang dipertahankan membuat cita rasanya tetap otentik dan konsisten.

Berlokasi di Pasar Caturtunggal, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, warung ini menawarkan jenang gempol dengan harga sekitar Rp9.000 per cup. Jenang Gempol Bu Atik buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.

Jenang Papringan Mbah Sastro, Manis Legit Menggugah Selera

Jenang Papringan Mbah Sastro dikenal dengan rasa manis legit yang kuat. Perpaduan candil dan ketan hitam menjadi menu andalan yang digemari banyak pelanggan.

Terletak di Jalan Petung, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, warung ini mulai buka pukul 16.00 WIB. Harga jenang sangat terjangkau, mulai dari Rp4.000 per porsi.

Jenang Yu Jumilah Pasar Ngasem, Ikon Kuliner Pagi Legendaris

Jenang Yu Jumilah di Pasar Ngasem telah berjualan lebih dari 25 tahun dan menjadi ikon kuliner pagi di kawasan Kraton. Warung ini menawarkan delapan varian jenang tradisional, termasuk jenang sumsum, jenang lobe-lobe, jenang candil telo, dan jenang ketan hitam.

Berlokasi di Pasar Ngasem, Patehan, Kraton, Yogyakarta, tempat ini selalu ramai sejak pagi. Harga bersahabat menjadikannya favorit warga lokal dan wisatawan.

Jenang Yu Mar Kotagede, Sajikan Jenang Tradisional Beragam

Jenang Yu Mar merupakan destinasi kuliner legendaris di Kotagede. Tekstur jenangnya lembut dengan perpaduan rasa manis gurih yang pas. Menu favoritnya adalah jenang campur.

Warung ini beralamat di Jalan Kebun Raya No.11, Rejowinangun, Kotagede, tepat di depan gerbang timur Gembira Loka Zoo. Buka setiap hari kecuali Selasa, pukul 06.00–09.00 WIB, dengan harga Rp5.000–Rp10.000 per porsi.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Resep Pentol Mercon Sapi Ala Devina Hermawan yang Kenyal Pedas, Praktis, dan Cocok Jadi Ide Jualan

Resep Pentol Mercon Sapi Ala Devina Hermawan yang Kenyal Pedas, Praktis, dan Cocok Jadi Ide Jualan

Resep Sate Koyor Sapi Empuk Bumbu Meresap Ala Jogja yang Wajib Dicoba di Rumah

Resep Sate Koyor Sapi Empuk Bumbu Meresap Ala Jogja yang Wajib Dicoba di Rumah

Resep Ayam Penyet Cabe Ijo Empuk Gurih Pedas Segar Favorit Keluarga di Rumah

Resep Ayam Penyet Cabe Ijo Empuk Gurih Pedas Segar Favorit Keluarga di Rumah

Resep Steak Daging Lokal Empuk Juicy Saus Jamur Creamy Ala Restoran di Rumah

Resep Steak Daging Lokal Empuk Juicy Saus Jamur Creamy Ala Restoran di Rumah

Sejarah Wingko Babat Kue Tradisional Legendaris yang Kini Jadi Ikon Oleh-Oleh Semarang

Sejarah Wingko Babat Kue Tradisional Legendaris yang Kini Jadi Ikon Oleh-Oleh Semarang