Jumat, 06 Februari 2026

5 Kombinasi Makanan Tepat Tingkatkan Manfaat Gizi untuk Kesehatan Tubuh

5 Kombinasi Makanan Tepat Tingkatkan Manfaat Gizi untuk Kesehatan Tubuh
5 Kombinasi Makanan Tepat Tingkatkan Manfaat Gizi untuk Kesehatan Tubuh

JAKARTA - Menjalani pola makan sehat sering dianggap cukup dengan memilih bahan makanan bergizi.

 Padahal, manfaat gizi tidak hanya ditentukan oleh apa yang dikonsumsi, melainkan juga bagaimana makanan tersebut dikombinasikan. Tanpa disadari, tubuh bisa saja kekurangan vitamin dan mineral meskipun menu harian terlihat seimbang.

Fakta ini diperkuat oleh temuan studi pada 2024 yang menunjukkan miliaran orang di dunia masih mengalami kekurangan mikronutrien penting. 

Baca Juga

Beragam Cara Memasak Pare Agar Tidak Pahit, Lezat, dan Cocok untuk Menu Harian Keluarga

Kondisi tersebut bukan semata karena pilihan makanan yang buruk, melainkan akibat zat gizi yang tidak terserap secara optimal oleh tubuh. Masalah penyerapan nutrisi kerap dipengaruhi oleh kondisi pencernaan, cara pengolahan makanan, hingga kombinasi bahan yang kurang tepat.

Dalam proses pencernaan, tubuh memerlukan dukungan tertentu agar vitamin dan mineral dapat dimanfaatkan secara maksimal. Beberapa zat gizi membutuhkan “pasangan” agar penyerapannya meningkat. Tanpa kombinasi yang sesuai, nutrisi berharga justru terbuang begitu saja.

Kabar baiknya, ada sejumlah kombinasi makanan sederhana yang bisa membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih efektif. Pasangan makanan ini mudah ditemukan dalam keseharian dan dapat diterapkan tanpa perubahan besar pada pola makan. 

Berikut lima kombinasi makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga mendukung kesehatan tubuh.

1. Bawang Putih dan Daging Merah

Bawang putih selama ini dikenal sebagai bumbu dapur yang berfungsi menambah aroma dan cita rasa masakan. Namun, perannya jauh lebih besar dari sekadar penyedap. Ketika dikombinasikan dengan daging merah, bawang putih dapat membantu meningkatkan penyerapan mineral penting dalam tubuh.

Ahli gizi terdaftar sekaligus Kepala Layanan Diet di Cleveland Clinic London, Bini Suresh, menjelaskan bahwa bawang putih mengandung senyawa sulfur. Senyawa ini mendukung kerja enzim pencernaan dan berperan dalam meningkatkan penyerapan mineral, terutama zat besi dan seng.

Daging merah sendiri merupakan sumber zat besi yang berperan penting dalam pembentukan energi dan fungsi tubuh secara menyeluruh.

 Dengan bantuan bawang putih, proses pencernaan menjadi lebih efisien sehingga kandungan gizi dari daging merah dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kombinasi ini banyak ditemukan dalam hidangan sehari-hari seperti semur, tumisan, hingga saus pasta berbahan dasar daging.

2. Jahe dan Lemon

Jahe dan lemon kerap dipadukan dalam minuman hangat atau sajian tradisional. Di balik rasa segar dan hangatnya, kombinasi ini memberikan manfaat besar bagi penyerapan nutrisi.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat meningkatkan penyerapan mikronutrien seperti zat besi, magnesium, dan seng. Sementara itu, lemon kaya akan vitamin C yang dikenal efektif membantu penyerapan zat besi, terutama dari sumber nabati.

Menurut Bini Suresh, jahe juga berperan dalam melancarkan pencernaan serta mengurangi peradangan di saluran cerna. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang ideal bagi tubuh untuk menyerap nutrisi dengan lebih baik. 

Kombinasi jahe dan lemon sangat cocok bagi mereka yang sering mengalami perut kembung atau pencernaan lambat. Selain dikonsumsi sebagai teh, keduanya juga dapat dimanfaatkan sebagai saus salad atau bumbu marinasi.

3. Tomat dan Lentil

Tomat yang kaya vitamin C menjadi pasangan ideal bagi lentil, salah satu sumber zat besi nabati. Zat besi dari tumbuhan diketahui lebih sulit diserap tubuh dibandingkan zat besi yang berasal dari hewan.

Dalam kombinasi ini, vitamin C berperan krusial. Bini Suresh menjelaskan bahwa vitamin C membantu mengubah zat besi nabati ke dalam bentuk yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Dengan demikian, manfaat gizi dari lentil dapat dimaksimalkan.

Kombinasi tomat dan lentil sangat direkomendasikan bagi mereka yang menjalani pola makan vegetarian atau berbasis nabati. 

Hidangan seperti sup lentil tomat, saus pasta, atau salad sederhana dapat menjadi solusi untuk meningkatkan asupan zat besi tanpa harus mengandalkan suplemen. Dengan pengolahan yang tepat, makanan nabati pun mampu memenuhi kebutuhan gizi harian.

4. Minyak Zaitun dan Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bayam dan kale mengandung beragam vitamin penting, termasuk vitamin A, E, dan K. Namun, vitamin-vitamin tersebut bersifat larut lemak, sehingga tidak dapat diserap tubuh secara optimal tanpa kehadiran lemak.

Menambahkan minyak zaitun dalam jumlah wajar menjadi langkah sederhana namun efektif. Bini Suresh menyebutkan bahwa lemak sehat seperti minyak zaitun membantu meningkatkan penyerapan vitamin larut lemak serta senyawa karotenoid seperti beta-karoten dan lutein.

Tanpa lemak, sebagian vitamin tersebut hanya akan terbuang dan tidak dimanfaatkan tubuh. Penggunaan minyak zaitun tidak perlu berlebihan, cukup ditambahkan pada salad, sayuran panggang, atau saus pesto. Dengan cara ini, nilai gizi dari sayuran hijau dapat diserap tubuh dengan lebih optimal.

5. Lada Hitam dan Kunyit

Lada hitam dan kunyit sering digunakan bersamaan dalam berbagai masakan Asia. Selain memberikan aroma khas, kombinasi ini memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.

Kunyit mengandung kurkumin, senyawa alami yang dikenal memiliki sifat antiinflamasi. Sayangnya, kurkumin sulit diserap oleh tubuh dalam kondisi alami. Di sinilah peran lada hitam menjadi penting.

Lada hitam mengandung piperin, senyawa yang terbukti mampu meningkatkan penyerapan kurkumin secara signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa piperin membantu lebih banyak kurkumin masuk ke dalam aliran darah. 

Kombinasi ini umum ditemukan dalam masakan kari, tumisan, hingga minuman kesehatan. Dengan menambahkan sedikit lada hitam pada hidangan berbahan kunyit, manfaat kesehatan yang diperoleh tubuh bisa meningkat secara signifikan.

Pola Makan Sehat Tak Sekadar Pilihan Bahan

Kelima kombinasi makanan tersebut menunjukkan bahwa pola makan sehat tidak hanya bergantung pada jenis bahan makanan, tetapi juga pada cara mengombinasikannya. Dengan pasangan yang tepat, tubuh dapat menyerap nutrisi secara lebih efektif dan optimal.

Menerapkan kombinasi ini dalam menu harian tidak membutuhkan perubahan besar. Cukup dengan penyesuaian sederhana, manfaat gizi dari makanan bisa meningkat dan mendukung kesehatan jangka panjang secara lebih menyeluruh.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Resep Pentol Mercon Sapi Ala Devina Hermawan yang Kenyal Pedas, Praktis, dan Cocok Jadi Ide Jualan

Resep Pentol Mercon Sapi Ala Devina Hermawan yang Kenyal Pedas, Praktis, dan Cocok Jadi Ide Jualan

Resep Sate Koyor Sapi Empuk Bumbu Meresap Ala Jogja yang Wajib Dicoba di Rumah

Resep Sate Koyor Sapi Empuk Bumbu Meresap Ala Jogja yang Wajib Dicoba di Rumah

Resep Ayam Penyet Cabe Ijo Empuk Gurih Pedas Segar Favorit Keluarga di Rumah

Resep Ayam Penyet Cabe Ijo Empuk Gurih Pedas Segar Favorit Keluarga di Rumah

Resep Steak Daging Lokal Empuk Juicy Saus Jamur Creamy Ala Restoran di Rumah

Resep Steak Daging Lokal Empuk Juicy Saus Jamur Creamy Ala Restoran di Rumah

Sejarah Wingko Babat Kue Tradisional Legendaris yang Kini Jadi Ikon Oleh-Oleh Semarang

Sejarah Wingko Babat Kue Tradisional Legendaris yang Kini Jadi Ikon Oleh-Oleh Semarang