JAKARTA - Industri pergadaian di Indonesia menunjukkan angka pertumbuhan yang mengesankan pada tahun 2025.
Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pembiayaan dari sektor ini tercatat mengalami peningkatan signifikan sebesar 48,06% hingga akhir tahun 2025.
Hal ini menjadi bukti bahwa sektor pergadaian terus berkembang, memberikan dukungan finansial kepada masyarakat dengan tingkat risiko kredit yang tetap terjaga.
Baca JugaKetentuan Terbaru Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Setelah Resign
Otoritas yang mengawasi lembaga pembiayaan ini, melalui Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK Agusman, menyampaikan bahwa total penyaluran pembiayaan dari industri pergadaian mencapai angka Rp 130,37 triliun pada Desember 2025.
Pencapaian ini menunjukkan betapa pentingnya sektor ini dalam menyediakan akses keuangan bagi banyak kalangan, terutama bagi mereka yang membutuhkan pembiayaan cepat dan mudah melalui jaminan aset.
Pembiayaan Gadai Mendominasi Industri Pergadaian
Sebagian besar pembiayaan yang disalurkan oleh industri pergadaian pada tahun 2025 berasal dari produk gadai. Berdasarkan data OJK, pembiayaan dalam bentuk gadai mencatatkan angka sebesar Rp 118,73 triliun atau sekitar 91,11% dari total pembiayaan yang disalurkan.
Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat cenderung memanfaatkan fasilitas gadai sebagai instrumen utama untuk mendapatkan pembiayaan, yang terbilang lebih cepat dan praktis dibandingkan dengan jenis pembiayaan lainnya.
Peningkatan permintaan untuk pembiayaan gadai ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor pergadaian.
Banyak orang yang lebih memilih menggunakan aset seperti perhiasan, kendaraan, atau barang berharga lainnya sebagai jaminan guna mendapatkan dana tunai untuk berbagai kebutuhan mendesak. Proses yang relatif mudah, dengan persyaratan yang tidak rumit, menjadi salah satu daya tarik utama bagi sektor ini.
Aset Industri Pergadaian Terus Meningkat
Tidak hanya dari sisi penyaluran pembiayaan, sektor pergadaian juga mengalami lonjakan signifikan pada nilai aset yang dimilikinya. OJK mencatat bahwa nilai total aset industri pergadaian pada Desember 2025 mencapai Rp 157,39 triliun, meningkat sebesar 48,41% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat hanya sebesar Rp 106,05 triliun.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa sektor pergadaian tidak hanya bertumbuh dalam hal pembiayaan, tetapi juga dalam hal kekuatan aset yang dimilikinya.
Aset yang terus berkembang ini memberikan keamanan lebih bagi industri pergadaian untuk dapat terus memberikan layanan pembiayaan dengan tingkat risiko yang terkontrol.
Peningkatan aset juga mencerminkan bertambahnya kapasitas sektor ini dalam memberikan pembiayaan kepada lebih banyak masyarakat, seiring dengan berkembangnya jumlah permintaan.
Industri Pergadaian Terus Menunjukkan Potensi di 2026
Berdasarkan data yang ada, terdapat 208 perusahaan pergadaian yang telah memperoleh izin usaha hingga Juni 2025. Jumlah perusahaan yang terus bertambah ini menunjukkan bahwa sektor pergadaian memiliki daya tarik tersendiri bagi pelaku industri, dan berpotensi semakin berkembang di masa depan.
Dengan semakin banyaknya pemain di industri ini, masyarakat pun akan semakin dimudahkan dalam mengakses pembiayaan dengan cara yang lebih fleksibel.
Peningkatan penyaluran pembiayaan dan aset industri pergadaian yang tercatat pada 2025 juga menunjukkan bahwa sektor ini memiliki potensi untuk terus berkembang. Apalagi dengan adanya berbagai kebijakan dan regulasi yang dikeluarkan oleh OJK untuk menjaga kestabilan dan kesehatan industri pergadaian, hal ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi sektor ini pada tahun-tahun mendatang.
Pada 2026, sektor pergadaian diperkirakan akan terus tumbuh dengan pesat, berkontribusi pada peningkatan perekonomian domestik, dan membuka peluang baru bagi masyarakat yang membutuhkan pembiayaan cepat dan aman.
Potensi dan Peran Besar Industri Pergadaian dalam Ekonomi
Secara keseluruhan, industri pergadaian di Indonesia berhasil menunjukkan performa yang sangat baik sepanjang tahun 2025. Dengan pertumbuhan pembiayaan yang signifikan dan terus meningkatnya nilai aset, sektor ini menjadi salah satu pilar penting dalam sistem keuangan Indonesia.
Selain itu, pertumbuhan yang terjadi juga tidak terlepas dari kemampuan industri pergadaian dalam menjaga kualitas kredit dan memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat dengan cara yang lebih fleksibel.
Ke depan, OJK dan para pelaku industri pergadaian diharapkan untuk terus bekerja sama dalam menjaga keberlanjutan sektor ini. Dengan adanya regulasi yang tepat dan pengawasan yang ketat, industri pergadaian akan semakin dapat memberikan manfaat bagi perekonomian Indonesia, serta meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Daftar HP Xiaomi Harga 1–2 Juta dengan Spesifikasi dan Fitur Terbaik 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Spesifikasi Redmi Turbo 5 Max Terungkap, Baterai 9000mAh dan Performa Flagship
- Jumat, 06 Februari 2026
Bocoran Spesifikasi Google Pixel 10a, Layar AMOLED 120Hz dan Baterai 5100mAh
- Jumat, 06 Februari 2026
Spesifikasi Realme 16 Terungkap, Baterai 7000mAh dan Layar AMOLED 120Hz
- Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Siapkan Work From Anywhere untuk Dorong Konsumsi dan Ekonomi Lebaran 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
AFPI Lihat Peluang Pertumbuhan Fintech Lending Masih Terbuka Lebar 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Simak Syarat Lengkap Mengajukan KPR Subsidi BCA Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
- Jumat, 06 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
12 Ragam Camilan Imlek 2026 Sarat Filosofi Keharmonisan dan Harapan
- 06 Februari 2026
3.
4.
Rekomendasi 5 Tempat Makan Sambal Rampai Ayam Goreng Pedas Favorit
- 06 Februari 2026











