JAKARTA - Dalam pergerakan yang mengejutkan dunia balap, juara dunia Formula 1 2009, Jenson Button, telah resmi bergabung dengan tim Aston Martin untuk musim 2026, namun bukan sebagai pembalap, melainkan dalam sebuah peran ambassador (duta) yang strategis. Langkah ini menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya setelah pensiun — sebuah langkah yang menghubungkan kembali sejarah dan masa depan Formula 1 di musim yang akan datang.
Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai sosok yang penuh pengalaman dan dihormati di paddock, kini Button mengambil posisi yang menempatkannya di garis depan interaksi tim dengan media, mitra, dan kegiatan komersial lainnya. Pengumuman ini disampaikan secara resmi oleh pihak Aston Martin, menandai hubungan baru antara legenda balap dan salah satu tim yang tengah membangun ulang identitasnya di era baru balapan jet darat ini.
Jejak Karier dan Pengalaman Panjang Jenson Button
Baca Juga10 Tempat Makan 24 Jam di Bandung yang Wajib Dikunjungi Para Pecinta Kuliner Malam
Jenson Button merupakan wajah yang sangat dikenal dalam dunia Formula 1. Ia berkompetisi di kelas utama balap mobil ini dari tahun 2000 hingga 2016, sebuah rentang waktu yang panjang bagi mayoritas pembalap. Pada puncak kariernya, Button berhasil mengangkat gelar juara dunia pada musim 2009 bersama Brawn GP, sebuah prestasi yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Formula 1.
Setelah memutuskan keluar dari persaingan Formula 1, Button tidak sepenuhnya meninggalkan dunia balap. Ia sempat berkompetisi di berbagai ajang seperti Super GT di Jepang, British GT, Rallycross, Extreme E, dan yang terbaru World Endurance Championship (WEC). Bahkan, pada tahun 2024, ia kembali berlomba secara penuh waktu di WEC bersama tim Jota, sebelum akhirnya secara resmi mengakhiri kariernya di akhir tahun lalu. Sepanjang masa ini, Button juga aktif di dunia media sebagai komentator untuk Sky Sports, menunjukkan keterlibatan yang lebih luas dalam dunia motorsport.
Hubungan Lama dengan Honda dan Daya Tarik di Aston Martin
Salah satu aspek paling menarik dari bergabungnya Button dengan Aston Martin adalah keterkaitan historisnya dengan Honda, yang menjadi salah satu elemen penting dalam cerita ini. Honda akan menjadi pemasok mesin baru bagi Aston Martin pada musim 2026, yang membuat hubungan ini bukan sekadar formalitas semata.
Hubungan panjang Button dengan Honda di balap F1 dimulai sejak tahun 2003, ketika ia bergabung dengan tim BAR yang saat itu menggunakan mesin Honda. Ia menunjukkan performa yang konsisten bersama mesin tersebut, termasuk mencapai 10 podium pada musim 2004 dan finis di posisi ketiga klasemen, lalu menambahkan dua podium lagi di musim berikutnya. Kemudian pada tahun 2006, Button meraih kemenangan pertamanya di Formula 1 pada Grand Prix Hungaria dengan mobil bertenaga Honda.
Ketika Honda mengalami kesulitan finansial dan keluar dari olahraga ini pada akhir tahun 2008, tim itu kemudian diambil alih oleh Ross Brawn dan berubah nama menjadi Brawn GP pada 2009 — tim yang kemudian membantu Button meraih gelar juara dunia. Setelah itu, dua musim terakhir kariernya di Formula 1 juga berada dalam kolaborasi dengan Honda ketika mereka bermitra dengan McLaren pada tahun 2015.
Kisah panjang dan berliku ini membuat hubungan Button dengan proyek Aston Martin 2026 menjadi lebih dari sekadar pekerjaan baru — melainkan sebuah pertemuan kembali dengan siklus hidup sejarah dan teknologi di F1. Keterlibatan Honda sebagai partner teknis Aston Martin tampaknya menjadi salah satu faktor kunci yang membuat posisi ambassador tersebut begitu relevan dan strategis.
Komentar Jenson Button soal Peran Barunya
Mengenai peran barunya ini, Button memberikan pernyataan yang menunjukkan antusiasme dan pemahamannya akan konteks besar di balik langkah tersebut. Ia mengatakan:
“Bergabung dengan Aston Martin Aramco selama masa transformasi yang begitu besar dalam sejarah tim dan olahraga ini sungguh menggembirakan bagi saya.”
Button kemudian menambahkan bahwa:
“Kemitraan baru Honda dengan tim ini merupakan daya tarik yang besar, dan saya berharap dapat membawa pengalaman bertahun-tahun saya bekerja dengan mereka ke peran baru saya sebagai duta.”
Selain itu, ia juga berbicara tentang musim yang akan datang:
“Musim 2026 akan sangat menarik, dan menjadi bagian dari tim yang ambisius seperti ini adalah kesempatan yang luar biasa. Saya tidak sabar untuk ke Melbourne.”
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Button melihat tahun 2026 sebagai sebuah momen penting, tidak hanya bagi dirinya secara pribadi tetapi juga bagi Aston Martin secara keseluruhan. Antusiasme ini sejalan dengan fakta bahwa olahraga ini akan memasuki era baru dengan regulasi dan teknologi yang berbeda.
Peran Jenson Button di Aston Martin ke Depan
Menurut pernyataan resmi dari pihak Aston Martin, Button akan memegang peran sebagai ambassador yang mewakili tim dalam berbagai event global, program mitra, dan keterlibatan media di seluruh dunia. Ini berarti bahwa kehadirannya akan terlihat tidak hanya di paddock balap, tetapi juga dalam berbagai aktivitas resmi tim yang melibatkan sponsor dan komunitas penggemar.
Meskipun tidak lagi berada di belakang roda mobil balap, peran ini memungkinkan Button untuk menyumbangkan wawasan, pengalaman, dan kadar kredibilitas tinggi dalam konteks yang lebih luas — mulai dari hubungan publik hingga strategi komunikasi untuk tim yang tengah berkembang. Peran ambassador ini menjembatani pengalaman historis Button dengan strategi masa depan Aston Martin di arena Formula 1.
Dengan semua aspek ini, langkah Button untuk bergabung dengan Aston Martin dalam peran baru ini bukan sekadar perubahan jabatan, tetapi juga simbol kesinambungan dan evolusi dalam karier serta sejarah Formula 1 itu sendiri.
Fery
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
12 Ide Kegiatan Sosial di Bulan Ramadhan yang Bisa Dilakukan Semua Orang
- Rabu, 04 Februari 2026
10 Manfaat Pepaya yang Efektif Mengatasi Sembelit dan Menjaga Kesehatan Tubuh
- Rabu, 04 Februari 2026
8 Cara Ampuh dan Terbukti Secara Ilmiah Meredakan Sakit Kepala Dengan Cepat
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
5 Restoran Hotpot Terbaik di Jakarta yang Wajib Dicoba Saat Cuaca Dingin
- Rabu, 04 Februari 2026
9 Tempat Sarapan di Bawen dengan Menu Tradisional dan Modern Pagi Hari
- Rabu, 04 Februari 2026
7 Cara Membuat Garang Asem Daging Sapi Belimbing Wuluh yang Selalu Menggugah Selera
- Rabu, 04 Februari 2026
7 Resep Bubur Ayam Lezat dan Mudah Dibuat di Rumah untuk Sarapan Sempurna Keluarga
- Rabu, 04 Februari 2026
10 Resep Kue Tepung Hunkwe Kenyal dan Lezat Cocok untuk Semua Kesempatan
- Rabu, 04 Februari 2026












