5 Tempat Legendaris Untuk Menikmati Ayam Bakar dan Panggang Nikmat
- Rabu, 04 Februari 2026
JAKARTA - Ayam goreng mungkin sering kali menjadi pilihan utama ketika berbicara soal hidangan ayam yang lezat.
Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa ayam bakar dan ayam panggang juga memiliki daya tarik yang luar biasa di dunia kuliner Indonesia.
Meskipun kedua olahan ini serupa dalam menggunakan ayam sebagai bahan utama, mereka memiliki perbedaan dalam teknik memasak yang menghasilkan rasa dan tekstur yang berbeda.
Baca JugaRekomendasi 3 Tempat Bolen Enak di Bandung yang Jadi Favorit Wisatawan
Ayam bakar dimasak dengan cara langsung di atas bara api yang membara, sehingga memberikan rasa yang khas dengan aroma asap yang menggoda.
Sedangkan ayam panggang biasanya dimasak menggunakan oven atau alat pemanggang tertutup, yang memungkinkan panas merata dan memberikan hasil ayam yang lebih empuk dan merata.
Menariknya, di balik warung-warung ayam bakar dan ayam panggang yang telah berdiri puluhan tahun, ada cerita-cerita panjang tentang dedikasi, resep turun-temurun, dan perjuangan dalam mempertahankan cita rasa di tengah perubahan zaman.
Ayam Bakar Ganthari, Resep Rahasia Bertahan 30 Tahun
Ayam Bakar Ganthari yang terletak di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, merupakan salah satu tempat kuliner yang telah terkenal selama hampir tiga dekade.
Awalnya, warung ini hanya sebuah tempat makan sederhana. Namun, seiring berjalannya waktu, Ayam Bakar Ganthari kini telah menjadi bagian dari sejarah kuliner Jakarta, dengan lokasi yang lebih modern dan tertata di dalam food court.
Yang tidak berubah dari tempat ini adalah resep ayam bakarnya yang turun-temurun dan sangat dijaga kerahasiaannya.
Bumbu yang digunakan di warung ini sangat khas, dengan rasa manis yang pas, gurih, dan sedikit pedas yang memberikan sentuhan yang memanjakan lidah. Aroma bumbu yang meresap hingga ke tulang ayam membuat setiap suapan menjadi pengalaman yang sulit untuk dilupakan.
Tak heran jika warung ini mampu menjual hingga 500 potong ayam setiap hari, terutama pada akhir pekan.
Pelanggannya pun beragam, mulai dari pelajar, pekerja kantoran, hingga keluarga yang datang untuk menikmati makan siang bersama. Porsi ayam bakar yang disajikan dilengkapi dengan nasi putih hangat, tahu, tempe, lalapan segar, serta sambal yang pedas namun tetap seimbang.
Ayam Panggang Nyonya Anggraini, Ayam Kampung yang Lembut
Beranjak ke Jawa Tengah, tepatnya di sebuah warung yang terkenal dengan ayam panggangnya, Ayam Panggang Nyonya Anggraini.
Warung ini memiliki keunikan tersendiri, terutama dengan penggunaan ayam kampung yang biasanya dikenal lebih keras dan alot. Namun, di Ayam Panggang Nyonya Anggraini, ayam kampung justru terasa sangat lembut.
Rahasia kelezatan ayam panggang di sini terletak pada teknik memasaknya. Sebelum dipanggang, ayam diberi bumbu manis gurih yang meresap hingga ke serat-serat dagingnya, dan kemudian dipanggang dengan suhu yang terkontrol.
Hasilnya adalah ayam panggang yang matang sempurna dengan tekstur daging yang sangat lembut, tanpa kehilangan cita rasa alami dari ayam kampung itu sendiri.
Tak hanya ayam panggang, sambal racikan Nyonya Anggraini juga menjadi favorit banyak pelanggan. Sambalnya pedasnya terasa tajam namun tetap nikmat dan seimbang.
Selain ayam panggang, Anda juga bisa menikmati sate ampela yang menjadi menu pelengkap yang cukup digemari. Konsistensi rasa yang tetap terjaga sejak dulu hingga sekarang menjadikan Ayam Panggang Nyonya Anggraini selalu diburu oleh pelanggan, bahkan mereka yang rela datang dari luar kota untuk mencicipinya.
Ayam Bakar Kambal Cipaku, Konsistensi yang Tak Pernah Berubah
Selanjutnya, kita menuju ke kawasan Cipaku, Jakarta Selatan, di mana terdapat Ayam Bakar Kambal yang juga merupakan salah satu warung legendaris. Ayam Bakar Kambal terkenal dengan konsistensinya dalam menjaga rasa yang otentik. Potongan ayam yang disajikan di sini cukup besar dan diselimuti bumbu yang meresap hingga ke dalam. Perpaduan ayam bakar, nasi hangat, dan sambal yang pedas menjadikan warung ini sangat populer di kalangan pekerja kantoran.
Warung ini selalu ramai, apalagi saat jam makan siang. Pelanggan setia dari tahun ke tahun tidak pernah absen untuk menikmati hidangan ayam bakar yang legendaris ini. Hal ini tentunya karena kualitas rasa yang tetap terjaga dan tidak pernah berubah.
Ayam Bakar Kambal kini telah menjadi langganan favorit bagi banyak orang yang ingin menikmati hidangan ayam bakar dengan cita rasa yang konsisten dan memuaskan.
Ayam Panggang Pak No, Ikon Kuliner Kota Malang
Malang, Jawa Timur, juga memiliki tempat makan ayam panggang yang tak kalah legendaris, yaitu Ayam Panggang Pak No.
Warung sederhana ini telah menjadi destinasi kuliner yang wajib dikunjungi oleh para pecinta ayam panggang. Yang membedakan Ayam Panggang Pak No dengan warung ayam panggang lainnya adalah cara penyajian ayam yang berbeda.
Ayam hanya dipanggang setelah ada pesanan, sehingga pengunjung harus sedikit bersabar untuk menikmati hidangan ini. Namun, rasa yang dihasilkan sangatlah sebanding dengan waktu tunggu yang harus Anda lalui.
Ayam kampung yang sudah dibumbui meresap dengan sempurna dan dipanggang dengan api sedang hingga menghasilkan ayam yang empuk, gurih, dan tetap hangat saat disajikan. Kesederhanaan warung ini justru menjadi daya tarik tersendiri, menjadikannya sebagai tempat yang selalu ramai dengan pengunjung.
Ayam Bakar Abah Kumis Bandung, Kaki Lima Rasa Bintang Lima
Terakhir, kita menuju ke Bandung, untuk menikmati hidangan ayam bakar legendaris di Ayam Bakar Abah Kumis.
Meski hanya berjualan di tenda kaki lima, rasa yang disajikan di sini sangat luar biasa. Abah Kumis, sang pemilik yang sangat ramah dan suka berbincang dengan pelanggan, telah menjadi sosok yang melekat di hati para pengunjung.
Yang menjadi ciri khas Ayam Bakar Abah Kumis adalah sambalnya. Racikan sambal pedas manis yang sangat sulit ditiru membuat banyak orang ketagihan. Sambal ini sangat cocok dipadukan dengan ayam bakar yang disajikan dengan nasi putih hangat.
Tidak mengherankan jika banyak pelanggan setia yang terus kembali, meskipun tempat makannya sederhana. Ayam Bakar Abah Kumis membuktikan bahwa rasa yang otentik bisa dinikmati meskipun dengan tempat makan yang sederhana.
Kuliner ayam bakar dan ayam panggang tidak hanya sekadar hidangan, tetapi juga memiliki kisah yang mendalam.
Dari Jakarta hingga Bandung, warung-warung ayam bakar dan ayam panggang legendaris ini telah mengukir namanya di dunia kuliner Indonesia dengan resep turun-temurun, bumbu rahasia, dan konsistensi rasa yang terus dipertahankan.
Ayam Bakar Ganthari, Ayam Panggang Nyonya Anggraini, Ayam Bakar Kambal, Ayam Panggang Pak No, dan Ayam Bakar Abah Kumis merupakan lima destinasi kuliner yang patut Anda coba jika ingin merasakan sensasi makan ayam bakar dan ayam panggang dengan cita rasa yang tak tertandingi.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
PLN DIY Lakukan Pemeliharaan Jaringan Distribusi Listrik Rabu 4 Februari 2026
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
Manfaat Olahraga Lower Body Sculpt 20 Menit untuk Tubuh Lebih Sehat
- Rabu, 04 Februari 2026
Volkanovski Tegas Tahan Serangan Lopes, Bukan Sekadar Kemenangan di UFC 325
- Rabu, 04 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
4.
Menkeu Yakin Rupiah Menguat ke Level 15 Ribu
- 04 Februari 2026
5.
Purbaya Optimistis Penerimaan Pajak Awal Tahun Terus Menguat
- 04 Februari 2026













