Selasa, 03 Februari 2026

Pupuk Indonesia Modernisasi Pabrik Tertua Kurangi Emisi Karbon Signifikan

Pupuk Indonesia Modernisasi Pabrik Tertua Kurangi Emisi Karbon Signifikan
Pupuk Indonesia Modernisasi Pabrik Tertua Kurangi Emisi Karbon Signifikan

JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), menandai langkah strategis dengan revamping Ammonia Pabrik-2 di Bontang, Kalimantan Timur. 

Pembaruan pabrik ini tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga mengurangi emisi karbon sebesar 110.000 ton CO2 per tahun, sejalan dengan komitmen industri pupuk terhadap praktik ramah lingkungan.

Menurut Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, modernisasi Pabrik-2 mampu menurunkan konsumsi gas sebesar 4 MMBtu per ton amonia, atau lebih dari 10% dari kondisi sebelumnya.

Baca Juga

Mie Gacoan Dukung Bulan K3 Nasional 2026, Perkuat Budaya Kerja Aman di Seluruh Ekosistem Operasional

“Modernisasi pabrik ini merupakan cerminan visi besar negara dalam membangun kemandirian industri pupuk sebagai fondasi keberlanjutan swasembada pangan, sebuah visi yang terus kami lanjutkan hingga hari ini,” ujar Rahmad.

Proyek revamping ini dimulai pada November 2023 terhadap pabrik yang telah beroperasi sejak 1984, dan menjadi tulang punggung produksi perusahaan dengan kapasitas tahunan 595.000 ton amonia dan 570.000 ton urea.

Modernisasi Proses Produksi dan Efisiensi Energi

Pembaruan Pabrik-2 dilakukan melalui penggantian peralatan utama, mencakup shift converter, Ammonia Converter, dan CO2 removal system. Peningkatan ini membuat pabrik lebih hemat biaya sekaligus lebih efisien. 

Dengan pemakaian gas yang lebih rendah dan teknologi terbaru, produksi amonia sebagai bahan baku pupuk menjadi lebih optimal dan ramah lingkungan.

Sistem kontrol pabrik juga kini didukung otomatisasi dan digitalisasi melalui Distributed Control System (DCS). Teknologi ini memungkinkan pengendalian proses lebih akurat, pemantauan secara real-time, serta meningkatkan keandalan operasi. 

Kemudahan analisis gangguan pun membuat peremajaan pabrik dapat memperpanjang umur teknis hingga 15 tahun ke depan.

Dukungan Peraturan Presiden dan Revitalisasi Industri Pupuk Nasional

Keberhasilan revamping Pabrik-2 difasilitasi oleh Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025, yang mempercepat program revitalisasi industri pupuk nasional melalui skema subsidi lebih adaptif. Regulasi ini memberi ruang bagi Pupuk Indonesia untuk melakukan modernisasi pabrik secara terencana dan berkelanjutan.

Selain Pabrik-2, dalam lima tahun ke depan, perusahaan menargetkan peremajaan dan pembangunan enam pabrik lainnya, termasuk Revitalisasi Pusri 3B, pengembangan NPK Phonska VI Petrokimia Gresik, Pabrik Amurea PIM III, serta Kawasan Industri Pupuk (KIP) Fakfak.

“Revamping Ammonia Pabrik-2 merupakan proyek pertama yang diresmikan dari 7 komitmen revitalisasi dan penguatan industri pupuk yang akan dijalankan Pupuk Indonesia Group hingga 2029,” kata Rahmad.

Manfaat Strategis dan Operasional Modernisasi

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, menyatakan modernisasi Pabrik-2 memiliki arti strategis bagi perusahaan. Dengan digitalisasi dan teknologi terbaru, pabrik kini beroperasi lebih efisien dan optimal. 

Hal ini memungkinkan Pupuk Kaltim memastikan pemenuhan kebutuhan bahan baku pupuk nasional secara berkesinambungan, sekaligus mendukung program revitalisasi industri pupuk.

“Modernisasi pabrik ini merupakan investasi jangka panjang untuk menghadirkan produksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Melalui program ini, kami optimistis dapat menjaga pasokan pupuk nasional untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Gusrizal.

Pembaruan Pabrik-2 memastikan efisiensi energi, stabilitas produksi, dan pengurangan emisi, yang pada akhirnya memperkuat posisi Pupuk Indonesia sebagai penyokong utama swasembada pangan nasional.

Digitalisasi dan Otomatisasi Sebagai Pilar Modernisasi

Penerapan Distributed Control System (DCS) memungkinkan monitoring real-time dan kontrol proses yang lebih presisi. 

Hal ini tidak hanya meminimalkan potensi kesalahan, tetapi juga mempermudah analisis gangguan dan meningkatkan keandalan operasi. Sistem digital ini memastikan bahwa proses produksi dapat dijalankan secara optimal dengan risiko minimal.

Modernisasi Pabrik-2 juga menjadi tolok ukur untuk peremajaan pabrik lain yang direncanakan. Dengan pengalaman dan teknologi yang sama, Pupuk Indonesia mampu mentransfer best practices ke pabrik lain sehingga seluruh industri pupuk nasional semakin efisien dan ramah lingkungan.

Kontribusi terhadap Swasembada Pangan dan Lingkungan

Revamping Pabrik-2 mencerminkan investasi jangka panjang Pupuk Indonesia untuk ketahanan pangan nasional. Produksi amonia yang lebih efisien dan hemat energi akan memastikan pasokan pupuk tetap terjaga. 

Selain itu, pengurangan emisi karbon sebanyak 110.000 ton CO2 per tahun menunjukkan kontribusi nyata industri pupuk terhadap upaya mitigasi perubahan iklim.

Pembaruan ini juga mendukung visi keberlanjutan nasional, menggabungkan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Pupuk Indonesia membuktikan bahwa modernisasi industri besar dapat berjalan seiring dengan praktik ramah lingkungan.

Modernisasi Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim merupakan langkah strategis Pupuk Indonesia untuk meningkatkan efisiensi, digitalisasi, dan keberlanjutan produksi pupuk. Proyek ini menurunkan konsumsi energi, memangkas emisi karbon, serta memperpanjang umur pabrik hingga 15 tahun.

Dengan dukungan Perpres Nomor 113 Tahun 2025, serta rencana revitalisasi enam pabrik lain hingga 2029, Pupuk Indonesia menegaskan komitmennya terhadap swasembada pangan nasional dan industri pupuk berkelanjutan. 

Transformasi ini tidak hanya menghadirkan produksi lebih efisien dan ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan Indonesia secara jangka panjang.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

INET Tingkatkan Ekspansi Bisnis dengan Kepemilikan Saham Mayoritas PADA

INET Tingkatkan Ekspansi Bisnis dengan Kepemilikan Saham Mayoritas PADA

Mobil Murah Serbu Pasar Otomotif, ACC Ungkap Peluang Besar Pembiayaan Kendaraan Tahun 2026

Mobil Murah Serbu Pasar Otomotif, ACC Ungkap Peluang Besar Pembiayaan Kendaraan Tahun 2026

Ashmore Asset Management Indonesia Tebar Dividen Interim Miliaran Rupiah di Tengah Program Buyback Saham 2026

Ashmore Asset Management Indonesia Tebar Dividen Interim Miliaran Rupiah di Tengah Program Buyback Saham 2026

Minim Pasokan Mal Baru Bikin Prospek Bisnis Pusat Perbelanjaan Pakuwon Jati Tetap Cerah di 2026

Minim Pasokan Mal Baru Bikin Prospek Bisnis Pusat Perbelanjaan Pakuwon Jati Tetap Cerah di 2026

KA Bandara YIA Kembali Layani Penumpang Selasa Februari 2026 Dengan Jadwal Lengkap Terbaru

KA Bandara YIA Kembali Layani Penumpang Selasa Februari 2026 Dengan Jadwal Lengkap Terbaru