WhatsApp Perkenalkan Fitur Keamanan Ekstra Lindungi Akun Pengguna Berisiko Tinggi
- Kamis, 29 Januari 2026
JAKARTA - WhatsApp menghadirkan pembaruan global dengan fitur baru bernama "Pengaturan Akun Ketat" atau Strict Account Settings. Fitur ini dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal bagi pengguna yang rentan terhadap serangan siber.
Target utama fitur ini mencakup jurnalis, aktivis politik, dan figur publik yang berisiko menjadi sasaran peretasan canggih. Inisiatif ini digulirkan hanya beberapa hari setelah Meta menghadapi gugatan hukum terkait klaim privasi di platformnya.
WhatsApp menjelaskan bahwa mode ketat akan membawa akun pengguna ke tingkat pembatasan maksimal. Mekanisme ini membatasi sejumlah aspek krusial agar celah keamanan sulit dieksploitasi pihak tidak bertanggung jawab.
Baca JugaBermain Drum Bukan Hanya Musik, Tapi Latihan Intensif bagi Kesehatan Otak
“Di WhatsApp, kami berpikir Anda harus dapat melakukan percakapan pribadi secara online, sama seperti yang Anda lakukan secara langsung. Namun kami juga mengetahui sebagian kecil pengguna kami mungkin memerlukan perlindungan ekstrem terhadap serangan siber yang sangat canggih,” tulis WhatsApp dalam blog resmi, Rabu, 28 Januari 2026.
Pembatasan Utama pada Strict Account Settings
Lampiran berkas serta media foto dan video dari pengirim yang tidak tersimpan di kontak akan diblokir otomatis. Selain itu, panggilan dari nomor asing akan dibisukan untuk mencegah gangguan dan potensi pelacakan.
Fitur pratinjau tautan atau link previews dinonaktifkan untuk mengurangi risiko eksekusi kode berbahaya. Sistem juga memblokir pesan massal dari pengirim asing secara otomatis sebagai lapisan keamanan tambahan.
Verifikasi dua langkah akan aktif sejak awal saat pengguna masuk ke akun. Selain itu, notifikasi keamanan akan muncul jika kode keamanan lawan bicara berubah, menjadi indikator potensi penyadapan atau perpindahan perangkat.
Pengaturan visibilitas profil juga diatur secara ketat. Informasi seperti "Terakhir Dilihat", status online, foto profil, dan detail “About” hanya dapat diakses oleh daftar kontak yang tersimpan.
Teknologi dan Keamanan di Balik Layar
WhatsApp menggunakan bahasa pemrograman Rust dalam sistem operasionalnya. Tujuannya untuk meningkatkan keamanan memori sehingga pesan, foto, dan video pengguna terlindungi dari kerentanan yang biasa dimanfaatkan spyware.
Pengaktifan Strict Account Settings bersifat opsional. WhatsApp menegaskan fitur ini dapat mengurangi kenyamanan penggunaan aplikasi demi mencapai standar keamanan yang lebih tinggi.
Peluncuran fitur ini dilakukan secara bertahap kepada pengguna global dalam beberapa minggu ke depan. Pengguna yang ingin mengaktifkannya bisa mengakses menu Pengaturan > Privasi > Lanjutan (Settings > Privacy > Advanced).
Dengan fitur ini, WhatsApp menegaskan komitmennya melindungi percakapan pribadi pengguna. Perlindungan ekstra ini ditujukan bagi mereka yang berisiko tinggi menghadapi ancaman siber serius.
Manfaat Fitur bagi Pengguna Rentan
Mode akun ketat memberikan keamanan lebih bagi jurnalis dan aktivis yang kerap menjadi target peretasan. Dengan pembatasan pengiriman berkas dan media, risiko kebocoran informasi sensitif dapat diminimalkan.
Blokir panggilan dari nomor asing membantu mencegah pelacakan lokasi dan gangguan yang disengaja. Selain itu, notifikasi perubahan kode keamanan menambah lapisan perlindungan terhadap penyadapan.
Pengaturan privasi yang diperketat pada profil membuat informasi pribadi tidak mudah diakses. Dengan kontrol penuh atas visibilitas data, pengguna dapat menjaga identitas dan aktivitas digital tetap aman.
Penggunaan Rust dalam sistem operasional juga menambah keandalan keamanan. Implementasi teknologi ini mencegah potensi eksploitasi celah perangkat lunak yang bisa membahayakan akun pengguna.
Pihak WhatsApp menekankan bahwa perlindungan ekstra ini penting bagi segmen pengguna tertentu. Hal ini memungkinkan mereka menggunakan aplikasi tanpa khawatir data pribadi dicuri atau disalahgunakan.
Bagi pengguna reguler, fitur opsional ini tetap tersedia jika diperlukan. Hal ini menegaskan fleksibilitas WhatsApp dalam menyesuaikan keamanan sesuai kebutuhan masing-masing individu.
Dengan aktivasi fitur ini, WhatsApp menegaskan pentingnya keamanan digital. Platform pesan instan terbesar ini berupaya mengimbangi risiko serangan siber yang semakin canggih di era modern.
Pengguna yang mengaktifkan Strict Account Settings akan mendapatkan pengalaman lebih aman meski harus menyesuaikan kenyamanan penggunaan aplikasi. Keputusan ini menunjukkan prioritas antara keamanan dan kemudahan akses pesan.
Peluncuran fitur ini juga menjadi respons terhadap tuntutan privasi pengguna yang meningkat secara global. WhatsApp memastikan bahwa komunikasi digital tetap terlindungi bagi mereka yang paling membutuhkan.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
5 Tempat Makan Malam Dekat Kota Tua Jakarta yang Bikin Pekerja Betah
- Kamis, 29 Januari 2026
5 Rekomendasi Sarapan Lezat di Bogor yang Bisa Langsung Dibawa ke Kantor
- Kamis, 29 Januari 2026
Resep Kroket Kentang Daging Rumahan Praktis, Lezat, dan Higienis untuk Keluarga
- Kamis, 29 Januari 2026
5 Tempat Makan Siang Favorit Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya yang Wajib Dicoba
- Kamis, 29 Januari 2026
Berita Lainnya
Bocoran Render Samsung Galaxy A37 dan A57 Ungkap Desain Tipis Kamera 50MP
- Kamis, 29 Januari 2026
Rekomendasi Tempat Healing Terbaik di Semarang untuk Melepas Penat dan Pulihkan Energi
- Kamis, 29 Januari 2026
Panduan Lengkap Wisata Skotlandia Terpopuler dengan Kastil, Alam, dan Kuliner Ikonik
- Kamis, 29 Januari 2026
Terpopuler
1.
2.
KemenPPPA Tegaskan Haji Harus Berjalan Inklusif dan Bermartabat
- 29 Januari 2026
3.
Erick Thohir Bahas Tawaran Uji Coba Timnas Indonesia dari China
- 29 Januari 2026












