Sabtu, 24 Januari 2026

10 Makanan Khas Jogja Bebas Gluten Cocok Untuk Semua Wisatawan

10 Makanan Khas Jogja Bebas Gluten Cocok Untuk Semua Wisatawan
10 Makanan Khas Jogja Bebas Gluten Cocok Untuk Semua Wisatawan

JAKARTA - Berkunjung ke Yogyakarta tidak lengkap tanpa mencicipi ragam kuliner tradisionalnya. 

Namun, bagi sebagian orang yang sensitif terhadap gluten atau menderita penyakit Celiac, pilihan makanan kadang terbatas. Untungnya, banyak makanan khas Jogja berbahan dasar alami yang bebas gluten.

Gluten merupakan protein yang ditemukan pada gandum, barley, dan rye. Pada sebagian orang, gluten bisa memicu gangguan pencernaan hingga peradangan. Beruntung, kuliner Jogja banyak menggunakan beras, ketan, singkong, dan santan, sehingga aman dikonsumsi sekaligus mudah dicerna.

Baca Juga

Rekomendasi 8 Tempat Kuliner Terbaik di Pati Bagi Pecinta Makanan

10 makanan khas Jogja yang gluten free, mulai dari jajanan sederhana hingga hidangan utama yang bisa dinikmati semua orang.

Klepon: Bola Hijau Manis dan Kenyal

Klepon merupakan bola ketan hijau berisi gula merah cair yang populer di pasar tradisional. Teksturnya kenyal karena menggunakan tepung ketan, bukan terigu. Aroma pandan khas menambah kesegaran saat digigit.

Rasa manis gula merah berpadu gurih kelapa parut, sederhana tapi memuaskan. Harga klepon berkisar Rp2.000 hingga Rp5.000 per buah, tergantung ukuran dan lokasi penjual.

Gethuk Lindri: Singkong Lembut Berwarna-warni

Gethuk Lindri dibuat dari singkong yang ditumbuk halus dan dibentuk berpilin. Warnanya cerah dan teksturnya lembut, cocok untuk pencinta camilan ringan.

Disajikan dengan taburan kelapa parut, gethuk lindri menawarkan rasa manis dan gurih alami. Satu porsi biasanya dijual Rp5.000 hingga Rp10.000.

Gatot: Singkong Kukus Tradisional

Gatot dibuat dari singkong kering yang dikukus ulang, menghasilkan tekstur kenyal dan rasa manis alami lebih dalam. Berbahan singkong murni, gatot aman dikonsumsi bagi yang bebas gluten.

Sering disajikan bersama kelapa parut atau dicampur tiwul, harganya berkisar Rp5.000 hingga Rp8.000 per porsi, pas untuk camilan sore.

Gudeg: Ikon Kuliner Jogja

Gudeg merupakan hidangan khas Jogja berbahan nangka muda dimasak lama dengan santan dan gula aren. Tanpa tepung gandum, gudeg aman untuk diet bebas gluten.

Dalam satu porsi lengkap biasanya terdapat nasi, gudeg, sambal krecek, telur, dan ayam. Harganya mulai Rp15.000 hingga Rp40.000, tergantung pilihan lauk dan tempat makan.

Lupis: Legit dan Lembut Berbalut Gula Merah

Lupis terbuat dari beras ketan yang direbus hingga padat, kemudian disiram gula merah cair dan taburan kelapa parut. Teksturnya lembut dan legit, menjadikannya camilan manis-gurih yang seimbang.

Umumnya dijual sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per porsi di pasar tradisional.

Cenil: Jajanan Kenyal dari Tepung Tapioka

Cenil berbentuk kotak kecil berwarna-warni, dibuat dari tepung tapioka atau sagu sehingga bebas gluten. Biasanya disajikan satu tampah bersama lupis atau tiwul.

Rasanya kenyal dengan sensasi gula merah dan kelapa parut, harganya sekitar Rp5.000 per porsi kecil.

Lemper: Ketan Pulen Berisi Ayam Gurih

Lemper menggunakan ketan sebagai pembungkus isian ayam, aman bagi diet bebas gluten. Nasi ketan yang pulen menciptakan rasa seimbang tanpa tambahan terigu.

Satu buah lemper dijual Rp3.000 hingga Rp7.000, dengan catatan bumbu ayam tidak menggunakan kecap berbasis gandum.

Ketan Bumbu: Pulen dan Gurih Pedas Ringan

Ketan bumbu memadukan ketan putih dengan urap atau serundeng. Teksturnya pulen dengan rasa gurih pedas ringan, cocok untuk sarapan atau pengganjal lapar.

Semua bahan berbasis beras ketan dan kelapa, sehingga termasuk makanan khas Jogja bebas gluten. Harga berkisar Rp8.000 hingga Rp15.000 per porsi.

Bubur Sumsum: Lembut dan Manis

Bubur sumsum terbuat dari tepung beras dan santan, disajikan dengan kuah gula merah. Teksturnya halus, mudah dicerna, dan aman untuk semua usia termasuk penderita sensitivitas gluten.

Rasa manis ringan dipadu aroma pandan menenangkan. Di pasaran, bubur sumsum biasanya dijual Rp5.000 hingga Rp10.000 per mangkuk.

Sate Klathak: Gurih Alami dari Daging Kambing

Sate klathak berbeda dari sate biasa karena menggunakan tusuk besi dan bumbu minimalis berupa garam. Daging kambing dipanggang tanpa baluran tepung, menjadikannya aman bagi diet bebas gluten.

Rasa gurih alami dan aroma khas bakar membuat sate klathak favorit banyak orang. Harganya Rp25.000 hingga Rp40.000 per porsi tergantung jumlah tusuk dan lokasi warung.

Kuliner Jogja Ramah Diet Gluten

Bagi wisatawan yang mencari jajanan tradisional aman bagi diet bebas gluten, Jogja menawarkan banyak pilihan. Dari klepon, gethuk, gatot, hingga gudeg dan sate klathak, kuliner ini tetap mempertahankan cita rasa autentik Yogyakarta.

Selain aman, semua hidangan tersebut relatif terjangkau, mudah ditemukan di pasar atau warung tradisional, dan tentu memuaskan lidah penikmat kuliner.

Dengan berbagai opsi ini, siapa pun bisa menikmati kelezatan khas Jogja tanpa khawatir terhadap gluten, sekaligus merasakan budaya kuliner lokal yang kaya dan unik.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cara Membuat Takoyaki Lembut, Bulat, dan Anti Lengket Sempurna

Cara Membuat Takoyaki Lembut, Bulat, dan Anti Lengket Sempurna

Rekomendasi 5 Tempat Makan Bebek Goreng Terkenal dan Nikmat di Solo

Rekomendasi 5 Tempat Makan Bebek Goreng Terkenal dan Nikmat di Solo

6 Resep Rebusan Daun Alpukat Ampuh Untuk Kesehatan Tubuh

6 Resep Rebusan Daun Alpukat Ampuh Untuk Kesehatan Tubuh

Bahaya Memencet Jerawat di Area Wajah Ini yang Jarang Disadari Banyak Orang

Bahaya Memencet Jerawat di Area Wajah Ini yang Jarang Disadari Banyak Orang

Investasi Hobi Kreatif untuk Otak Tajam, Awet Muda, dan Fungsi Kognitif Optimal Sepanjang Usia

Investasi Hobi Kreatif untuk Otak Tajam, Awet Muda, dan Fungsi Kognitif Optimal Sepanjang Usia