Jumat, 23 Januari 2026

Investasi Emas dan Perak Batangan Kian Dilirik, Ini Alasan Lebih Menguntungkan daripada Perhiasan

Investasi Emas dan Perak Batangan Kian Dilirik, Ini Alasan Lebih Menguntungkan daripada Perhiasan
Investasi Emas dan Perak Batangan Kian Dilirik, Ini Alasan Lebih Menguntungkan daripada Perhiasan

JAKARTA - Ketika kondisi ekonomi global terus bergerak penuh ketidakpastian, banyak orang mulai mencari aset yang dinilai lebih stabil untuk menjaga nilai kekayaan. Di tengah situasi tersebut, investasi emas dan perak kembali menjadi sorotan sebagai pilihan lindung nilai yang relatif aman.

Investasi emas dan perak batangan dinilai lebih menguntungkan sebagai instrumen murni dibandingkan perhiasan, terutama dari transparansi harga, likuiditas, dan potensi imbal hasil ketika dijual kembali. Faktor inilah yang membuat minat masyarakat terhadap logam mulia kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Pergerakan harga emas dan perak yang konsisten juga memberi sinyal positif bagi investor jangka menengah hingga panjang. Selain itu, kemudahan transaksi dan standar kualitas yang jelas membuat logam mulia batangan semakin diminati.

Baca Juga

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Berdasarkan situs Sahabat Pegadaian, harga emas cetakan Galeri24 dan UBS kompak naik pada perdagangan Selasa, 20 Januari 2026. Kenaikan ini mencerminkan tren positif di tengah sentimen global yang masih penuh tekanan.

Harga emas Galeri24 tercatat di Rp2,731 juta per gram, naik Rp43 ribu dari harga Senin, 19 Januari 2026 yang berada di Rp2,688 juta per gram. Sementara, harga emas UBS dipatok Rp2,783 juta per gram, naik Rp44 ribu dari harga hari sebelumnya sebesar Rp2,739 per gram.

Berdasarkan data situs Logam Mulia Antam, harga dasar emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp2,705 juta, naik tipis dari hari sebelumnya di Rp2,703 juta per gram. Pergerakan ini menunjukkan bahwa emas batangan tetap menjadi instrumen favorit di tengah dinamika pasar.

Sementara itu, harga perak juga mencatatkan kinerja yang tak kalah impresif. Untuk harga perak spot melonjak 3,6 persen ke US$93,15 per ounce, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi US$94,08 per ounce.

Mengapa Batangan Lebih Unggul daripada Perhiasan

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P Sasmita mengatakan emas dan perak batangan jauh lebih unggul dibandingkan perhiasan, dari perspektif investasi murni. Menurutnya, nilai emas dan perak batangan hampir sepenuhnya merefleksikan harga logam mulia atau spot price, dengan komponen biaya tambahan yang relatif kecil dan sangat transparan.

"Ketika harga emas atau perak naik di pasar global, nilai batangan ikut naik hampir satu banding satu. Inilah yang membuatnya efisien sebagai instrumen investasi," ujar Ronny.

Sebaliknya, Ronny menjelaskan perhiasan mengandung banyak unsur non-investasi, seperti ongkos desain, biaya pengerjaan, merek, serta margin toko yang cenderung tidak diakui kembali saat perhiasan dijual. Faktor-faktor ini membuat nilai jual kembali perhiasan sering kali tidak sebanding dengan harga belinya.

"Ketika dilepas ke pasar sekunder, perhiasan umumnya dihargai hanya berdasarkan berat dan kadar logamnya, bahkan sering kali masih dipotong biaya lebur. Akibatnya, secara ekonomi, perhiasan mengalami built-in loss sejak hari pertama dibeli," terangnya.

Ronny menambahkan kelemahan lain dari investasi perhiasan adalah likuiditas dan transparansi harga sehingga kurang ideal bagi investor yang mengejar kepastian nilai. Perhiasan juga sangat dipengaruhi tren desain dan kondisi fisik, yang dapat memengaruhi harga jual kembali.

Ia menerangkan emas dan perak batangan memiliki standar berat dan kemurnian yang jelas, diakui secara luas, dan mudah dijual kembali di banyak tempat dengan selisih harga jual-beli yang relatif sempit. Sementara, perhiasan nilainya sangat subjektif, bergantung pada selera pasar, kondisi fisik, dan penilaian pedagang.

"Jadi dalam konteks ketidakpastian ekonomi global saat ini, mulai dari tensi geopolitik, risiko resesi, volatilitas pasar keuangan, hingga kebijakan suku bunga global, logam mulia batangan memang lebih tepat diposisikan sebagai instrumen lindung nilai (hedging)," kata Ronny.

Ia mengatakan emas dan perak secara historis berfungsi sebagai store of value ketika mata uang tertekan dan aset finansial berfluktuasi tajam. Hal ini menjadikan logam mulia sebagai aset pelindung yang tetap relevan dari waktu ke waktu.

"Karena efisiensi dan kemurnian nilainya, bekerja lebih optimal untuk tujuan tersebut dibanding perhiasan," ujar Ronny.

Dengan demikian, Ronny menegaskan emas dan perak batangan adalah pilihan rasional jika tujuannya adalah investasi dan perlindungan nilai kekayaan sedangkan perhiasan relevan dengan fungsi estetika dan sosial bukan instrumen investasi. Pandangan ini mempertegas perbedaan mendasar antara fungsi konsumsi dan fungsi investasi.

"Perhiasan tetap relevan untuk fungsi estetika dan sosial, tetapi jika dijadikan instrumen investasi, ekspektasinya perlu disesuaikan," pungkasnya.

Likuiditas dan Efisiensi Nilai Jadi Kunci

Terpisah, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan perhiasan mempunyai kelemahan, salah satunya harganya bisa dipotong banyak biaya administrasi. Biaya tersebut membuat nilai jual kembali menjadi lebih rendah dibandingkan harga beli awal.

"Apalagi kalau dianggap perhiasan yang sudah dipakai, harga jual kembalinya jauh lebih rendah, meskipun harga emasnya sedang naik," ujar Bhima.

Bhima menambahkan perhiasan tidak mudah untuk diperjualbelikan dibandingkan logam mulia batangan, termasuk emas dan perak. Hal ini karena perhiasan memerlukan proses penilaian ulang yang sering kali bergantung pada subjektivitas pedagang.

Sementara logam mulia batangan mempunyai kemurnian tinggi dan tidak banyak campuran sehingga harganya di pasaran bisa lebih tinggi ketika dijual kembali. Standar kualitas yang jelas membuat transaksi lebih cepat dan efisien.

"Jadi memang disarankan kenapa bahkan bagi yang mau menikah, maharnya berbentuk logam mulia atau batangan, bukan perhiasan. Karena itu justru jauh lebih menguntungkan dalam jangka panjang," tambahnya.

Pandangan tersebut menunjukkan bahwa logam mulia batangan tidak hanya relevan bagi investor, tetapi juga untuk perencanaan keuangan jangka panjang dalam konteks keluarga. Pilihan ini dinilai lebih rasional dari sisi ekonomi.

Edukasi Investasi Logam Mulia Masih Perlu Ditingkatkan

Bhima pun menyayangkan edukasi terkait investasi logam mulia batangan masih kurang di masyarakat. Padahal investasi emas dan perak batangan bisa melindungi dari inflasi.

"Edukasi masih kurang, sehingga banyak orang memburu emas karena harganya sedang naik, yang dibeli justru emas perhiasan. Padahal kalau untuk investasi dan melindungi dari inflasi, yang paling tepat adalah logam mulia emas batangan," ungkap Bhima.

Fenomena ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap emas masih banyak dipengaruhi aspek estetika dibandingkan aspek finansial. Padahal, dari sisi investasi, bentuk batangan lebih efisien dan transparan.

Kurangnya literasi keuangan juga membuat sebagian masyarakat belum sepenuhnya memahami perbedaan antara emas konsumsi dan emas investasi. Hal ini berpotensi mengurangi manfaat optimal dari kepemilikan emas dalam jangka panjang.

Dengan meningkatnya volatilitas pasar keuangan global, kebutuhan akan instrumen lindung nilai menjadi semakin mendesak. Dalam kondisi ini, emas dan perak batangan dinilai lebih mampu menjaga daya beli aset dibandingkan bentuk perhiasan.

Selain itu, standar harga global yang melekat pada logam mulia batangan membuat investor lebih mudah memantau pergerakan nilainya. Transparansi ini menjadi salah satu keunggulan utama dibandingkan aset fisik lainnya.

Ketersediaan berbagai ukuran batangan juga memudahkan masyarakat untuk berinvestasi sesuai kemampuan finansial masing-masing. Hal ini membuka peluang bagi investor pemula untuk mulai berinvestasi secara bertahap.

Di sisi lain, likuiditas yang tinggi membuat emas dan perak batangan dapat dengan mudah dicairkan ketika dibutuhkan. Kondisi ini memberikan fleksibilitas yang penting dalam pengelolaan keuangan pribadi.

Dengan karakteristik tersebut, emas dan perak batangan semakin relevan di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung. Instrumen ini tidak hanya berfungsi sebagai aset pelindung, tetapi juga sebagai sarana diversifikasi portofolio.

Perbedaan mendasar antara batangan dan perhiasan terletak pada tujuan kepemilikan. Jika perhiasan lebih menonjolkan fungsi estetika dan sosial, batangan lebih mengedepankan fungsi finansial dan perlindungan nilai.

Oleh karena itu, pemahaman yang tepat mengenai fungsi masing-masing bentuk emas menjadi penting sebelum memutuskan untuk membeli. Keputusan investasi yang rasional membutuhkan informasi yang akurat dan komprehensif.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang, minat terhadap logam mulia batangan diperkirakan akan terus bertumbuh. Tren ini sejalan dengan kebutuhan akan aset yang stabil dan relatif tahan terhadap inflasi.

Pada akhirnya, emas dan perak batangan tidak hanya menjadi simbol keamanan finansial, tetapi juga representasi strategi investasi yang lebih matang. Instrumen ini memberikan keseimbangan antara keamanan nilai dan fleksibilitas likuiditas.

Dalam konteks ekonomi global yang penuh tantangan, pilihan investasi yang efisien dan transparan menjadi semakin krusial. Logam mulia batangan dinilai mampu memenuhi kebutuhan tersebut secara optimal.

Zahra

Zahra

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Gen Z Ubah Peta Investasi Nasional, OJK Soroti Lonjakan Minat Aset Berisiko Tinggi

Gen Z Ubah Peta Investasi Nasional, OJK Soroti Lonjakan Minat Aset Berisiko Tinggi

Revolusi Finansial Pribadi: Cara Teknologi dan AI Membantu Kelola Uang Lebih Cerdas di Era Digital

Revolusi Finansial Pribadi: Cara Teknologi dan AI Membantu Kelola Uang Lebih Cerdas di Era Digital

Rupiah Menguat Bertahap di Awal Pekan, Investor Pantau Pergerakan Nilai Tukar Secara Ketat

Rupiah Menguat Bertahap di Awal Pekan, Investor Pantau Pergerakan Nilai Tukar Secara Ketat

Lonjakan Investasi Emas Antam Hari Ini Pecahkan Rekor Baru di Tengah Gejolak Global

Lonjakan Investasi Emas Antam Hari Ini Pecahkan Rekor Baru di Tengah Gejolak Global

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun Serentak, Peluang Baru untuk Investor Logam Mulia

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun Serentak, Peluang Baru untuk Investor Logam Mulia