Rekomendasi Saham Trading Hari Ini Jumat 23 Januari 2026 Berpeluang Menguat
- Jumat, 23 Januari 2026
JAKARTA - Pergerakan pasar saham pada akhir pekan ini kembali menjadi sorotan pelaku pasar.
Setelah sempat melemah pada penutupan perdagangan sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan memiliki peluang untuk bergerak menguat pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026. Kondisi ini tidak terlepas dari kombinasi sentimen global dan domestik yang mulai menunjukkan sinyal positif.
Pada perdagangan Kamis kemarin, IHSG tercatat ditutup melemah 18,15 poin atau sekitar 0,2 persen ke level 8.992,1. Pelemahan tersebut terjadi di tengah sikap wait and see investor menjelang sejumlah agenda ekonomi global. Meski demikian, koreksi ini dinilai masih wajar dan belum mengubah tren jangka pendek IHSG secara keseluruhan.
Baca JugaSinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
Sentimen Global dan Regional Mulai Mendukung Pasar
Dari kawasan regional, indeks saham Asia-Pasifik pada perdagangan hari ini terpantau bergerak mayoritas menguat. Penguatan ini mengikuti kinerja positif bursa Wall Street yang berhasil ditopang oleh meredanya ketegangan geopolitik global. Investor global juga tengah menantikan keputusan penting dari Bank of Japan atau BOJ, yang turut memengaruhi sentimen risiko di pasar keuangan.
Meredanya tekanan geopolitik memberikan ruang bagi pelaku pasar untuk kembali masuk ke aset berisiko, termasuk saham. Aliran dana asing yang sebelumnya cenderung berhati-hati mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang mendorong optimisme terhadap potensi penguatan IHSG dalam jangka pendek.
Pergerakan IHSG Masih Dalam Rentang Konsolidasi
Secara teknikal, IHSG saat ini masih bergerak dalam fase konsolidasi setelah mencatatkan kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Pelemahan tipis pada penutupan sebelumnya dipandang sebagai aksi ambil untung jangka pendek, bukan sinyal pembalikan arah tren. Dengan tetap bertahannya IHSG di area 8.900-an, peluang rebound masih terbuka.
Pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati level support dan resistance utama IHSG. Selama indeks mampu bertahan di atas area support terdekat, potensi penguatan lanjutan masih cukup besar. Dalam kondisi seperti ini, strategi trading jangka pendek dengan manajemen risiko yang ketat dinilai lebih relevan.
Strategi Trading Berdasarkan Analisis Teknikal
Melihat situasi dan sentimen yang berkembang, sejumlah analis memberikan rekomendasi saham pilihan untuk diperdagangkan hari ini. Rekomendasi ini disusun berdasarkan analisis teknikal dengan mempertimbangkan pola pergerakan harga, level support dan resistance, serta momentum jangka pendek.
Pendekatan trading harian menuntut kedisiplinan dalam menetapkan target harga dan batas kerugian. Investor disarankan untuk tidak hanya berfokus pada potensi keuntungan, tetapi juga memperhatikan risiko yang melekat pada setiap transaksi. Dengan strategi yang terukur, peluang cuan tetap dapat dimaksimalkan di tengah dinamika pasar.
Saham Pilihan Rekomendasi Mandiri Sekuritas
Mandiri Sekuritas menjadi salah satu pihak yang merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk trading pada Jumat ini. Saham pertama yang direkomendasikan adalah TLKM. Saham ini mendapatkan rekomendasi buy dengan harga penutupan di level 3.740. Target harga TLKM berada di 3.790 dengan area support di 3.710 dan resistance di 3.790. Stop loss atau reversal disarankan di level 3.710.
Selain TLKM, saham AADI juga masuk dalam daftar rekomendasi. Saham ini direkomendasikan buy dengan harga penutupan 7.975. Target harga AADI ditetapkan di level 8.200 dengan support di 7.875 dan resistance di 8.200. Adapun batas stop loss atau reversal berada di area 7.875, yang perlu dicermati trader untuk menjaga risiko.
HMSP Jadi Alternatif Trading Jangka Pendek
Saham lain yang direkomendasikan untuk trading hari ini adalah HMSP. Saham ini memperoleh rekomendasi buy dengan harga penutupan di level 815. Target harga yang ditetapkan berada di 835, sementara level support berada di 805 dan resistance di 835. Stop loss atau reversal disarankan pada level 805 untuk mengantisipasi pergerakan yang tidak sesuai ekspektasi.
Dengan volatilitas pasar yang masih relatif terjaga, HMSP dinilai memiliki peluang pergerakan menarik dalam jangka pendek. Namun demikian, investor tetap perlu mencermati pergerakan volume dan sentimen pasar secara keseluruhan agar keputusan trading tetap selaras dengan kondisi pasar.
Secara keseluruhan, peluang penguatan IHSG pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026, masih terbuka seiring membaiknya sentimen global dan regional. Meski demikian, strategi trading selektif dengan disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci utama bagi investor untuk meraih hasil optimal di tengah pergerakan pasar yang dinamis.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Layanan SIM Keliling Jakarta Siap Bantu Perpanjang SIM Di Lima Lokasi
- Jumat, 23 Januari 2026
BPBD Jakarta Peringatkan Hujan Lebat Potensial Guyur Ibu Kota Hingga 24 Januari
- Jumat, 23 Januari 2026
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Masih Dibuka di 14 Lokasi Jadetabek
- Jumat, 23 Januari 2026
Wamenag Tekankan Kualitas Layanan KUA Harus Meningkat dan Tidak Lambat
- Jumat, 23 Januari 2026
Berita Lainnya
Investasi Minerba Melonjak, Hilirisasi Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional
- Jumat, 23 Januari 2026
Gen Z Ubah Peta Investasi Nasional, OJK Soroti Lonjakan Minat Aset Berisiko Tinggi
- Jumat, 23 Januari 2026
Lonjakan Investasi Emas Antam Hari Ini Pecahkan Rekor Baru di Tengah Gejolak Global
- Jumat, 23 Januari 2026
Terpopuler
1.
9 Tanda Tubuh Overdosis Garam yang Wajib Diwaspadai
- 23 Januari 2026
2.
Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat yang Efektif
- 23 Januari 2026
3.
Pakar Hati-Hati! Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump
- 23 Januari 2026












