Lonjakan Perdagangan Kripto Pintu Melaju Pesat Dorong Minat Trader Derivatif Indonesia
- Jumat, 23 Januari 2026
JAKARTA - Perkembangan industri kripto di Indonesia kembali menunjukkan dinamika yang signifikan.
Di tengah volatilitas pasar global, aktivitas perdagangan justru mencatat pertumbuhan yang agresif, khususnya pada segmen derivatif kripto. Kondisi ini menandakan bahwa minat trader terhadap instrumen berisiko tinggi namun berpotensi imbal hasil besar masih terus meningkat, seiring makin matangnya pemahaman dan strategi pelaku pasar.
PT Pintu Kemana Saja menjadi salah satu pemain yang mencatatkan kinerja menonjol sepanjang akhir 2025. Perusahaan ini melaporkan lonjakan tajam pada aktivitas perdagangan derivatif kripto melalui Pintu Futures. Data internal menunjukkan bahwa partisipasi trader dan volume transaksi tumbuh jauh melampaui periode sebelumnya, mencerminkan perubahan perilaku investor dalam merespons kondisi pasar yang fluktuatif.
Baca JugaSinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
Trader Aktif Bulanan Melonjak Tajam Secara Tahunan
Pada kuartal IV 2025, Pintu mencatat pertumbuhan trader aktif bulanan atau Monthly Trading Users pada perdagangan derivatif kripto hampir 500 persen secara tahunan. Angka ini mencerminkan peningkatan minat yang sangat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus menunjukkan bahwa instrumen derivatif semakin diminati oleh trader Indonesia.
Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad, mengungkapkan bahwa lonjakan ini tidak hanya terlihat dari jumlah pengguna aktif, tetapi juga dari aktivitas transaksi yang semakin intens. Pertumbuhan tersebut menandakan bahwa trader tidak sekadar mencoba, melainkan aktif memanfaatkan produk derivatif sebagai bagian dari strategi perdagangan mereka.
Volume Dan Frekuensi Transaksi Ikut Melejit
Selain jumlah trader aktif, volume perdagangan derivatif kripto di Pintu Futures juga mengalami peningkatan besar. Secara tahunan, volume trading tercatat melonjak hingga 370 persen pada periode yang sama. Tak hanya itu, frekuensi perdagangan ikut naik lebih dari 300 persen, menunjukkan bahwa trader semakin aktif bertransaksi.
Iskandar menjelaskan bahwa indikator lain juga memperkuat tren positif tersebut. Jumlah pengguna aktif meningkat sebesar 226 persen, sementara frekuensi deposit melonjak lebih dari 450 persen. Data ini mencerminkan kepercayaan pengguna terhadap platform serta kesiapan modal trader untuk berpartisipasi lebih aktif di pasar derivatif kripto.
Derivatif Kripto Dinilai Fleksibel Hadapi Kondisi Pasar
Menurut Iskandar, perdagangan derivatif kripto membuka peluang bagi trader untuk mengoptimalkan strategi dalam berbagai kondisi pasar. Melalui instrumen ini, trader dapat mengambil posisi long maupun short sesuai dengan analisis dan strategi masing-masing, baik saat harga naik maupun turun.
Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu alasan mengapa derivatif kripto semakin diminati. Di tengah pasar yang bergerak tidak menentu, kemampuan untuk tetap bertransaksi dan mencari peluang dinilai menjadi keunggulan tersendiri bagi trader yang memahami karakteristik instrumen derivatif.
Potensi Pasar Nasional Masih Sangat Terbuka
Jika melihat skala global, data dari Coinglass mencatat total perdagangan derivatif kripto sepanjang 2025 mencapai USD 85,70 triliun atau sekitar Rp 1.445 kuadriliun. Angka ini menunjukkan betapa dominannya perdagangan derivatif dalam ekosistem kripto global saat ini.
Namun, Iskandar menilai bahwa ruang pertumbuhan di Indonesia masih sangat besar. Secara nasional, data dari bursa kripto CFX menunjukkan bahwa perdagangan derivatif kripto dari September 2024 hingga September 2025 baru mencapai Rp 73,8 triliun. Perbandingan ini mengindikasikan potensi ekspansi yang masih luas di pasar domestik.
Kesadaran Risiko Dan Pentingnya Manajemen Trading
Meski mencatat pertumbuhan pesat, Iskandar mengingatkan bahwa derivatif kripto merupakan instrumen dengan karakter high risk high return. Oleh karena itu, persiapan yang matang menjadi faktor krusial sebelum terjun ke perdagangan futures kripto. Trader diimbau untuk memperketat manajemen risiko agar dapat bertahan dalam kondisi pasar yang volatil.
Ia juga menegaskan pentingnya prinsip Do Your Own Research atau DYOR. Seluruh keputusan investasi dan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing trader atau investor. Pemahaman yang memadai terhadap produk, strategi, serta risiko dinilai menjadi kunci keberlanjutan aktivitas trading.
Pengguna Baru Tumbuh Saat Pasar Bergejolak
Di sisi lain, Pintu juga mencatat pertumbuhan pengguna baru yang positif. Melalui Pintu Futures, jumlah pengguna baru secara kuartalan dari kuartal III ke kuartal IV 2025 meningkat sebesar 37 persen. Pencapaian ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang tidak stabil, khususnya pergerakan Bitcoin yang fluktuatif sepanjang tahun.
Pada kuartal IV 2025, Bitcoin bahkan mencatat penurunan hingga 23,7 persen. Namun, koreksi pasar tersebut justru membuka peluang baru bagi trader derivatif untuk tetap aktif. Saat harga melemah, trader dapat memanfaatkan kondisi dengan memasang posisi short sesuai strategi masing-masing.
Iskandar menuturkan bahwa kemampuan trader mengambil posisi short memungkinkan aktivitas trading tetap berjalan di berbagai situasi pasar. Hal ini tercermin dari pertumbuhan pengguna baru Pintu Futures, meskipun pasar kripto tengah mengalami tekanan.
Edukasi Jadi Kunci Adaptasi Trader Indonesia
Berdasarkan data yang beredar, lebih dari 90 persen volume trading aset kripto global disumbang oleh perdagangan derivatif. Data Coingecko per 19 Desember 2025 mencatat total volume derivatif kripto global mencapai USD 760 miliar, jauh melampaui perdagangan spot yang berada di kisaran USD 162 miliar.
Iskandar menilai bahwa pertumbuhan pengguna Pintu Futures menunjukkan trader kripto Indonesia semakin adaptif terhadap dinamika pasar. Untuk itu, pihaknya mendorong pemahaman yang lebih komprehensif terkait instrumen derivatif, mulai dari strategi hingga manajemen risiko.
Ia menegaskan bahwa edukasi yang tepat, didukung fitur yang unggul dan mudah digunakan, diyakini dapat membantu pengguna mengambil keputusan trading yang lebih terukur di tengah volatilitas pasar kripto yang terus berlanjut.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Layanan SIM Keliling Jakarta Siap Bantu Perpanjang SIM Di Lima Lokasi
- Jumat, 23 Januari 2026
BPBD Jakarta Peringatkan Hujan Lebat Potensial Guyur Ibu Kota Hingga 24 Januari
- Jumat, 23 Januari 2026
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Masih Dibuka di 14 Lokasi Jadetabek
- Jumat, 23 Januari 2026
Wamenag Tekankan Kualitas Layanan KUA Harus Meningkat dan Tidak Lambat
- Jumat, 23 Januari 2026
Berita Lainnya
Investasi Minerba Melonjak, Hilirisasi Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional
- Jumat, 23 Januari 2026
Gen Z Ubah Peta Investasi Nasional, OJK Soroti Lonjakan Minat Aset Berisiko Tinggi
- Jumat, 23 Januari 2026
Lonjakan Investasi Emas Antam Hari Ini Pecahkan Rekor Baru di Tengah Gejolak Global
- Jumat, 23 Januari 2026
Terpopuler
1.
9 Tanda Tubuh Overdosis Garam yang Wajib Diwaspadai
- 23 Januari 2026
2.
Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat yang Efektif
- 23 Januari 2026
3.
Pakar Hati-Hati! Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump
- 23 Januari 2026












