Kamis, 22 Januari 2026

Emiten Properti Manfaatkan Insentif PPN DTP Jaga Kinerja Saat Rupiah Melemah

Emiten Properti Manfaatkan Insentif PPN DTP Jaga Kinerja Saat Rupiah Melemah
Emiten Properti Manfaatkan Insentif PPN DTP Jaga Kinerja Saat Rupiah Melemah

JAKARTA - Tekanan terhadap nilai tukar rupiah menjadi salah satu tantangan eksternal yang masih membayangi pelaku usaha di berbagai sektor, termasuk properti. 

Namun, di tengah kondisi tersebut, emiten properti dinilai masih memiliki ruang untuk menjaga kinerja melalui pemanfaatan stimulus fiskal yang diperpanjang pemerintah. Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah atau PPN DTP disebut menjadi salah satu penopang utama permintaan properti sepanjang tahun ini.

Sejumlah pengembang menilai pelemahan rupiah belum memberikan dampak signifikan secara langsung terhadap operasional. Struktur biaya yang mayoritas menggunakan material dalam negeri menjadi faktor penting yang membuat tekanan nilai tukar relatif dapat diredam. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan apabila volatilitas rupiah berlangsung dalam jangka panjang.

Baca Juga

DAMRI Resmi Operasikan Rute Baru Sampit Telaga Antang Tarif Terjangkau

Struktur biaya lokal redam dampak rupiah

Direktur PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) menjelaskan bahwa hingga saat ini pelemahan nilai tukar rupiah belum berdampak langsung terhadap kinerja perseroan. Hal tersebut sejalan dengan strategi pengembangan properti Metland yang masih mengandalkan material lokal sebagai komponen utama biaya konstruksi.

Manajemen MTLA menilai penggunaan bahan bangunan dalam negeri membuat eksposur perusahaan terhadap fluktuasi kurs menjadi lebih terbatas. Dengan struktur biaya seperti ini, risiko kenaikan biaya akibat pelemahan rupiah dapat ditekan, terutama untuk proyek-proyek yang tidak terlalu bergantung pada material impor.

Meski demikian, perseroan tetap mencermati potensi dampak tidak langsung, terutama jika pelemahan rupiah berlangsung cukup lama dan memicu kenaikan harga bahan pendukung lainnya.

PPN DTP jadi katalis permintaan properti

Di tengah tantangan nilai tukar dan daya beli, MTLA melihat kebijakan PPN DTP masih menjadi katalis positif bagi pasar properti. Insentif tersebut dinilai mampu menjaga minat beli masyarakat, khususnya untuk segmen hunian yang masuk dalam kriteria kebijakan pemerintah.

“Perseroan memaksimalkan momentum stimulus pemerintah seperti PPN DTP serta memperkuat program pemasaran agar minat beli tetap terjaga di tengah tantangan daya beli,” ujar manajemen MTLA kepada Bisnis, dikutip Selasa, 20 Januari 2026.

Optimalisasi insentif ini dilakukan bersamaan dengan strategi pemasaran yang lebih agresif, agar konsumen tetap tertarik melakukan pembelian meskipun kondisi ekonomi global masih penuh ketidakpastian.

Antisipasi dampak jangka panjang pelemahan rupiah

Walaupun dampak langsung belum terasa, pengembang tetap mewaspadai potensi efek lanjutan dari pelemahan rupiah. Kenaikan harga energi, logistik, maupun bahan penunjang lain berpotensi terjadi apabila tekanan kurs berlangsung dalam waktu lama.

Manajemen MTLA menyatakan terus memantau perkembangan makroekonomi dan melakukan penyesuaian strategi apabila diperlukan. Langkah antisipatif ini dinilai penting untuk menjaga margin dan keberlanjutan proyek di tengah dinamika ekonomi global.

Kewaspadaan tersebut juga mencerminkan kehati-hatian emiten properti dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi dan stabilitas keuangan.

Optimisme sektor properti memasuki 2026

Sementara itu, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Chrissandy Dave, menilai prospek sektor properti memasuki 2026 menunjukkan sinyal positif. Optimisme tersebut didukung pandangan Menteri Keuangan Purbaya yang menilai Indonesia berpotensi memasuki fase baru pertumbuhan ekonomi dengan dukungan kebijakan fiskal yang tepat, suku bunga perbankan yang rendah, serta sinergi sektor publik dan swasta.

Industri properti disebut turut merasakan dampak positif dari berbagai kebijakan pemerintah. Selain PPN DTP hingga 100 persen untuk pembelian rumah sepanjang 2026 sesuai syarat dan ketentuan, pemerintah juga menghadirkan subsidi bunga KPR dan stimulus lainnya.

Kombinasi kebijakan tersebut dinilai mampu menjaga momentum pemulihan dan mendorong transaksi properti di berbagai segmen.

Strategi pengembang dorong penjualan

Sejalan dengan stimulus pemerintah, pengembang properti juga menindaklanjuti dengan berbagai program promosi. Paramount Land, misalnya, menghadirkan promo Free PPN untuk sejumlah hunian sebagai upaya mendorong minat beli masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera bergerak dan memanfaatkan promo TaxFreeSeason 2026,” kata Chrissandy. Promo Free PPN ini tersedia untuk beragam tipe dan ukuran properti ready stock dengan jadwal serah terima pada 2026.

Program tersebut didukung skema pembayaran yang fleksibel, mulai dari Supercash, tunai bertahap, hingga Kredit Pemilikan Rumah, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Stimulus fiskal perkuat daya tahan properti

Pemanfaatan insentif PPN DTP dan stimulus lainnya menunjukkan bahwa sektor properti masih memiliki daya tahan di tengah tekanan eksternal seperti pelemahan rupiah. Dengan dukungan kebijakan pemerintah dan strategi adaptif dari pengembang, industri ini diharapkan tetap mampu menjaga kinerja dan menarik minat konsumen.

Ke depan, pelaku usaha properti akan terus mengandalkan keseimbangan antara efisiensi biaya, inovasi pemasaran, dan pemanfaatan stimulus fiskal. Langkah tersebut menjadi kunci agar sektor properti tetap bergerak positif meski dihadapkan pada dinamika ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

DAMRI Luncurkan Rute Baru Jogja Semarang Lewati Borobudur Kota Lama

DAMRI Luncurkan Rute Baru Jogja Semarang Lewati Borobudur Kota Lama

Jadwal Kapal Pelni Jayapura Makassar Februari 2026 Harga Terbaru

Jadwal Kapal Pelni Jayapura Makassar Februari 2026 Harga Terbaru

Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Januari 2026 Rute Banda Kaimana Makassar

Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Januari 2026 Rute Banda Kaimana Makassar

Jadwal KA BIAS Hari Ini 21 Januari 2026 Solo Madiun Caruban Terbaru

Jadwal KA BIAS Hari Ini 21 Januari 2026 Solo Madiun Caruban Terbaru

KA BIAS Perluas Rute Madiun Caruban Permudah Akses Bandara Solo Penumpang

KA BIAS Perluas Rute Madiun Caruban Permudah Akses Bandara Solo Penumpang