Pemerintah Fokus pada Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
- Rabu, 21 Januari 2026
JAKARTA - Industri pariwisata Indonesia, dengan segala kekayaan alam dan budayanya, kini berada dalam sorotan utama pemerintah.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, baru-baru ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mengembangkan pariwisata yang tidak hanya menguntungkan dalam aspek ekonomi tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan, sosial, budaya, dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Dalam forum yang bertajuk "Leaders’ Meeting: Beyond Destinations-Reimagining Indonesia’s Tourism Future" di Jakarta, menteri menekankan pentingnya pendekatan yang lebih holistik terhadap pariwisata, yang tidak hanya menitikberatkan pada kunjungan wisatawan, tetapi juga pada dampak positif yang dapat diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Baca JugaRahasia Kwetiau Goreng Seafood Pedas yang Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Pentingnya Pariwisata Berkelanjutan untuk Ekosistem yang Sehat
Dalam pidatonya, Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata harus memperhatikan seluruh ekosistem yang ada, bukan hanya pada destinasi wisata tertentu.
"Pariwisata Indonesia bukan sekadar tentang satu destinasi, melainkan sebuah ekosistem yang terbentang dalam berbagai lapisan geografi, budaya, alam, dan masyarakatnya," ujarnya.
Menurutnya, pariwisata yang berkelanjutan berarti menjaga keseimbangan antara pemanfaatan potensi alam dan budaya dengan pelestarian sumber daya yang ada. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap pariwisata Indonesia dapat berkembang tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan warisan budaya yang ada.
Selain itu, Widiyanti menekankan bahwa pariwisata berkelanjutan juga mencakup aspek sosial dan ekonomi yang lebih inklusif.
"Visi kami tidak hanya menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memastikan peluang yang adil bagi seluruh masyarakat," jelasnya.
Pendekatan yang melibatkan masyarakat lokal dan memberdayakan mereka dalam industri pariwisata ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan sekaligus mempertahankan identitas budaya Indonesia yang kaya.
Keberagaman Destinasi Wisata Indonesia yang Tersedia
Indonesia, dengan keberagaman budayanya yang melimpah, memiliki banyak potensi untuk menjadi destinasi wisata yang menarik. Menteri Pariwisata memperkenalkan berbagai daerah tujuan wisata yang dapat dinikmati oleh wisatawan lokal maupun internasional. Salah satu yang membanggakan adalah Indonesia memiliki 12 UNESCO Global Geopark, yang tersebar di berbagai wilayah di tanah air, yang menandakan betapa kayanya Indonesia dalam hal geologi dan alam.
Selain itu, Indonesia juga tercatat memiliki 10 situs warisan dunia yang diakui oleh UNESCO dan 16 warisan budaya tak benda yang tercatat di dalamnya. Semua ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Indonesia dalam mempromosikan pariwisata.
Keberagaman ini mencakup pula adanya lebih dari 6.100 desa wisata, yang beberapa di antaranya bahkan terpilih sebagai desa wisata terbaik dunia menurut UN Tourism.
Desa-desa ini menawarkan pengalaman yang lebih autentik bagi para wisatawan, sekaligus menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat setempat. Dengan adanya desa wisata, masyarakat dapat langsung terlibat dalam kegiatan ekonomi yang berbasis pada pariwisata, menjaga kelestarian budaya lokal, dan memperkenalkan kekayaan alam mereka ke dunia luar.
Tantangan yang Harus Dihadapi untuk Meningkatkan Daya Saing
Walaupun sektor pariwisata Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang positif, seperti tercatatnya 13,98 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada periode Januari-November 2025 dan 13,82 miliar dolar AS yang diterima dari sektor ini, masih ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi.
Salah satunya adalah persaingan dengan negara tetangga yang sudah lebih dulu membangun citra pariwisata yang kuat, seperti Thailand. Diplomasi kuliner global Thailand, misalnya, telah berhasil menarik perhatian wisatawan internasional dengan berbagai promosi wisata kuliner yang menggiurkan.
Pemerintah juga menghadapi tantangan dalam hal konektivitas, terutama untuk memperlancar aksesibilitas ke berbagai destinasi wisata. Untuk itu, perbaikan dalam infrastruktur transportasi sangat dibutuhkan untuk mempermudah wisatawan yang datang. Selain itu, kebijakan visa yang lebih ramah wisatawan serta pengelolaan lingkungan dan keamanan yang lebih baik juga menjadi tantangan penting.
Diperlukan juga manajemen pengunjung yang lebih efektif, untuk menghindari keramaian berlebihan di destinasi wisata yang dapat merusak keindahan dan kenyamanan tempat tersebut.
Tidak kalah pentingnya adalah kesiapan sumber daya manusia dalam sektor pariwisata. Pemerintah perlu memastikan bahwa tenaga kerja yang terlibat dalam sektor pariwisata memiliki keterampilan yang memadai dan memiliki sertifikasi yang sesuai.
Dengan begitu, kualitas layanan yang diberikan kepada wisatawan akan lebih profesional, meningkatkan pengalaman mereka, dan membuat mereka lebih memilih Indonesia sebagai destinasi wisata favorit.
Membangun Pariwisata yang Inklusif dan Berkelanjutan untuk Masa Depan
Tantangan besar yang dihadapi sektor pariwisata Indonesia menuntut kebijakan yang lebih terarah dan terintegrasi. Pemerintah terus berupaya menciptakan ekosistem pariwisata yang tidak hanya menguntungkan dari segi ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian alam dan budaya serta menciptakan peluang bagi masyarakat lokal. Pengembangan pariwisata yang berkelanjutan akan menjadi landasan penting dalam membangun masa depan industri pariwisata Indonesia yang lebih baik.
Dengan berbagai upaya yang terus dilakukan oleh pemerintah, sektor pariwisata Indonesia berpotensi untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai sumber pendapatan negara, tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan budaya dan alam Indonesia.
Tantangan yang ada bisa dijadikan peluang untuk menciptakan pariwisata yang lebih ramah lingkungan, lebih inklusif, dan lebih bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
ICEX Resmi Berizin OJK, Menandai Era Baru Bursa Kripto Kompetitif di Indonesia
- Rabu, 21 Januari 2026
PNM Tingkatkan Daya Saing UMKM Melalui Pendampingan, Inovasi, dan Kolaborasi
- Rabu, 21 Januari 2026
Pegadaian Catatkan Lonjakan Harga Emas, Beberapa Produk Tembus Rp2,82 Juta
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
Cara Praktis Membuat Kentang Goreng Crispy Tanpa Tepung Renyah Tahan Lama
- Rabu, 21 Januari 2026
Rahasia Membuat Dadar Gulung Manis Berpori Lentur Tahan Lama Dan Lezat
- Rabu, 21 Januari 2026
Cara Praktis Membuat Serabi Solo Manis Gurih Autentik Lembut Dan Harum Santan
- Rabu, 21 Januari 2026
Olahan Tumis Daun Cabai Sederhana Lezat Hemat Jadi Lauk Favorit Keluarga
- Rabu, 21 Januari 2026
Rekomendasi Tempat Makan Malam Dekat Stasiun Gambir Terbaik Tahun 2026
- Rabu, 21 Januari 2026
Terpopuler
1.
JMA Syariah Targetkan Pendapatan Kontribusi Tumbuh 20 Persen
- 21 Januari 2026
2.
Amankah Merendam Teh dalam Susu Semalaman? Ini Penjelasannya
- 21 Januari 2026
3.
4.
Tarif Listrik PLN Januari 2026 Tetap Stabil, Simak Informasinya
- 21 Januari 2026







.jpg)



