JAKARTA - Langkah strategis kembali dilakukan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) untuk memperkuat kendali atas aset bernilai tinggi. Emiten properti yang berada di bawah naungan Agung Sedayu Group dan Salim Group ini merampungkan aksi pembelian saham dalam jumlah besar pada PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK), sebuah entitas yang mengelola aset komersial prestisius di kawasan PIK 2.
Melalui transaksi bertahap yang berlangsung pada pertengahan Desember 2025, PANI menggelontorkan dana triliunan rupiah untuk mempertebal kepemilikan saham. Langkah ini menandai komitmen perseroan dalam mengoptimalkan dana hasil rights issue sekaligus memperkuat sumber pendapatan berulang di masa depan.
Akuisisi Saham Perbesar Kendali Bisnis
Baca JugaPelni Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik Lebaran Hingga H Plus Tujuh
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, PANI telah menyelesaikan pembelian tambahan sebanyak 2,27 miliar saham CBDK. Seluruh saham tersebut dibeli dengan harga pelaksanaan Rp6.450 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai sekitar Rp14,46 triliun. Pembelian dilakukan dalam lima tahap transaksi pada periode 15 hingga 19 Desember 2025.
Dengan rampungnya aksi korporasi ini, porsi kepemilikan PANI di CBDK melonjak signifikan menjadi 85,95 persen. Angka tersebut meningkat tajam dari posisi sebelumnya yang berada di level 45,90 persen. Secara total, jumlah saham CBDK yang kini dimiliki PANI mencapai 4,87 miliar unit, naik dari sebelumnya sekitar 2,60 miliar unit.
Peningkatan kepemilikan ini menempatkan CBDK semakin kuat sebagai entitas strategis dalam portofolio bisnis PANI, sekaligus memberikan kendali yang lebih besar dalam pengambilan keputusan operasional dan pengembangan aset.
Dana Rights Issue Jadi Sumber Pembiayaan
Biaya jumbo senilai sekitar Rp14,64 triliun untuk pembelian saham CBDK ini bersumber dari dana hasil penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue yang baru saja dirampungkan PANI. Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan berhasil menghimpun dana segar hingga Rp16,7 triliun.
Artinya, sekitar 87 persen dari total dana rights issue dialokasikan secara langsung untuk memperkuat struktur permodalan di CBDK. Strategi ini menunjukkan bahwa PANI menempatkan investasi pada CBDK sebagai prioritas utama dalam penggunaan dana hasil aksi korporasi.
Sementara itu, sisa dana rights issue direncanakan akan dimanfaatkan untuk menambah penyertaan modal pada sejumlah entitas anak lainnya, antara lain PT Panorama Eka Tunggal, PT Cahaya Inti Sentosa, serta PT Karunia Utama Selaras. Langkah tersebut sejalan dengan upaya PANI memperkuat ekosistem bisnis di kawasan PIK 2 secara menyeluruh.
Fokus Jangka Panjang dan Pendapatan Berulang
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma atau Aguan, menegaskan bahwa peningkatan kepemilikan saham di CBDK merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan. Fokus utama dari langkah ini adalah penguasaan aset yang mampu memberikan kontribusi pendapatan berulang secara berkelanjutan.
“PANI berfokus meningkatkan kepemilikan sampai dengan maksimal 90% atas CBDK agar kontribusi laba komprehensif teratribusi untuk PANI dapat semakin meningkat,” ujar Aguan.
Pernyataan tersebut menegaskan arah strategi PANI yang tidak hanya mengandalkan penjualan properti, tetapi juga memperkuat basis recurring income melalui aset komersial dan hospitality. Dengan kepemilikan mayoritas, kontribusi laba dari CBDK diharapkan dapat tercermin lebih optimal dalam laporan keuangan konsolidasian PANI.
Aset Prestisius dan Pengembangan Kawasan PIK 2
Saat ini, CBDK mengelola sejumlah aset unggulan yang memiliki potensi arus kas jangka panjang. Dua di antaranya adalah Nusantara International Convention Exhibition (NICE) dan Hotel Hilton PIK 2 Jakarta. Kedua aset tersebut diposisikan sebagai penopang utama kinerja keuangan CBDK di masa mendatang, seiring meningkatnya aktivitas pameran, MICE, dan pariwisata di kawasan PIK 2.
Selain memperkuat kepemilikan saham pada CBDK, PANI juga terus memacu pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 melalui berbagai proyek residensial dan komersial. Sejumlah proyek yang tengah dikembangkan antara lain The Golf Signature, SOHO Miami, serta Rukan Lau Pa Sat.
Pengembangan proyek-proyek tersebut diharapkan dapat menciptakan sinergi dengan aset komersial milik CBDK, sehingga membentuk ekosistem kawasan terpadu yang mendukung pertumbuhan jangka panjang. Dengan kombinasi hunian, pusat bisnis, perhotelan, dan fasilitas pameran, PIK 2 diproyeksikan menjadi salah satu kawasan ekonomi baru dengan daya tarik tinggi.
Langkah agresif PANI dalam memperbesar kepemilikan CBDK mencerminkan strategi ekspansi yang terukur, memanfaatkan momentum pasar modal dan dana segar hasil rights issue. Dengan struktur kepemilikan yang semakin dominan, PANI memiliki ruang lebih luas untuk mengoptimalkan aset, meningkatkan kontribusi laba, serta memperkuat posisi sebagai pemain utama di sektor properti nasional.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Rekomendasi Tempat Makan Nasi Lesah Magelang Paling Enak Wajib Dicoba
- Minggu, 29 Maret 2026
Resep Batagor Tanpa Ikan Gurih Kenyal Ekonomis Ala Abang Abang Nikmat
- Minggu, 29 Maret 2026
Resep Kakiage Gurih Renyah Ala Jepang Mirip Bakwan Sayur Praktis Rumahan
- Minggu, 29 Maret 2026
Resep Sayur Bening Oyong Soun Praktis Lezat Sehat Bergizi untuk Keluarga
- Minggu, 29 Maret 2026
Rekomendasi Tempat Makan Lesehan Bandung Paling Enak Nyaman Wajib Dicoba
- Minggu, 29 Maret 2026
Berita Lainnya
Transaksi SPKLU PLN Naik Empat Kali Lipat Saat Mudik Idul Fitri 1447
- Minggu, 29 Maret 2026
PLN Berikan Listrik Gratis Warga Flores Timur Terdampak Erupsi Lewotobi
- Minggu, 29 Maret 2026
KAI Jakarta Pastikan Layanan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Optimal Lancar
- Minggu, 29 Maret 2026










-1765360758252(1).jpeg)

