Minggu, 30 November 2025

Cara Ampuh Menghilangkan Milia Bertahun-tahun dan Mencegah Kembalinya

Cara Ampuh Menghilangkan Milia Bertahun-tahun dan Mencegah Kembalinya
Cara Ampuh Menghilangkan Milia Bertahun-tahun dan Mencegah Kembalinya

JAKARTA - Milia adalah benjolan kecil berwarna putih yang muncul di kulit dan seringkali tidak menimbulkan rasa sakit. Meski tidak berbahaya, keberadaannya dapat mengganggu penampilan, terutama jika bertahan bertahun-tahun.

Benjolan milia yang lama biasanya disebut milia sekunder atau milia plak. Kondisi ini ditandai dengan penebalan kulit di permukaan benjolan, sehingga sulit hilang hanya dengan perawatan biasa di rumah.

Mengapa Milia Bisa Bertahan Lama

Baca Juga

Abses Gigi: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan Efektif

Milia terbentuk akibat keratin terperangkap di bawah lapisan kulit. Pada beberapa kasus, proses pergantian sel kulit yang lambat membuat benjolan ini tidak menghilang dengan sendirinya.

Milia yang sudah bertahun-tahun muncul biasanya lebih sulit diatasi. Perlu penanganan medis khusus agar benjolan tidak terus menumpuk dan menyebar ke area kulit lain.

Cara Menghilangkan Milia Bertahun-tahun

Ekstraksi Jarum

Prosedur ini dilakukan dengan menusuk benjolan menggunakan jarum steril oleh dokter kulit. Setelah itu, isi keratin dikeluarkan menggunakan alat penekan khusus, dan dasar milia ditangani dengan radiofrekuensi atau elektrokauter agar tidak tumbuh kembali.

CO2 Laser Fractional Ablative

Metode ini memanfaatkan laser CO2 untuk menghancurkan milia hingga ke akarnya. Perawatan ini cukup efektif untuk milia yang telah bertahan lama dan membutuhkan dokter kulit bersertifikat.

Terapi Retinoid dan Chemical Peel

Kombinasi retinoid topikal kuat dan chemical peel rutin dapat mempercepat pergantian sel kulit. Proses ini biasanya dilakukan selama 3–4 minggu untuk mendorong milia keluar perlahan dan merangsang regenerasi kulit baru yang lebih sehat.

Tips Mencegah Milia Tumbuh Kembali

Menjaga kebersihan wajah adalah langkah pertama agar milia tidak bertambah banyak. Hindari penggunaan makeup tebal atau produk berminyak yang dapat memicu keratin terperangkap di kulit.

Pemakaian retinoid secara rutin membantu mempercepat pergantian sel kulit. Dengan begitu, keratin tidak menumpuk di bawah kulit sehingga risiko munculnya milia baru berkurang.

Penggunaan sunscreen juga sangat dianjurkan. Paparan sinar UV dapat membuat kulit keras dan mempermudah pembentukan milia baru, sehingga pemakaian tabir surya menjadi kunci perlindungan kulit harian.

Selain itu, pastikan asupan air cukup dan tidur teratur. Pola hidup sehat membantu menjaga elastisitas kulit, mendukung regenerasi kulit, dan mencegah penumpukan keratin.

Milia yang bertahun-tahun memang bisa mengganggu penampilan, tetapi tidak berbahaya secara medis. Dengan perawatan medis seperti ekstraksi jarum, laser, atau terapi retinoid, benjolan ini bisa dihilangkan secara efektif.

Pencegahan juga sama pentingnya dengan perawatan. Menjaga kebersihan kulit, menggunakan retinoid, sunscreen, dan menerapkan pola hidup sehat menjadi langkah strategis agar milia tidak kembali lagi.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kenali Warna Kotoran Saat BAB untuk Deteksi Kesehatan Tubuh Sejak Dini

Kenali Warna Kotoran Saat BAB untuk Deteksi Kesehatan Tubuh Sejak Dini

Cuaca Ekstrem Memperparah Mikroplastik, Ancaman Serius bagi Ekosistem Global

Cuaca Ekstrem Memperparah Mikroplastik, Ancaman Serius bagi Ekosistem Global

Tanda Hubungan Saudara Renggang yang Sering Terabaikan Sejak Dini

Tanda Hubungan Saudara Renggang yang Sering Terabaikan Sejak Dini

Tren Gaya Hidup Sehat 2025: Seimbang Antara Tubuh dan Kesehatan Mental

Tren Gaya Hidup Sehat 2025: Seimbang Antara Tubuh dan Kesehatan Mental

Hati-hati! Tanaman Hias Populer Ini Bisa Beracun bagi Kucing Kesayangan

Hati-hati! Tanaman Hias Populer Ini Bisa Beracun bagi Kucing Kesayangan