Sabtu, 24 Januari 2026

Harga Minyak Dunia Naik Tipis Didukung Penurunan Persediaan AS

Harga Minyak Dunia Naik Tipis Didukung Penurunan Persediaan AS
Harga Minyak Dunia Naik Tipis Didukung Penurunan Persediaan AS

JAKARTA - Harga minyak dunia kembali mencatat kenaikan tipis pada Rabu, 29 Oktober 2025, setelah sebelumnya mengalami penurunan tiga hari berturut-turut. Kenaikan ini terjadi seiring menurunnya persediaan minyak mentah di Amerika Serikat (AS), meskipun kekhawatiran investor terkait sanksi Rusia dan potensi peningkatan produksi OPEC+ membatasi laju kenaikan.

Data dari Reuters menunjukkan bahwa kontrak berjangka Brent naik 20 sen atau 0,31% menjadi US$ 64,60 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) AS naik 18 sen atau 0,3% menjadi US$ 60,33 per barel pada pukul 09.03 WIB. Kenaikan harga ini terjadi di tengah kondisi pasar yang masih berhati-hati terhadap faktor geopolitik dan pasokan global.

Penurunan Persediaan di AS Memicu Lonjakan Sementara

Baca Juga

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Berdasarkan laporan American Petroleum Institute (API) yang dirilis Selasa lalu, persediaan minyak mentah, bensin, dan distilat di AS mengalami penurunan pekan lalu. Persediaan minyak mentah tercatat turun 4,02 juta barel untuk pekan yang berakhir 24 Oktober 2025, sedangkan persediaan bensin turun 6,35 juta barel. Penurunan persediaan yang lebih besar dari perkiraan ini memicu lonjakan harga minyak secara sementara.

Priyanka Sachdeva, analis senior pasar di Phillip Nova, menekankan bahwa meskipun penurunan persediaan membantu menguatnya harga pada pagi hari, interaksi antara risiko sanksi terhadap Rusia dan sikap OPEC+ tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar minyak.

Dampak Sanksi Rusia terhadap Pasokan Minyak

Minggu lalu, Brent dan WTI mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak Juni 2025 setelah Presiden AS memberlakukan sanksi terhadap perusahaan minyak besar Rusia, termasuk Lukoil dan Rosneft. Langkah ini dinilai memberikan tekanan tambahan terhadap pasokan minyak global, sehingga memicu kenaikan harga.

Meski begitu, para pelaku pasar masih meragukan apakah sanksi tersebut cukup untuk menyeimbangkan kelebihan pasokan yang ada. Kekhawatiran ini muncul karena adanya kabar kemungkinan peningkatan produksi dari negara-negara anggota OPEC+, sehingga menahan laju kenaikan harga minyak secara signifikan.

Prospek Produksi OPEC+ dan Pergerakan Pasar

OPEC+, kelompok negara penghasil minyak terbesar di dunia, diperkirakan akan menaikkan produksi secara moderat pada Desember 2025, dengan tambahan sekitar 137.000 barel per hari. Ekspektasi ini menjadi salah satu faktor yang membuat kenaikan harga minyak terbatas, karena tambahan pasokan diprediksi akan menyeimbangkan sebagian permintaan global.

Analis pasar menekankan bahwa investor masih perlu mencermati langkah OPEC+ dan respons pasar terhadap sanksi Rusia, karena kombinasi kedua faktor ini akan menentukan arah pergerakan harga minyak dalam jangka pendek. Sementara itu, pergerakan minyak Brent dan WTI tetap menjadi indikator utama bagi trader global yang memantau keseimbangan antara permintaan dan pasokan di tengah ketidakpastian geopolitik.

Muhammad Anan Ardiyan

Muhammad Anan Ardiyan

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Investasi Minerba Melonjak, Hilirisasi Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Investasi Minerba Melonjak, Hilirisasi Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Gen Z Ubah Peta Investasi Nasional, OJK Soroti Lonjakan Minat Aset Berisiko Tinggi

Gen Z Ubah Peta Investasi Nasional, OJK Soroti Lonjakan Minat Aset Berisiko Tinggi

Revolusi Finansial Pribadi: Cara Teknologi dan AI Membantu Kelola Uang Lebih Cerdas di Era Digital

Revolusi Finansial Pribadi: Cara Teknologi dan AI Membantu Kelola Uang Lebih Cerdas di Era Digital

Rupiah Menguat Bertahap di Awal Pekan, Investor Pantau Pergerakan Nilai Tukar Secara Ketat

Rupiah Menguat Bertahap di Awal Pekan, Investor Pantau Pergerakan Nilai Tukar Secara Ketat

Lonjakan Investasi Emas Antam Hari Ini Pecahkan Rekor Baru di Tengah Gejolak Global

Lonjakan Investasi Emas Antam Hari Ini Pecahkan Rekor Baru di Tengah Gejolak Global