Antisipasi Gangguan: PLN IP Lakukan Persiapan Matang Jaga Stabilitas Listrik di Bali
- Rabu, 17 Juli 2024
JAKARTA— PT PLN Indonesia Power (PLN IP) siap mendukung kesuksesan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10, yang digelar pada 18-25 Mei 2024 di Bali, dengan menyediakan pasokan listrik yang andal.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya agar pasokan listrik pada ajang dunia tersebut berjalan dengan aman dan andal.
Ia mengatakan Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah pelaksanaan KTT WWF dan PLN IP pun siap mendukungnya, yang salah satunya dengan menyediakan listrik yang andal, sehingga ajang internasional tersebut berjalan dengan lancar dan sukses.
Baca JugaBMKG Prediksi Hujan Ringan Hingga Sedang Di Mayoritas Kota Besar Indonesia Hari Ini
"Sebagai Subholding Generation Company, PLN Indonesia Power berkontribusi dalam menyediakan pasokan listrik di tanah air dan international event seperti KTT WWF di Bali. Kami juga telah berpengalaman saat KTT G20 lalu," kata Edwin.
Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power Djoko Mulyono menambahkan melalui Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Bali, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dari berbagai sisi untuk menjaga keandalan pasokan listrik sistem Bali.
PLN Indonesia Power pun telah menyiagakan petugas khusus untuk mengamankan pasokan listriknya.
"PLN Indonesia Power berkomitmen menjaga pasokan listrik baik sisi operasional, energi primer maupun man power untuk operasi dan pemeliharaan, yang akan sigap jika terjadi gangguan dengan mitigasi respons time dan tim untuk me-recover operasional suplai," tutur Djoko.
Untuk menghindari gangguan saat pelaksanaan WWF, yang dihadiri 10 kepala negara tersebut, PLN Indonesia Power pun telah melaksanakan persiapan serta pemeliharaan pembangkit jauh sebelum ajang digelar.
Sementara itu, Senior Manager PLN IP UBP Bali I Made Harta Yasa mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan pembangkit andal, yang terpusat di tiga lokasi yaitu Pesanggaran, Pemaron, dan Gilimanuk, dengan total kapasitas 758 megawatt (MW).
"Dengan posisi beban puncak Bali 1.107 MW, maka PLN Indonesia Power UBP Bali berkontribusi sekitar 70 persen dari kebutuhan listrik Bali saat beban puncak," sebutnya.
Redaksi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Danantara Jamin Insinerator Proyek PSEL Pakai Teknologi Terbaru dan Ramah Lingkungan
- Kamis, 22 Januari 2026
Bujangan dengan Penghasilan Terbatas Bisa Miliki Rumah Subsidi di Meikarta
- Kamis, 22 Januari 2026
Asuransi Digital Bersama (YOII) Siapkan Rights Issue Untuk Memperkuat Modal Kerja
- Kamis, 22 Januari 2026
Berita Lainnya
Seminar Internasional 2026 Bahas Strategi Penegakan Hukum Pemerintah di Dunia Digital
- Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Prabowo dan Raja Inggris Sepakati Pemulihan Ekosistem Taman Nasional
- Kamis, 22 Januari 2026
Debut Internasional Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 Perkenalkan Proyek Strategis
- Kamis, 22 Januari 2026
Pemerintah Siap Hadapi Gugatan Usai Cabut Izin 28 Perusahaan Sumatra
- Kamis, 22 Januari 2026







_siapkan_rights_issue_untuk_memperkuat_modal_kerja.jpg)





