Update Harga Pangan Jumat 10 Juli 2026: Cek Cabai Rawit dan Telur

Ilustrasi Telur dan Cabai Merah. (Foto: net)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 10 Juli 2026 | 11:47:33 WIB

JAKARTA—Grafik harga pangan di skala nasional terpantau masih memperlihatkan dinamika, khususnya pada kelompok komoditas cabai. 

Merujuk pada rilis data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang digawangi oleh Bank Indonesia, nilai jual cabai rawit merah bertengger masih cukup tinggi pada posisi Rp60.700 per kilogram (kg) pada Jumat (10/7/2026) pagi.

Di samping itu, untuk komoditas telur ayam ras dipatok pada angka Rp29.000 per kg, terhitung cukup stabil jika dikomparasikan terhadap catatan beberapa hari ke belakang. Pengumpulan data ini dilakukan tepat pada pukul 06.21 WIB yang memotret nilai rata-rata pada sektor pedagang retail di lingkup nasional.

Selain jenis cabai rawit merah, rentetan produk hortikultura lainnya pun terpantau masih berada di level yang lumayan tinggi. Angka jual cabai merah besar menyentuh Rp49.000 per kg, disusul cabai merah keriting senilai Rp49.300 per kg, serta cabai rawit hijau pada level Rp50.450 per kg. 

Bertahannya harga tinggi pada komoditas cabai ini disinyalir masih digerakkan oleh hambatan pasokan serta alur distribusi di rentetan wilayah.

Untuk sektor perbawangan, komoditas bawang merah diperdagangkan senilai Rp45.800 per kg, sedangkan untuk bawang putih dihargai Rp44.350 per kg. 

Pergerakan kedua bahan pangan ini memperlihatkan kecenderungan landai walaupun posisinya masih berada di skala menengah.

Pada kelompok pangan pokok, pergerakan nilai beras terpantau cukup aman dan terkendali. Untuk varian beras kualitas bawah I dipasang Rp14.700 per kg dan untuk kualitas bawah II senilai Rp14.550 per kg. 

Sementara itu, untuk beras kelas medium I dipatok pada angka Rp16.350 per kg serta kelas medium II berada di posisi Rp16.150 per kg. Pada kasta premium, beras jenis super I dipasarkan senilai Rp17.650 per kg dan untuk ragam super II di angka Rp17.150 per kg.

Nilai komoditas sumber protein hewani pun menunjukkan pergerakan yang ajek. Produk daging ayam ras segar dipasang senilai Rp36.800 per kg, sedangkan untuk komoditas daging sapi mutu I menyentuh Rp150.450 per kg dan untuk kualitas II berada pada level Rp141.650 per kg.

Untuk produk gula pasir dibanderol pada angka Rp20.300 per kg bagi jenis kualitas premium, serta senilai Rp19.100 per kg untuk produk gula lokal. Di lain pihak, komoditas minyak goreng curah berada pada tingkat harga Rp20.550 per liter. 

Sedangkan untuk varian minyak goreng kemasan bermerek I dipasarkan senilai Rp24.250 per liter dan untuk merek II bertengger di posisi Rp23.400 per liter.

Melihat kondisi secara umum, pergerakan harga pangan di tanah air pada permulaan Juli 2026 terpantau masih berada dalam batas aman, sekalipun sejumlah barang pangan seperti cabai memperlihatkan kecenderungan yang tinggi. 

Jajaran pemerintah beserta para pemangku kepentingan konsisten mengawal stabilitas ketersediaan barang demi membentengi daya beli publik.

Para konsumen pun diharapkan dapat lebih cermat saat berbelanja serta mulai melirik opsi bahan pangan alternatif demi menyiasati fluktuasi harga pada barang pokok tertentu, khususnya komoditas cabai.

Reporter: Ibtihal