Asing Obral Saham BBRI, TPIA, dan BBNI hingga Ratusan Miliar
JAKARTA - Penanam modal asing membukukan aksi jual bersih (net sell) pada sederet saham kala Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin (22/6/2026), berakhir di zona merah dengan koreksi 60,4 poin (0,98%) ke posisi 6.116,6.
Merujuk pada data Stockbit, saham BBRI menjadi buruan lepas oleh pihak asing dengan nilai mencapai Rp 261,9 miliar. Posisi tersebut dibuntuti oleh saham TPIA yang menorehkan net sell sebesar Rp 174,6 miliar serta BBNI senilai Rp 110,5 miliar.
Terdapat 10 saham dengan net sell asing terbesar pada, Senin (22/6/2026):
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 261,9 miliar
2. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 174,6 miliar
3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 110,5 miliar
4. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp 106,1 miliar
5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 95,4 miliar
6. PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 70,4 miliar
7. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 66,4 miliar
8. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp 60,7 miliar
9. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 60,7 miliar
10. PT Astra International Tbk (ASII): Rp 55,2 miliar
Para investor asing menorehkan total transaksi jual bersih (net sell) di seluruh lini pasar pada Senin (22/6/2026) hingga menembus angka Rp 1,1 triliun.
Aksi jual bersih oleh asing di pasar reguler menyentuh nilai sebesar Rp 1,1 triliun. Di sisi lain, akumulasi net sell yang terdata pada pasar negosiasi serta tunai berada di angka Rp 2,9 miliary.
Bersamaan dengan langkah pelepasan aset oleh investor asing tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin (22/6/2026), ditutup merosot sebesar 60,4 poin (0,98%) menuju level 6.116,6.
Sementara itu, keseluruhan nilai transaksi di lantai bursa membukukan angka Rp 13,3 triliun.
Terdata sebanyak 227 saham bergerak menguat, sedangkan 471 saham bergerak turun dan 261 saham berakhir jalan di tempat.
Kuantitas volume perdagangan mencapai 20,78 miliar saham dibarengi tingkat frekuensi sebanyak 1.706 juta kali.