JAKARTA - Sugar glider merupakan hewan peliharaan yang sangat menggemaskan, aktif, dan memiliki sifat sosial ytrik boomerangang tinggi. Namun, bagi pemilik baru, karakter awal hewan berkantung ini sering kali mengejutkan. Sugar glider yang belum beradaptasi biasanya akan bersikap defensif, mengeluarkan suara keras, bahkan menggigit.
Proses menjinakkan atau membangun ikatan (bonding) membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan teknik yang tepat. Berikut adalah panduan lengkap mengenai tips menjinakkan sugar glider bagi pemula yang bisa segera dipraktikkan.
1. Pahami Bahasa Tubuh dan Suaranya
Langkah pertama sebelum mulai menyentuh adalah memahami komunikasi mereka. Sugar glider yang merasa terancam akan mengeluarkan suara melengking yang khas atau sering disebut crabbing. Jangan langsung panik atau menarik tangan dengan kaget saat mendengar suara ini.
Untuk membantu memahami arti di balik setiap bunyi yang mereka keluarkan, pelajari lebih lanjut tentang karakteristik suara sugar glider agar proses pendekatan berjalan lebih tenang.
2. Gunakan Metode Pengenalan Aroma Tubuh
Sugar glider mengenali lingkungannya sebagian besar melalui indra penciuman. Agar mereka tidak menganggap pemilik sebagai ancaman, kenalkan aroma tubuh secara perlahan.
Salah satu cara paling efektif adalah dengan memasukkan potongan kain atau baju bekas yang sudah dipakai (tanpa dicuci) ke dalam kandang mereka. Selain itu, pemilik juga bisa memanfaatkan tas khusus saat membawa mereka beraktivitas. Menggunakan bonding pouch yang nyaman akan membuat hewan mungil ini merasa aman sekaligus terbiasa dengan bau tubuh serta suara pemiliknya sepanjang hari.
3. Lakukan Pendekatan dengan Makanan (Hand-Feeding)
Makanan adalah kunci utama untuk memenangkan hati sugar glider. Jangan langsung memaksa untuk memegang atau mengangkat tubuh mereka dari atas, karena tindakan tersebut menyerupai serangan predator di alam liar.
Cobalah berikan camilan kesukaan mereka, seperti ulat Jerman, madu, atau buah-buahan, langsung dari jari tangan. Melalui metode hand-feeding ini, mereka akan mengasosiasikan tangan pemilik dengan hal yang menyenangkan, yaitu makanan lezat.
4. Rutin Mengajak Berinteraksi di Malam Hari
Sugar glider adalah hewan nokturnal, yang berarti mereka jauh lebih aktif dan responsif di malam hari. Waktu terbaik untuk menjinakkan mereka adalah saat mereka sudah bangun sepenuhnya.
Ajak mereka bermain di ruangan tertutup yang aman atau di atas tempat tidur. Biarkan mereka memanjat dan menjelajahi tubuh pemiliknya. Jika proses ini sudah berjalan lancar, pemilik bisa mulai melatih kemampuan tingkat lanjut seperti tips melatih sugar glider boomerang agar mereka mau melompat dan terbang kembali ke arah tangan pemilik.
5. Atasi Masalah Gigitan dengan Tenang
Bagi pemula, gigitan kecil atau gertakan sering kali memicu rasa takut untuk kembali berinteraksi. Perlu diingat bahwa menggigit adalah respons alami mereka saat merasa takut atau mencoba mengenali sesuatu yang baru. Jika mengalami kendala di mana hewan peliharaan tetap bersikap agresif, cari tahu mengapa sugar glider tetap menggigit untuk menemukan solusi penanganan yang tepat tanpa merusak kepercayaan yang sudah terbangun.
Kesimpulan
Menjinakkan sugar glider bagi pemula bukanlah proses yang instan, melainkan sebuah perjalanan membangun kepercayaan. Kunci keberhasilan dari seluruh proses ini terletak pada kesabaran dan ketenangan pemilik.
Dengan menerapkan metode pengenalan aroma, interaksi rutin di malam hari, serta pemberian camilan secara langsung, sugar glider yang tadinya penakut dan galak secara bertahap akan berubah menjadi hewan peliharaan yang sangat manja, jinak, dan setia menempel ke mana pun pemiliknya pergi.