Kinerja Kuartal I Positif, ZONE Optimistis Pendapatan Tumbuh 15 Persen

PT Mega Perintis Tbk (ZONE) menutup salah satu anak perusahaan, PT Mitrelindo Global. (Foto: Dok. Manzone)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 04 Juni 2026 | 12:58:33 WIB

JAKARTA - PT Mega Perintis Tbk (ZONE) menargetkan peningkatan omzet dan keuntungan bersih di kisaran 10%–15% pada tahun 2026. 

Pihak korporasi telah merancang rangkaian strategi demi memenuhi target tersebut, mulai dari peningkatan mutu produk hingga penambahan jaringan gerai.

Direktur ZONE Luki Rusli memaparkan, pihak perusahaan bakal memperkokoh tren serta mutu produk lewat penyediaan koleksi yang adaptif terhadap dinamika pasar.

Di samping itu, ZONE juga bakal bertindak lebih selektif dalam pemilihan bahan baku demi mendongkrak aspek kenyamanan para pelanggan. Tidak sampai di situ, manajemen pun memaksimalkan lini penjualan digital untuk memperlebar cakupan pasar sekaligus mengatrol sumbangsih penjualan.

"Perseroan telah menyiapkan persediaan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar secara otpimal selama periode puncak penjualan," ujar Luki dalam paparan publik secara daring, Rabu (3/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pada pilar ekspansi, ZONE mengagendakan pembukaan lima gerai anyar di sepanjang tahun ini. 

Kendati demikian, pihak perseroan tetap memprioritaskan asas kehati-hatian dalam mengeksekusi rencana ekspansi tersebut dengan senantiasa memperhatikan gejolak perekonomian di tingkat domestik maupun internasional.

Sikap optimistis ini berjalan selaras dengan capaian kinerja positif yang berhasil ditorehkan ZONE pada kuartal I-2026. 

Pihak perusahaan membukukan nilai penjualan mencapai Rp 398,78 miliar atau melesat hingga 47,66% jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun kemarin yang bertengger di angka Rp 270,07 miliar.

Seirama dengan lonjakan tersebut, laba bersih ZONE merangkak naik 29,51% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp 27,24 miliar dari perolehan sebesar Rp 21,03 miliar pada kuartal I-2025.

Luki berpandangan bahwa akselerasi pertumbuhan tersebut dipicu oleh momentum Hari Raya Idulfitri 2026 yang mendongkrak tingkat konsumsi masyarakat.

 Pihak perseroan juga memetik keuntungan dari kesiapan pasokan koleksi busana Lebaran yang relevan dengan selera pasar serta stabilitas kelancaran pada sektor rantai pasok.

Menilik dari pembagian segmen bisnis, sektor penjualan lini pakaian masih bertindak sebagai penyumbang omzet paling dominan dengan raihan Rp 381,28 miliar sepanjang rentang Januari-Maret 2026. 

Sementara itu, untuk pos penjualan produk aksesori menembus angka Rp 17,49 miliar pada kurun waktu yang sama.

Di sisi lain, pelanggan dari pihak ketiga yang memberikan andil di atas 7% terhadap akumulasi penjualan perseroan ialah PT Matahari Department Store Tbk, yang menyetorkan kontribusi senilai Rp 27,95 miIiar pada kuartal I-2026.

Reporter: Ibtihal