Bursa Asia Kompak Melemah, Indeks Nikkei dan Kospi Ambles
JAKARTA – Pasar saham di wilayah Asia sebagian besar mencatatkan penurunan pada sesi perdagangan pagi ini. Pada Kamis (4/6/2026) jam 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 terpantau mengalami koreksi sebesar 1,62 persen menuju posisi 67.294.
Kondisi sejenis melanda Indeks Hang Seng yang mengawali perdagangan dengan penurunan 0,65 persen ke zona 25.465,3. Langkah serupa juga terlihat pada indeks Taiex yang bergerak turun 1,13 persen ke level 45.931,97 serta indeks Kospi yang jatuh hingga 1,69 persen ke posisi 8.652,88.
Di samping itu, indeks ASX 200 menyusut 1,21 persen ke angka 8.679. Di sisi lain, FTSE Straits Times mengalami penyusutan 0,93 persen ke level 5.090,38, sedangkan FTSE Malay KLCI justru mampu menguat 0,41 persen ke posisi 1.679,54.
Pasar saham Asia-Pasifik mengawali hari di zona merah menyusul jatuhnya Wall Street, yang didorong oleh eskalasi friksi antara Iran dan AS yang menahan harga minyak tetap tinggi, sehingga memicu kekhawatiran baru seputar sektor energi dan inflasi.
Situasi di Timur Tengah kembali bergejolak sesudah Bandara Internasional Kuwait dihantam gempuran oleh Iran pada Rabu (3/6/2026) pagi. Insiden ini terjadi selang sehari pasca Komando Pusat AS mengeklaim telah berhasil menepis sederet rudal balistik dan pesawat tanpa awak (drone) Iran, sekaligus melancarkan "serangan pertahanan diri" di Pulau Qeshm, kawasan Teluk Persia. Otoritas AS menegaskan tindakan tersebut diambil guna merespons "upaya serangan" yang diinisiasi oleh pihak Teheran.
Mengenai dinamika itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam wawancara eksklusif bersama CNBC menyatakan bahwa Israel dan AS siap untuk kembali menyerang Iran jika diperlukan.
“Israel siap dan pasukan AS siap. Saya pikir Iran harus mempertimbangkan hal itu. Saya pikir mereka mempertimbangkannya, tetapi mereka bermain api,” kata Netanyahu, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Saat ini, pergerakan kontrak berjangka yang terafiliasi dengan S&P 500 terpantau melemah 0,5 persen, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 terkoreksi sebesar 0,6 persen. Adapun kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average ditransaksikan sedikit lebih tinggi.
Pada sesi perdagangan sebelumnya, indeks Dow Jones Industrial Average yang menghimpun 30 saham papan atas ditutup anjlok 620,72 poin atau setara 1,21 persen ke level 50.687,07. Pada cakupan pasar yang lebih luas, indeks S&P 500 juga berakhir melemah 0,74 persen ke posisi 7.553,68, dan indeks Nasdaq Composite yang berbasis pada saham-saham teknologi merosot 0,89 persen menuju 26.853,98.