Agenda RUPST Vale Indonesia Hari Ini: Bahas Dividen hingga Pengurus

Aktivitas tambang PT Vale Indonesia. (Foto: kompas.com)
Penulis: Ibtihal
Selasa, 02 Juni 2026 | 11:47:41 WIB

JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) diagendakan melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini, Selasa (2/6/2026). 

Salah satu topik utama dalam RUPST emiten di bawah naungan Grup Mind ID ini ialah persetujuan mengenai alokasi penggunaan laba bersih yang sukses dikantongi INCO.

Melihat pembukuan keuangannya, INCO mendulang laba bersih sebesar US$76,1 juta atau setara Rp1,27 triliun (berdasarkan kurs jisdor Rp16.720 per dolar AS) sepanjang tahun 2025.

Capaian ini melesat 32% jika disandingkan dengan tahun sebelumnya, disokong oleh performa operasional yang konsisten kuat serta pengelolaan efisiensi biaya yang terkendali di kala harga nikel dunia bergerak fluktuatif.

Peningkatan laba bersih INCO pada tahun lalu tersebut memicu perkiraan pasar terkait peluang pembagian dividen dengan nominal yang lebih besar tahun ini. 

Walau demikian, berkaca pada histori perusahaan, ada kalanya INCO memilih untuk tidak membagikan dividen walau berhasil menorehkan performa yang terbilang kokoh.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, INCO mengucurkan dividen senilai US$34,65 juta atau setara Rp573,04 miIiar pada tahun 2024, dari keseluruhan laba bersih yang diraih saat itu mencapai Rp931,33 miIiar.

Sementara pada tahun buku 2023, INCO tidak mendistribusikan dividen. Pihak manajemen kala itu memberikan penjelasan sebagaimana dilansir dari berita sumber bahwa "para pemegang saham sepakat untuk tidak membagikan dividen lantaran INCO tengah mengejar tenggat penyelesaian tiga proyek bernilai jumbo di Sulawesi."

Untuk periode tahun buku 2022, nilai dividen yang dialokasikan oleh INCO tercatat US$60,12 juta atau berkisar Rp890,38 miliar, sehingga tiap lembar saham memperoleh Rp89,6.

Rasio pembayaran dividen itu setara dengan 30% dari total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yaitu senilai US$200,4 juta.

Memasuki tahun buku 2021, INCO menetapkan untuk tidak membagikan keuntungan kepada para pemegang sahamnya.

Kebijakan tersebut disetujui lewat RUPST 2021 dengan menimbang alokasi belanja modal yang dibutuhkan demi menyokong pendanaan tiga proyek berjalan di Bahodopi, Pomalaa, dan Sorowako, serta pemenuhan modal kerja INCO ke depan.

Berikutnya pada tahun buku 2020, INCO menyepakati pembagian dividen total US33 juta, atau setara dengan 4082,82 juta.

Penyaluran dividen pada tahun 2020 ini menjadi yang pertama kalinya setelah sempat absen selama enam tahun berturut-turut, di mana dividen terakhir sebelum masa itu dibagikan atas kinerja tahun buku 2013.

Pada RUPST untuk periode tahun buku 2019, pemegang saham juga memutuskan kebijakan untuk tidak membagikan dividen karena mempertimbangkan kondisi likuiditas kas internal korporasi.

Adapun terkait agenda RUPST Vale yang dilangsungkan hari ini, mengacu pada keterbukaan informasi, setidaknya terdapat lima poin pembahasan lainnya.

Poin-poin tersebut meliputi pengesahan laporan tahunan, persetujuan untuk remunerasi dan gaji, penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, pemaparan realisasi serapan dana hasil rights issue, hingga restrukturisasi susunan pengurus perusahaan.

Reporter: Ibtihal