Zurich Life Beberkan Faktor Pengaruh Kinerja Unitlink di Tahun 2026
JAKARTA – PT Zurich Topas Life (Zurich Life) mengutarakan bahwa terdapat bermacam faktor luar maupun dalam negeri yang berpeluang memberikan dampak terhadap performa instrumen unitlink dengan basis saham, pendapatan tetap, campuran, serta pasar uang di sepanjang tahun 2026.
Director Investment and Risk Management Zurich Life, Santy Gui, menguraikan sejumlah komponen yang wajib diperhatikan dan diantisipasi, di antaranya ialah ketidakpastian kondisi ekonomi dunia, pergeseran arah kebijakan ekonomi dan tingkat suku bunga baik di skala domestik ataupun mancanegara, hingga fluktuasi serta peningkatan tensi geopolitik.
"Adapun tensi geopolitik yang berkepanjangan, berpotensi memperpanjang ketidakpastian dan memicu volatilitas di pasar keuangan dan perekonomian global. Pada akhirnya, tercermin pada kinerja investasi, termasuk unitlink," katanya, Senin (1/6/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Dalam menjawab bermacam tantangan itu, Santy menjelaskan bahwa pihak Zurich Life tengah mengokohkan sistem tata kelola serta alur manajemen investasi, di samping menerapkan azas kecermatan serta manajemen risiko secara tertib.
Tidak sampai di situ, dirinya menyampaikan bahwa Zurich Life ikut menyeimbangkan taktik pengelolaan dana supaya selaras dengan profil risiko dari masing-masing jenis unitlink.
"Kami juga terus meningkatkan edukasi kepada calon dan pemegang polis mengenai karakteristik produk unitlink yang menggabungkan perlindungan jiwa dan investasi," ungkapnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Lewat pemahaman yang lebih komprehensif terkait kegunaan, risiko, beserta potensi keuntungan investasi, Santy berharap supaya para nasabah bisa menetapkan opsi yang lebih arif serta sejalan dengan profil risiko mereka masing-masing.
Strategi ini diperkirakan dapat mereduksi munculnya celah, kekeliruan pemahaman, atau proyeksi yang kurang proporsional.
Untuk dipahami, bersandarkan pada publikasi data Infovesta secara year to date (ytd), rata-rata imbal hasil (return) unitlink berbasis saham menorehkan penyusutan yang paling curam, yakni menyusut 4,75% sampai April 2026.
Jika ditelisik lebih spesifik, performa unitlink berbasis campuran ikut berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan, dengan rata-rata keuntungan yang anjlok senilai 3,62% sampai April 2026.
Di kutub lain, unitlink pendapatan tetap turut melaporkan penurunan pada rata-rata imbal hasilnya sebesar 0,97% per April 2026. Tercatat sekadar unitlink dengan basis pasar uang yang berhasil menorehkan performa hijau, lewat capaian rata-rata keuntungan sebesar 1,04% sampai April 2026.