Dampak Positif Program Dairi Prima Angkat Nilai Kopi Hingga Durian

Senin, 27 April 2026 | 07:28:29 WIB
Program agribisnis PT Dairi Prima Mineral di Dairi, Sumatra Utara

JAKARTA – Inisiatif strategis melalui Program Dairi Prima angkat nilai kopi hingga durian Dairi guna memperkuat daya saing produk unggulan daerah di pasar nasional.

Langkah ini diambil untuk memastikan komoditas asli dari Kabupaten Dairi tidak hanya dijual sebagai bahan mentah dengan harga rendah.

"Melalui pendampingan yang tepat, Program Dairi Prima angkat nilai kopi hingga durian Dairi agar petani mendapatkan margin keuntungan yang lebih layak," ujar narasumber program, sebagaimana dilansir dari money.kompas.com, Minggu (26/4/2026).

Penerapan teknologi pertanian terkini menjadi tulang punggung dalam upaya meningkatkan standar mutu hasil panen masyarakat.

Sutedjo berpendapat bahwa integrasi antara sektor hulu dan hilir sangat diperlukan agar keberlanjutan ekonomi di tingkat pedesaan dapat terjaga dalam jangka panjang.

"Kami fokus pada standarisasi produk karena Program Dairi Prima angkat nilai kopi hingga durian Dairi melalui pengemasan dan branding yang kuat," tambahnya, sebagaimana dilansir dari money.kompas.com, Minggu (26/4/2026).

Kopi Dairi yang dikenal memiliki cita rasa unik kini mulai mendapatkan porsi lebih besar di kafe-kafe premium ibu kota.

Begitu pula dengan durian lokal yang mulai dikelola dengan sistem manajemen stok yang lebih modern guna menekan angka kerugian pascapanen.

"Target kami adalah pasar ekspor, sejalan dengan tujuan Program Dairi Prima angkat nilai kopi hingga durian Dairi menjadi komoditas kelas dunia," tegasnya, sebagaimana dilansir dari money.kompas.com, Minggu (26/4/2026).

Banyak kelompok tani yang sebelumnya bergerak sendiri kini mulai tergabung dalam koperasi untuk mempermudah akses permodalan.

Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh dalam bentuk penyediaan sarana transportasi dan gudang pendingin yang memadai.

Kenaikan pendapatan yang dirasakan oleh warga menjadi bukti nyata efektivitas skema pengembangan ekonomi kerakyatan ini.

Edukasi mengenai cara budidaya yang ramah lingkungan juga menjadi bagian tidak terpisahkan dari kurikulum pelatihan bagi para pekebun.

Transformasi ini diharapkan mampu menjadikan wilayah tersebut sebagai lumbung pangan dan komoditas unggulan baru di Pulau Sumatra.

Terkini