Inflasi Konawe: Harga Makanan dan Tembakau Naik 2,49 Persen Hari Ini

Jumat, 24 April 2026 | 12:35:05 WIB
Ilustrasi Tembakau

KONAWE – Laporan terbaru menunjukkan tips harga makanan, minuman, dan tembakau di Kabupaten Konawe mengalami kenaikan sebesar 2,49 persen pada periode Maret 2026.

Pergerakan angka inflasi di wilayah Sulawesi Tenggara ini mencerminkan adanya penyesuaian nilai jual pada sejumlah komoditas strategis yang dikonsumsi masyarakat.

Data statistik resmi menunjukkan bahwa kelompok pengeluaran ini memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap pola belanja bulanan warga di pedesaan maupun perkotaan.

"Harga makanan, minuman, dan tembakau di Kabupaten Konawe pada bulan Maret naik sebesar 2,49 persen dibandingkan periode sebelumnya," tulis laporan data, sebagaimana dilansir dari katadata.co.id, Jumat (24/4/2026).

Lonjakan biaya ini dipicu oleh dinamika pasokan serta distribusi logistik yang mengalami beberapa hambatan teknis menuju pasar-pasar utama.

Para pelaku usaha di sektor kuliner dan pedagang eceran mulai merasakan dampak dari perubahan harga modal yang kini lebih tinggi dari biasanya.

Sutedjo berpendapat bahwa penguatan rantai pasok lokal harus menjadi prioritas utama agar ketergantungan pada pengiriman luar daerah tidak memicu gejolak harga yang ekstrem.

Ketersediaan barang di tingkat pengepul lokal menjadi kunci utama dalam meredam potensi kenaikan harga yang lebih tajam pada bulan-bulan berikutnya.

"Kenaikan indeks harga konsumen pada kelompok ini mencerminkan adanya tekanan pada daya beli masyarakat lokal di wilayah Konawe," ungkap analis data, sebagaimana dilansir dari katadata.co.id, Jumat (24/4/2026).

Meskipun kenaikan berada pada angka psikologis yang masih wajar, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menentukan prioritas kebutuhan harian.

Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pemantauan harga secara berkala guna memastikan tidak terjadi spekulasi yang merugikan kepentingan publik secara luas.

Terkini