JAKARTA - PT Bank Perekonomian Rakyat Sulawesi Mitra Abadi (BPR SMA) memperkuat mitigasi risiko pembiayaan dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Asuransi Mikro yang bertujuan memberikan perlindungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di wilayah Sulawesi Tengah yang dikenal memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
Penandatanganan PKS berlangsung pada Rabu (28 Januari 2026) dan dilakukan oleh Direktur Utama BPR Sulawesi Mitra Abadi, Bachruddin Ro-E, bersama Branch Manager Askrindo Branch Office Palu, Faizal Fahd. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kedua institusi dalam membangun ekosistem pembiayaan UMKM yang lebih aman, inklusif, dan berkelanjutan.
Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM
Pimpinan Askrindo Cabang Palu, Faizal Fahd, menyampaikan bahwa bank perekonomian rakyat (BPR) merupakan mitra strategis Askrindo dalam mendorong pertumbuhan UMKM di daerah. Menurutnya, sinergi dengan BPR Sulawesi Mitra Abadi diharapkan mampu memperluas jangkauan literasi dan penetrasi asuransi mikro kepada pelaku usaha, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.
“Melalui kerja sama ini, Askrindo ingin memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pelaku UMKM. Perlindungan asuransi tidak hanya ditujukan kepada pihak perbankan, tetapi juga kepada pelaku usaha itu sendiri,”.
Ia menjelaskan, perlindungan yang diberikan mencakup risiko terhadap tempat usaha maupun tempat tinggal pelaku UMKM, sehingga keberlangsungan usaha dapat tetap terjaga meskipun terjadi musibah.
Relevan dengan Kondisi Geografis Sulawesi
Faizal menambahkan, kondisi geografis Sulawesi yang rawan terhadap berbagai bencana alam, seperti kebakaran dan risiko lingkungan lainnya, menjadikan pengembangan produk asuransi mikro memiliki urgensi tinggi. Dengan adanya perlindungan asuransi, UMKM diharapkan dapat menjalankan aktivitas usahanya dengan lebih tenang dan memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang.
“Produk asuransi mikro ini dirancang agar UMKM lebih percaya diri dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Dengan perlindungan yang memadai, pelaku usaha tidak lagi sepenuhnya dibayangi kekhawatiran terhadap risiko kerugian besar akibat musibah,”.
Minimalkan Risiko Kredit
Sementara itu, Direktur Utama BPR Sulawesi Mitra Abadi, Bachruddin Ro-E, menegaskan bahwa kerja sama dengan Askrindo difokuskan pada penyediaan asuransi kebakaran bagi nasabah UMKM. Menurutnya, perlindungan tersebut merupakan instrumen penting dalam meminimalkan risiko kredit, khususnya potensi gagal bayar yang disebabkan oleh musibah kebakaran.
“Kerja sama ini kami pandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keamanan pembiayaan. Dengan adanya asuransi kebakaran, nasabah menjadi lebih terlindungi, dan pada saat yang sama bank juga memperoleh perlindungan tambahan terhadap risiko pembiayaan,” ujarnya.
Bachruddin menambahkan, kebutuhan akan produk asuransi di kalangan UMKM masih cukup besar, namun belum sepenuhnya terpenuhi akibat keterbatasan biaya. Oleh karena itu, kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan produk asuransi mikro dengan skema dan tarif yang lebih kompetitif serta terjangkau bagi pelaku usaha kecil.
Dorong UMKM Lebih Tangguh dan Berkelanjutan
Melalui implementasi PKS Asuransi Mikro ini, BPR Sulawesi Mitra Abadi dan Askrindo berharap dapat memperkuat ketahanan UMKM di Sulawesi Tengah. Perlindungan risiko yang lebih baik diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha yang lebih sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi serta risiko lingkungan yang terus meningkat.
Kolaborasi ini sekaligus menegaskan peran perbankan dan industri asuransi dalam mendukung UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.