Program Bakti GoTo Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Pengemudi

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:52:19 WIB
Program Bakti GoTo Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Pengemudi

JAKARTA - GoTo Group semakin memperkuat komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi melalui peluncuran program Bakti GoTo untuk Negeri

Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian jaminan sosial, tetapi juga menyediakan berbagai bentuk dukungan konkret bagi mitra Gojek yang berprestasi. 

Dengan berbagai inisiatif yang menyasar lebih dari 100 ribu mitra, GoTo berharap dapat memberikan perlindungan dan dukungan dalam berbagai aspek kehidupan mitra pengemudi, sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dan mitra kerja.

Perlindungan Sosial bagi Mitra Pengemudi

Salah satu inisiatif utama dalam program Bakti GoTo untuk Negeri adalah pemberian perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. GoTo, dalam kerjasama dengan mitra driver yang berprestasi, akan menanggung iuran untuk lebih dari 100 ribu mitra Gojek. 

Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat secara finansial tetapi juga rasa aman bagi mitra pengemudi yang setiap hari mengandalkan kendaraan mereka untuk mencari nafkah.

Hans Patuwo, CEO GoTo, menjelaskan bahwa pemberian jaminan sosial ini selaras dengan program-program pemerintahan yang fokus pada pemberian perlindungan bagi pekerja di berbagai sektor.

 “Kami berharap, dengan adanya perlindungan sosial ini, mitra pengemudi bisa merasa lebih tenang dan fokus dalam bekerja,” kata Hans.

Program ini bukan hanya memberikan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mitra dengan adanya perlindungan yang lebih luas.

Bantuan Hari Raya sebagai Apresiasi kepada Mitra

Tidak hanya jaminan sosial, GoTo juga menyiapkan Bantuan Hari Raya (BHR) sebagai bentuk perhatian dan apresiasi perusahaan kepada mitra pengemudi, terutama menjelang momen Lebaran 2026. 

Bantuan ini dirancang untuk membantu mitra menjalani hari raya dengan lebih nyaman, memberikan sedikit keringanan dalam persiapan merayakan Lebaran bersama keluarga. 

Seperti yang dijelaskan oleh Hans, program BHR ini menjadi bagian dari komitmen GoTo untuk mendukung mitra dalam setiap aspek kehidupan mereka, terutama dalam perayaan hari besar seperti Lebaran.

Bantuan Hari Raya merupakan salah satu program unggulan yang telah terbukti memberikan dampak positif bagi mitra GoTo di tahun-tahun sebelumnya. 

Walaupun besaran dan skema bonus Lebaran tahun ini masih dalam tahap perumusan, GoTo memastikan bahwa bantuan ini akan diberikan kepada mitra yang memiliki kinerja baik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. 

“Skema BHR pasti akan kami jalankan lagi tahun ini. Kami sedang menyusun spesifikasi lebih detail mengenai nominal dan peraturannya,” ujar Hans. 

Dengan adanya program ini, diharapkan para mitra dapat merayakan Lebaran dengan lebih tenang dan tidak terbebani masalah finansial.

Pendidikan dan Pengembangan untuk Mitra Pengemudi

GoTo tidak hanya fokus pada kesejahteraan finansial mitra pengemudi, tetapi juga pada pengembangan pendidikan. Melalui yayasan perusahaan, GoTo telah memberikan beasiswa bagi anak-anak mitra driver sejak tahun 2020. 

Program ini terbukti efektif dengan banyaknya anak mitra yang berhasil melanjutkan pendidikan ke universitas ternama, termasuk Universitas Indonesia.

 Hans Patuwo menyebutkan bahwa pada tahun 2026, GoTo menargetkan pemberian beasiswa untuk 150 orang penerima, baik untuk anak mitra maupun mitra pengemudi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Selain beasiswa, GoTo juga menyediakan bursa kerja untuk mitra Gojek yang ingin mengeksplorasi peluang karier lain selain mengemudi. Melalui program ini, mitra yang ingin meningkatkan keterampilan atau mencari pekerjaan lain dapat memanfaatkan jaringan GoTo untuk mendapatkan peluang yang lebih baik. 

Program pendidikan dan pengembangan ini menunjukkan bahwa GoTo tidak hanya peduli terhadap kesejahteraan jangka pendek mitra, tetapi juga terhadap masa depan jangka panjang mereka.

Program Usaha Mitra Swadaya untuk Kemandirian Ekonomi

Selain jaminan sosial dan pendidikan, GoTo juga memperkenalkan program Usaha Mitra Swadaya yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi mitra pengemudi. 

Melalui inisiatif ini, GoTo membantu mitra yang berminat untuk membangun usaha mereka sendiri. Dengan memberikan pendampingan, pelatihan, serta akses ke sumber daya yang diperlukan, GoTo berharap dapat memperkuat kemandirian ekonomi mitra pengemudi dan membuka peluang bagi mereka untuk menjalankan bisnis yang lebih stabil.

"Melalui Usaha Mitra Swadaya, GoTo ingin memastikan bahwa mitra pengemudi memiliki peluang untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka dengan membangun usaha sendiri.

 Program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi mitra," ungkap Hans. 

Inisiatif ini akan membuka jalan bagi mitra untuk memiliki usaha yang dapat meningkatkan penghasilan mereka di luar pekerjaan mengemudi, sehingga mereka tidak hanya tergantung pada satu sumber pendapatan.

Meningkatkan Kesejahteraan Mitra dengan Pendekatan Holistik

Melalui peluncuran program Bakti GoTo untuk Negeri, GoTo memperlihatkan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada keuntungan perusahaan, tetapi juga pada kesejahteraan mitra pengemudi yang menjadi tulang punggung operasional sehari-hari. 

Program ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga mendukung pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi mitra. 

Dengan cara ini, GoTo berusaha untuk menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan mitra pengemudi, yang pada akhirnya juga berkontribusi pada kualitas layanan yang lebih baik bagi para pengguna Gojek.

Ke depan, GoTo berharap dapat terus memperluas program-program ini dan meningkatkan jumlah mitra yang merasakan manfaatnya. Dengan adanya berbagai bentuk dukungan, GoTo berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, produktif, dan penuh peluang bagi para mitra Gojek di seluruh Indonesia.

Terkini