Cara Membuat Keripik Pare Renyah Tahan Lama Gurih Anti Pahit Favorit Keluarga

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:33:01 WIB
Cara Membuat Keripik Pare Renyah Tahan Lama Gurih Anti Pahit Favorit Keluarga

JAKARTA - Bagi sebagian orang, pare sering kali dipandang sebelah mata karena rasa pahitnya yang khas. 

Padahal, di balik cita rasa tersebut, pare menyimpan potensi besar untuk diolah menjadi camilan lezat dan menyehatkan. Salah satu bentuk olahan yang kini semakin digemari adalah keripik pare, camilan renyah dengan sensasi gurih yang bikin ketagihan.

Keripik pare menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan olahan pare berkuah atau tumisan. Teksturnya yang kriuk dan rasanya yang ringan membuat pare lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan, termasuk mereka yang biasanya enggan mengonsumsi sayuran pahit. Kuncinya terletak pada teknik pengolahan yang tepat sejak awal.

Mulai dari pemilihan pare segar, proses penghilangan rasa pahit, hingga teknik pelapisan dan penggorengan, semuanya berperan penting dalam menentukan hasil akhir. Dengan langkah yang benar, keripik pare bisa menjadi camilan renyah, tidak pahit, dan tahan lama tanpa mengurangi nilai gizinya.

Artikel ini akan mengulas cara membuat keripik pare renyah tahan lama yang dijamin anti pahit dan bikin nagih. Ulasan berikut dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa, agar Anda bisa mempraktikkannya langsung di rumah.

Bahan dan Peralatan Penunjang Keripik Pare Renyah

Keberhasilan membuat keripik pare sangat ditentukan oleh kesiapan bahan dan peralatan. Gunakan pare berukuran sedang yang masih segar, berwarna hijau cerah, dan tidak terlalu tua. Pare yang terlalu matang cenderung memiliki rasa pahit lebih kuat dan tekstur kurang baik saat digoreng.

Bahan utama yang diperlukan antara lain dua buah pare, garam, gula pasir, putih telur, tepung terigu, tepung maizena, ketumbar bubuk, bawang putih bubuk, air secukupnya, serta minyak goreng. Kombinasi tepung ini membantu menciptakan lapisan tipis yang renyah dan tidak mudah lembek.

Selain bahan, peralatan juga perlu diperhatikan. Pisau tajam atau alat pengiris sangat disarankan agar irisan pare tipis dan seragam. Irisan yang rata akan matang bersamaan, sehingga menghasilkan kerenyahan yang merata dan warna yang cantik saat digoreng.

Tahapan Penting Mengurangi Rasa Pahit Pare

Menghilangkan rasa pahit adalah langkah paling krusial dalam proses pembuatan keripik pare. Pertama, belah pare menjadi dua bagian dan buang seluruh biji serta bagian putih di tengahnya. Bagian inilah yang menjadi sumber utama rasa pahit yang menyengat.

Setelah itu, iris pare setipis mungkin. Irisan tipis tidak hanya membantu mengurangi rasa pahit, tetapi juga membuat pare lebih cepat kering dan renyah saat digoreng. Semakin tipis irisan, semakin kecil kemungkinan rasa pahit tertinggal.

Masukkan irisan pare ke dalam baskom berisi air garam, lalu rendam selama 30 hingga 60 menit. Setelah direndam, remas-remas pare secara perlahan untuk mengeluarkan sisa getah pahitnya. Bilas dengan air bersih dan tiriskan hingga benar-benar kering sebelum dilapisi tepung.

Teknik Pelapisan Tepung agar Keripik Tidak Lembek

Setelah pare kering, tahap berikutnya adalah pelapisan tepung. Campurkan tepung terigu dan tepung maizena, lalu tambahkan ketumbar bubuk dan bawang putih bubuk. Aduk rata agar bumbu tersebar merata di seluruh adonan.

Tambahkan putih telur secukupnya dan sedikit air hingga adonan menjadi ringan, tidak terlalu kental, dan tidak terlalu encer. Balurkan irisan pare secara tipis dan merata. Pelapisan yang terlalu tebal justru akan membuat keripik menjadi keras dan kurang renyah.

Hindari penggunaan adonan basah berlebihan. Lapisan tipis memungkinkan uap air keluar dengan mudah saat digoreng, sehingga menghasilkan keripik pare yang kering, ringan, dan kriuk dalam waktu lama.

Teknik Menggoreng yang Menentukan Kerenyahan

Proses menggoreng memegang peranan penting dalam menentukan tekstur akhir keripik pare. Panaskan minyak dengan api sedang dan pastikan jumlah minyak cukup banyak agar pare terendam sempurna. Minyak yang stabil suhunya membantu pare matang merata tanpa menyerap minyak berlebihan.

Goreng pare dalam jumlah kecil agar suhu minyak tetap terjaga. Aduk perlahan agar irisan tidak saling menempel. Goreng hingga warna pare berubah menjadi kuning keemasan dan teksturnya terlihat kering serta ringan.

Setelah matang, angkat keripik pare dan tiriskan menggunakan saringan atau kertas penyerap minyak. Pastikan minyak berlebih benar-benar hilang agar keripik tidak cepat tengik dan tetap renyah saat disimpan.

Variasi Rasa dan Potensi Usaha Keripik Pare

Keripik pare dapat dikreasikan dengan berbagai varian rasa untuk meningkatkan daya tarik. Setelah digoreng dan ditiriskan, taburkan bumbu balado, keju, barbeque, atau pedas asin sesuai selera. Bumbu sebaiknya ditambahkan saat keripik masih hangat agar menempel sempurna.

Aduk perlahan agar keripik tidak hancur dan bumbu merata. Variasi rasa ini membuat keripik pare semakin diminati, terutama jika dijadikan camilan keluarga atau sajian tamu.

Bahkan, dengan pengemasan yang tepat, keripik pare berpotensi menjadi peluang usaha rumahan. Kombinasi rasa unik, manfaat kesehatan, serta tekstur renyah membuat keripik pare layak bersaing sebagai camilan sehat yang digemari banyak orang.

Terkini