Kementerian PU Siapkan Langkah Darurat Perbaiki Jalan Terputus Aceh Saat Bencana

Jumat, 23 Januari 2026 | 13:29:08 WIB
Kementerian PU Siapkan Langkah Darurat Perbaiki Jalan Terputus Aceh Saat Bencana

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) langsung menyiapkan langkah darurat untuk menangani jalan dan jembatan yang terputus akibat bencana di Kecamatan Jeumpa, Aceh. 

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembukaan akses menjadi prioritas utama. Menurutnya, konektivitas merupakan urat nadi kehidupan masyarakat.

“Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan dan distribusi logistik tidak terhenti,” ujar Dody. Akses jalan yang cepat kembali normal akan memudahkan distribusi bantuan dan mobilitas warga terdampak.

Banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera beberapa waktu terakhir menimbulkan kerusakan serius. Di Aceh, sejumlah jalan nasional dan daerah rusak parah sehingga tidak bisa dilalui. Dampak serupa juga terlihat di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Kerusakan Jalan dan Jembatan di Aceh

Di Aceh, tercatat 38 jalan nasional dan 16 jembatan nasional terdampak. Seluruhnya saat ini telah fungsional kembali. Namun, kerusakan di jalan daerah masih cukup signifikan. Dari 1.587 ruas jalan daerah terdampak, 1.095 telah kembali dapat dilalui, sementara 492 ruas tengah diperbaiki.

Sedangkan untuk jembatan, 101 jembatan daerah sudah fungsional, tetapi 514 jembatan lainnya masih dalam proses perbaikan. Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan darurat masih menjadi kebutuhan prioritas agar masyarakat dapat beraktivitas normal.

Penanganan Darurat di Desa Salah Sirong

Di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, akses jalan terputus akibat longsor dan luapan sungai yang menggerus badan jalan. Struktur penghubung juga mengalami kerusakan parah. Kementerian PU langsung menurunkan tim untuk melakukan penanganan darurat agar akses masyarakat kembali terhubung.

“Terkait akses jalan dan jembatan nanti akan segera ditangani. Saya minta kepada BPJN Aceh untuk segera mencari trase jalan dan diprioritaskan juga untuk penanganan fungsional dengan jembatan perintis,” kata Dody. Dengan jembatan sementara, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik bisa segera berjalan.

Solusi Permanen untuk Jalan dan Jembatan Rusak

Menteri PU menekankan penanganan tidak berhenti pada tahap tanggap darurat. Jalan dan jembatan yang rusak akan dibangun kembali dengan standar teknis lebih kuat dan aman. Tujuannya, agar kerusakan serupa tidak terjadi saat bencana berikutnya.

“Kita tidak hanya membuka akses sementara, tetapi juga menyiapkan solusi permanen. Jalan dan jembatan yang rusak akan dibangun kembali dengan standar teknis yang lebih kuat dan aman, agar kejadian serupa tidak berulang,” jelasnya. Pembangunan permanen ini menjadi bagian dari strategi mitigasi bencana jangka panjang.

Koordinasi Penanganan di Sumatera

Penanganan akses jalan nasional dan daerah dilakukan secara bertahap di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Proses ini melibatkan pengerahan alat berat, pembangunan jembatan sementara, serta perencanaan jalan dan jembatan permanen pada tahap rekonstruksi.

Pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian, pemerintah daerah, dan pihak terkait. Pendekatan terintegrasi ini diharapkan mempercepat normalisasi akses di wilayah terdampak bencana.

Fokus pada Mobilitas dan Pemulihan Masyarakat

Menteri Dody menegaskan bahwa pemulihan akses jalan dan jembatan tidak sekadar menghubungkan titik lokasi, tetapi juga mendukung kehidupan masyarakat sehari-hari. Mobilitas warga, pelayanan publik, distribusi logistik, serta bantuan kemanusiaan menjadi prioritas utama.

Langkah cepat dan strategi permanen yang dijalankan Kementerian PU diharapkan bisa mengurangi dampak sosial dan ekonomi dari bencana. Pendekatan ini juga menjadi contoh kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi bencana alam di masa mendatang.

Dengan langkah darurat yang cepat, pembangunan jembatan sementara, dan rencana rekonstruksi permanen, Kementerian PU memastikan masyarakat di Kecamatan Jeumpa, Aceh, dapat segera kembali beraktivitas normal dan layanan publik berjalan lancar.

Terkini