JAKARTA - Tren kecantikan rambut terus mengalami pergeseran mengikuti selera global dan inspirasi dari para selebriti dunia. Memasuki tahun 2026, warna rambut merah kembali mencuri perhatian dengan tampilan yang lebih elegan, berdimensi, dan modern.
Salah satu warna yang diprediksi akan menjadi primadona adalah cherry red, warna merah dengan sentuhan burgundy dan kilau kemerahan yang memberi kesan berani namun tetap sophisticated.
Keinginan untuk mencoba tren hair color terbaru membawa pengalaman ini ke Salon Urban Roots yang berlokasi di kawasan Cikajang, Jakarta Selatan. Begitu melangkah masuk, nuansa urban-chic langsung terasa kuat.
Salon ini mengusung konsep premium Jepang yang menekankan ketelitian, kualitas layanan, serta penggunaan produk rambut profesional. Kesan rapi, tenang, dan eksklusif membuat proses perawatan rambut terasa lebih nyaman sejak awal.
Pilihan jatuh pada coloring cherry red, warna yang disebut-sebut akan menjadi tren besar di tahun 2026. Tidak hanya karena tampilannya yang mencolok, tetapi juga karena fleksibilitasnya yang dapat disesuaikan dengan berbagai karakter dan warna kulit. Dengan ekspektasi mendapatkan warna yang hidup namun tetap elegan, proses pewarnaan pun dimulai.
Alasan Memilih Warna Cherry Red
Warna cherry red dipilih bukan tanpa alasan. Menurut ramalan hairstylist internasional seperti Stephanie Angelone dari New York, ragam warna merah masih akan mendominasi tren rambut global. Untuk tahun 2026, spektrum merah yang diprediksi populer meliputi Chocolate Cherry, Cherry Mocha, Cherry Cola, hingga Cherry Red.
“Merah adalah warna universal yang cocok untuk segala warna kulit,” katanya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa warna merah tidak lagi identik dengan kesan ekstrem, melainkan dapat tampil lembut, hangat, dan menyesuaikan karakter pemakainya.
Cherry red sendiri bukan merah terang yang datar. Warna ini memiliki dimensi yang dalam karena memadukan nuansa burgundy atau mahoni dengan kilau kemerahan seperti buah ceri yang muncul saat terkena cahaya. Efek pantulan inilah yang membuat warna tampak hidup dan berubah-ubah tergantung pencahayaan.
Popularitas warna merah juga telah terlihat sejak tahun 2025 melalui penampilan sejumlah selebriti dunia seperti Dua Lipa, Rihanna, dan Millie Bobby Brown. Tren tersebut diperkirakan akan terus berlanjut, mengingat warna merah memiliki fleksibilitas intensitas, mulai dari tampilan bold dan vibrant hingga versi yang lebih kalem dan natural.
Sesi Konsultasi Dengan Hair Stylist
Proses perawatan rambut di Salon Urban Roots diawali dengan sesi konsultasi bersama senior stylist, Nurdin. Dalam sesi ini, keinginan akan warna cherry red yang hidup namun tidak berlebihan disampaikan secara detail. Nurdin kemudian merekomendasikan formula warna yang sesuai dengan kondisi rambut dan warna kulit, agar hasil akhir tetap seimbang dan elegan.
Ia juga menjelaskan bahwa salon ini menggunakan produk hair color dari Milbon, brand asal Jepang yang dikenal dengan formulanya yang relatif lebih “sehat”. Produk ini dirancang untuk membantu mengurangi kerusakan rambut selama proses pewarnaan, sehingga rambut tetap terasa halus dan kuat setelah coloring.
Selain warna, diskusi juga mencakup potongan rambut. Untuk menunjang tampilan warna cherry red, Nurdin menyarankan potongan layer. Potongan ini bertujuan menambah dimensi pada rambut sekaligus membantu warna terlihat lebih dinamis saat terkena cahaya. Meski bukan pemilik salon yang menangani langsung, hasil guntingan Nurdin tetap terlihat detail, rapi, dan sesuai ekspektasi.
Proses Coloring Yang Nyaman
Setelah potongan rambut selesai, proses coloring pun dimulai. Selama pengecatan berlangsung, kenyamanan menjadi hal yang paling terasa. Tidak ada aroma menyengat yang biasanya muncul saat pewarnaan rambut, menandakan produk yang digunakan bebas amonia.
Aplikasi warna dilakukan dengan sangat teliti. Setiap helai rambut dipastikan terlapisi dengan baik agar hasil warna merata. Setelah seluruh rambut terwarnai, proses pendiaman berlangsung sekitar 40 menit. Waktu ini digunakan agar pigmen warna dapat menyerap sempurna ke dalam batang rambut.
Usai proses pewarnaan, rambut dibilas hingga bersih, kemudian dikeringkan dan di-blow. Pada tahap ini, warna cherry red yang vibrant mulai terlihat jelas, memunculkan kilau merah yang elegan tanpa kesan berlebihan.
Hasil Akhir Dan Biaya Perawatan
Hasil akhir pewarnaan sesuai dengan harapan. Warna cherry red yang tampak di cermin bukan merah yang flat atau terlalu mencolok. Di bawah cahaya ruangan, rambut menampilkan nuansa deep red yang lembut dan mewah. Sementara saat terkena sinar matahari, kilau merahnya muncul lebih jelas, namun tetap terlihat natural dan indah.
Perpaduan warna dan potongan layer membuat rambut terlihat lebih berdimensi dan hidup. Efek ini memperkuat kesan bahwa cherry red memang dirancang untuk tampil elegan dalam berbagai kondisi pencahayaan, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang ingin mengikuti tren tanpa terlihat berlebihan.
Dari segi biaya, total yang dikeluarkan untuk potongan rambut dan coloring adalah Rp1.360.000. Rinciannya, Rp440.000 untuk potongan layer dan Rp920.000 untuk coloring. Harga tersebut masih tergolong wajar untuk layanan salon premium, terutama jika dibandingkan dengan salon sejenis yang dapat mematok harga di atas satu juta rupiah hanya untuk proses coloring pada rambut sepanjang bahu.
Secara keseluruhan, pengalaman mencoba tren hair color cherry red di Salon Urban Roots memberikan hasil yang memuaskan. Mulai dari suasana salon, kualitas layanan, hingga hasil warna yang sesuai prediksi tren 2026, semuanya menyatu dalam satu pengalaman perawatan rambut yang berkelas dan profesional.