Cara Praktis Membuat Kentang Goreng Crispy Tanpa Tepung Renyah Tahan Lama

Rabu, 21 Januari 2026 | 12:58:18 WIB
Cara Praktis Membuat Kentang Goreng Crispy Tanpa Tepung Renyah Tahan Lama

JAKARTA - Kentang goreng kerap menjadi pilihan camilan sederhana yang digemari banyak orang di berbagai kesempatan. 

Rasanya yang gurih dengan tekstur renyah di bagian luar serta lembut di dalam membuat sajian ini selalu berhasil menggugah selera. Tak heran, kentang goreng sering hadir sebagai teman bersantai, pendamping menu utama, hingga kudapan saat berkumpul bersama keluarga.

Meski terlihat mudah, menghasilkan kentang goreng yang benar-benar renyah tanpa tambahan tepung bukan perkara sepele. Banyak orang mendapati hasil kentang goreng buatan sendiri cepat lembek atau terlalu berminyak. Padahal, kunci kerenyahan kentang goreng tanpa tepung terletak pada pemilihan bahan dan teknik pengolahan yang tepat, bukan pada bahan tambahan.

Melalui artikel ini, Anda akan memahami langkah-langkah penting membuat kentang goreng crispy tanpa tepung dengan hasil renyah dan lezat. Setiap tahap disusun agar tetap sederhana dan mudah dipraktikkan di rumah, sehingga kentang goreng yang dihasilkan tidak kalah dengan buatan restoran.

Memilih kentang yang tepat sejak awal

Tahap awal yang sering dianggap sepele justru sangat menentukan hasil akhir kentang goreng. Tidak semua jenis kentang cocok diolah menjadi kentang goreng tanpa tepung. Kentang dengan kandungan pati tinggi dan kadar air rendah lebih mudah menghasilkan tekstur garing ketika digoreng.

Varietas kentang seperti Russet, Idaho, atau King Edward dikenal memiliki karakter tersebut. Kentang jenis ini mampu membentuk lapisan luar yang renyah tanpa bantuan tepung. Selain jenisnya, perhatikan pula kesegaran kentang. Kentang yang masih keras, tidak bertunas, dan bebas noda akan lebih optimal saat diolah. Setelah dipilih, kentang dicuci bersih, dikupas, lalu dicuci kembali untuk memastikan tidak ada kotoran yang tersisa.

Mengurangi pati berlebih dengan perendaman

Setelah kentang dipotong sesuai ukuran yang diinginkan, proses perendaman menjadi langkah krusial berikutnya. Kentang yang langsung digoreng tanpa direndam cenderung memiliki lapisan luar lengket karena pati berlebih. Inilah salah satu penyebab kentang goreng mudah lembek.

Rendam potongan kentang dalam air dingin atau air es selama 15 hingga 30 menit. Perendaman yang lebih lama, bahkan hingga satu jam, dapat memberikan hasil lebih baik. Air dingin membantu menarik pati keluar dari permukaan kentang sekaligus menjaga kesegarannya. Beberapa orang juga menambahkan sedikit garam ke dalam air rendaman untuk membantu mengencangkan permukaan kentang agar tidak mudah hancur saat digoreng.

Mengeringkan kentang secara menyeluruh

Tahap pengeringan sering diabaikan, padahal sangat berpengaruh pada kerenyahan kentang goreng. Air yang tersisa di permukaan kentang dapat menghambat pembentukan tekstur garing dan memicu percikan minyak saat penggorengan.

Setelah direndam, kentang ditiriskan menggunakan saringan dan dibiarkan selama kurang lebih 15 menit. Selanjutnya, kentang bisa diangin-anginkan di atas permukaan datar selama 10 hingga 20 menit agar sisa kelembapan menguap. Untuk hasil maksimal, lap potongan kentang menggunakan tisu dapur atau kain bersih hingga benar-benar kering. Permukaan kentang yang kering akan memudahkan terbentuknya lapisan luar yang renyah ketika digoreng.

Mengatur minyak dan suhu dengan benar

Kualitas minyak goreng dan suhu api menjadi faktor penting dalam menghasilkan kentang goreng yang sempurna. Gunakan minyak dengan titik asap tinggi, seperti minyak sayur atau minyak kanola, agar stabil saat dipanaskan. Teknik menggoreng dengan minyak banyak lebih disarankan agar kentang terendam sempurna.

Suhu minyak ideal berada di kisaran 170 hingga 175 derajat Celsius. Minyak yang terlalu dingin akan membuat kentang menyerap banyak minyak dan menjadi lembek. Sebaliknya, minyak yang terlalu panas bisa membuat kentang cepat gosong di luar tetapi belum matang di dalam. Selain itu, pastikan minyak dalam kondisi bersih agar warna dan rasa kentang goreng tetap terjaga.

Menerapkan teknik penggorengan ganda

Untuk mendapatkan kentang goreng yang renyah tahan lama, teknik penggorengan dua tahap sangat dianjurkan. Pada tahap pertama, kentang digoreng hingga setengah matang selama sekitar 3–5 menit. Tujuannya untuk memasak bagian dalam kentang tanpa membuatnya terlalu cokelat.

Setelah itu, kentang diangkat dan ditiriskan, lalu dibiarkan dingin sejenak. Proses pendinginan membantu mengeluarkan uap air dari bagian dalam kentang. Tahap kedua dilakukan dengan memanaskan kembali minyak hingga sedikit lebih panas. Kentang kemudian digoreng kembali selama 2–3 menit hingga berwarna keemasan merata dan teksturnya menjadi garing.

Membumbui kentang di waktu yang tepat

Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah pemberian bumbu. Kentang goreng sebaiknya dibumbui segera setelah diangkat dari minyak, saat masih panas. Kondisi ini membuat bumbu lebih mudah menempel di permukaan kentang.

Taburkan garam halus atau bumbu tabur sesuai selera, lalu aduk perlahan agar merata. Kentang goreng juga bisa disajikan bersama saus atau bumbu ulek sebagai pelengkap. Yang perlu diingat, bumbu tidak dianjurkan diberikan sebelum penggorengan karena dapat membuat kentang lengket dan mengganggu proses kerenyahan.

Dengan mengikuti setiap tahapan tersebut, kentang goreng tanpa tepung dapat dihasilkan dengan tekstur renyah, rasa gurih, dan tampilan menggugah selera. Cara ini tidak hanya praktis, tetapi juga cocok untuk dijadikan camilan rumahan yang sederhana namun memuaskan.

Terkini